HaiBunda

MOM'S LIFE

Alasan Menyusui dan Hamil Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 17 Oct 2018 16:07 WIB
Ilustrasi kanke payudara/ Foto: iStock
Jakarta - Hamil dan menyusui, dua hal berkesinambungan yang umum dialami seorang ibu. Nah, hamil dan menyusui punya kaitan dengan risiko kanker payudara. Ya, hamil dan menyusui bisa membantu menurunkan risiko wanita kena kanker payudara, Bun. Bagaimana bisa?

Wakil Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dr Walta Gautama SpB(K)Onk dari RS Kanker Dharmis mengatakan, diduga sebagian besar kasus kanker payudara berkaitan erat dengan hormonal. Nah, setiap kali wanita hamil kadar hormon estrogennya memang tinggi. Tapi, tingginya kadar hormon estrogen ini tidak memapar payudara, tapi rahim.

"Jadi setiap wanita hamil ternyata hormon estrogen yang ada di payudara pun dipinjam oleh rahim supaya elastis menyesuaikan ukuran dengan janin. Ini suatu mekanisme yang saya selalu bilang kebaikan Tuhan. (Hamil jadi) diskon dari Tuhan untuk payudara istirahat dari paparan hormon estrogen," tutur dr Walta dalam Live Instagram dan Facebook HaiBunda 'Yuk Lawan Kanker Payudara Sejak Dini'.




Gimana dengan menyusui? dr Walta bilang risiko wanita kena kanker payudara lebih rendah bila mereka menyusui. Kenapa? Saat wanita menyusui payudara istirahat dari paparan hormon estrogen karena payudara dibanjiri hormon prolaktin saat bayi menyusu.

Ilustrasi kanker payudara/ Foto: iStock
"Ada sistem hipotalamus, hipofisis, sentral hormonal wanita untuk hasilkan hormon prolaktin. Prolaktin akan banyak di payudara supaya ASI banyak. Nah, prolaktin yang banyak ini musuhnya estrogen. Estrogen diusir, kadarnya di payudara pun rendah. Karena rendah, dianggap selama wanita menyusui payudara istirahat dari paparan estrogen," papar dr Walta yang juga praktik di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading ini.

Lalu, bisakah ibu yang menyusui kena kanker payudara? Menanggapi hal ini, dr Walta mengatakan dalam kasus seperti itu bisa aja kanker payudara terjadi sebelum si wanita menyusui. Jadi saat dia hamil misalnya atau baru melahirkan sudah ada kanker payudaranya.

Kata dr Walta, secara teoritis umumnya apabila wanita kena kanker payudara saat hamil atau menyusui umumnya jauh lebih nggak bagus karena hormonalnya, Bun. Sehingga sebagian besar kanker payudaranya pun kanker yang hormon positif.

(rdn/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar

Parenting Natasha Ardiah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK