HaiBunda

MOM'S LIFE

3 Tips Minta Bantuan Suami Selesaikan Pekerjaan Rumah Tangga

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Selasa, 30 Oct 2018 11:35 WIB
Ilustrasi minta bantuan suami selesaikan pekerjaan rumah tangga/ Foto: Istock
Jakarta - Memang agak sulit ya, Bun melibatkan ayah di urusan rumah tangga seperti mengurus anak. Kalau dipercayakan kepada ayah, takutnya nggak beres. Tapi, kalau dilakukan sendiri, Bunda jadi capek dan akhirnya ngomel-ngomel. Padahal, beberapa ayah sebenarnya mau aja lho, Bun, melakukan pekerjaan rumah tangga. Mereka cuma nggak tahu caranya, Bun.

Makanya, Ayah perlu diajarkan untuk melakukan pekerjaan rumah dengan benar. Tapi, perlu dicatat, mengajarkannya bukan dengan cara menggurui. Rahmat Hidayat dari Ayah ASI Indonesia membagikan tips supaya Bunda berhasil mengajarkan pekerjaan rumah tangga pada ayah.

1. Step by step
Langkah pertama adalah libatkan suami dalam setiap pekerjaan rumah dan mengurus anak. Misalnya, ketika memandikan anak, Bunda bisa nih mengajari aah secara perlahan bagaimana memandikan anak dengan benar. Mulai dari minta si ayah mengisi air di bak atau memegangi si kecil ketika dimandikan. Nah, dari situ Ayah akan mempelajari cara mengerjakannya.




2. Harus diungkapkan
Para suami bukan cenayang yang bisa membaca pikiran. Semua harus dikimunikasina. Pasangan yang sudah lama menikah sekalipun, pasti pernah mengalami masalah ketika berkomunikasi soal urusan rumah tangga. Bunda mungkin senang ketika ayah melakukan pekerjaan rumah tanpa diminta. Tapi, jangan berharap berlebihan, karena para suami nggak terbiasa untuk itu. Jadi, Bunda harus terus terang ke ayah jika lelah dan butuh bantuan.

Ilustrasi pekerjaan rumah tangga/ Foto: Thinkstock
3. Jangan lupa beri pujian

Meskipun hal kecil, ini sangat berharga lho, Bun bagi ayah. Mungkin bagi Bunda melakukan pekerjaan rumah adalah hal yang mudah dan biasa. Tapi itu tidak berlaku bagi para ayah. Karena mereka kan nggak terbiasa melakukan itu. Ya meskipun kadang yang dikerjakan hasilnya salah atau berantakan. Setidaknya, beri pujian dulu, baru kritik dan beri tahu mana yang benar.

"Udah mandiin anaknya nih, jangan dicerewetin dulu. Kasih pujian dulu. Mengerjakan sesuatu yang tidak biasa akan enak kalau diawali dengan pujian. Walaupun endingnya salah," kata Rahmat ketika menjadi pembicara dalam sebuah acara di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Perlu diingat, Bun, yang paling penting adalah cara berkomunikasi dengan pasangan. Karena segala sesuatunya kalau tidak dikomunikasikan dengan baik nggak akan berjalan lancar. Kemudian, jangan selalu meniru cara pasangan lain berkomunikasi dan berbagi peran dalam melakukan pekerjaan rumah karena setiap pasangan punya cara yang berbeda-beda.

"Kita kan pasangan, sudah tahu masing-masing cara komunikasinya. Jangan mencontoh orang lain. Yang berhasil di pasangan lain belum tentu berhasil di kita sendiri," tutup Rahmat.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dari ASI Jadi Perhiasan, Intip Deretan Artis yang Abadikan Perjalanan MengASIhi

Menyusui Amrikh Palupi

13 Jawaban Santun tapi Tegas bila Ditanya Mengapa Belum Punya Anak

Kehamilan Melly Febrida

Bukan Beda Generasi, Cara Memakai Sling Bag Ternyata Menunjukkan Kepribadian Seseorang

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Surat Menyentuh Angga Yunanda untuk Shenina Cinnamon yang Baru Melahirkan

Mom's Life Tim HaiBunda

Bukan cuma Bikin Mata Lelah, Ketahui 6 Dampak Terlalu Sering Scroll Layar Ponsel

Mom's Life Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Cara Mengenali Potensi Kecerdasan Bayi dari Bulan Lahir

Dari ASI Jadi Perhiasan, Intip Deretan Artis yang Abadikan Perjalanan MengASIhi

5 Potret Rook Hee, Putra Aktor Korea Kwon Sang Woo yang Tampan Mirip Idol K-Pop

13 Jawaban Santun tapi Tegas bila Ditanya Mengapa Belum Punya Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK