mom-life

Lantunan Kata Penuh Kenangan Ifan 'Seventeen' untuk Mendiang Istri

Radian Nyi Sukmasari Selasa, 25 Dec 2018 12:28 WIB
Lantunan Kata Penuh Kenangan Ifan 'Seventeen' untuk Mendiang Istri
Jakarta -

Kehilangan istri tercinta pasti bukan hal yang mudah bagi seorang suami. Terlebih jika istri meninggal dalam insiden mendadak seperti dialami istri vokalis 'Seventeen', Ifan atau Riefian Fajarsyah. Sang istri, Dylan Sahara menjadi korban dalam tsunami di Anyer, Banten, Sabtu (22/21).


Kata-kata cinta disampaikan Ifan untuk mendiang sang istri. Menurut Ifan, istrinya memang bukan istri yang sempurna, begitupun Ifan. Tapi, Dylan adalah sosok yang nggak pernah berhenti buat terus jadi istri yang baik.

Prosesi pemakaman Dylan SaharaProsesi pemakaman Dylan Sahara Foto: Charolin Febrianti/detikFoto

"Know you have tried your best and it's not east for you, but you did it baby. Dan buatku kamu memang istri terbaik yang mungkin diberikan Allah buatku. I couldn't ask for more ya Allah," lanjut Ifan 'Seventeen'.

Ifan juga mewakili permintaan maaf yang dia haturkan untuk keluaga, terutama untuk Dylan. Kata Ifan pada mendiang Dylan, Tuhanlah yang mempertemukan mereka dan Tuhan pula yang memisahkan mereka.

[Gambas:Instagram]


"Doakan suamimu agar menjadi suamu yang sholeh. Biar aku bisa menuntun hakku biar bisa berpasangam denganmu di akhirat untuk selamanya," ujar Ifan 'Seventeen'.


Kehilangan istri tercinta pastinya nggak mudah ya, Bun. Berduka memang lumrah dialami. Namun, saat seseorang kehilangan pandangan, apa yang bisa dilakulan saat menghadapi fase berduka?


Dr Shelley Gilbert MBE, pendiri dan Presiden Grief Encounter, dikutip dari detikcom, memberikan beberapa tips bagi orang tua yang kehilangan pasangan:

1. Jangan hindari membicarakan topik kematian dengan anak-anak. Sebaliknya buatlah suasana yang bisa membuat anak-anak bisa menanyakan sesuatu, utamanya terkait dengan kematian ayah atau ibunya.


2. Jujurlah. Ketika anak bertanya, orang tua perlu menjawab dengan jujur. Ini penting karena anak-anak memahami sesuatu secara harfiah.


3. Ketimbang berbohong pada anak, ada baiknya orang tua memilih kalimat: ayah atau ibu tidak bisa mengatakan sekarang, tapi suatu hari nanti pasti akan aku jelaskan.


4. Anak-anak tetaplah manusia yang punya perasaan. Jika keadaan emosional dan psikologisnya terganggu karena berkabung, cobalah untuk menerima. Bagaimanapun, mereka butuh waktu untuk bangkit kembali dari duka.


5. Menyadari hal-hal yang tidak lagi sama dan berpotensi mengubah keadaan. Misalnya ketika pasangan meninggal, keadaan finansial keluarga menjadi pincang. Dalam situasi itu, berilah pengertian pada anak apa yang membuat berbeda dan apa yang bisa dilakukan untuk membiayai hidup.

Selamat jalan Dylan Sahara..

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi