moms-life

Curhat Orang Tua yang Bayinya Sering Rewel

Melly Febrida Rabu, 30 Jan 2019 08:11 WIB
Curhat Orang Tua yang Bayinya Sering Rewel
Jakarta - Dulu, saya termasuk yang suka iri setelah menjenguk teman-teman yang baru melahirkan. Irinya, ada beberapa bayi yang anteng siang dan malam. Rewel pun nggak terlalu drama. Sedangkan anak saya, baru diletakkan sejenak udah rewel. Bunda juga mengalaminya nggak?

Rupanya, dokter spesialis anak William Sears dan istrinya Martha Sears, dalam buku berjudul The Fussy Baby Book, menyebut bayi yang sering dicap rewel sebenarnya anak berkebutuhan tinggi, Bun. Itu bukan kesalahan orang tua karena anak berkebutuhan tinggi ingin langsung menyatakan dengan jelas mereka membutuhkan lebih banyak kenyamanan.

"Anak pertama sampai ketiga kami anteng. Yang berbeda anak keempat, Hayden. Dia sering rewel dan kadang bisa menyusu sampai berjam-jam. Kepercayaan diri kami diuji saat persediaan energi kami hampir habis," tutur William.


Kata William, di hari tertentu dia dan Martha merasa lelah karena tuntutan Hayden yang tinggi. Bahkan, William bilang, menyusu bagi Hayden bukan hanya sebagai sumber makanan, tapi juga sumber kenyamanan. Beberapa teman ada yang menyarankan agar Hayden didiamkan sejenak saat menangis. Tapi apa yang dilakukan William dan Martha?

"Pernah suatu hari, Hayden menyusu dan menempel terus pada ibunya selama 14 jam. Kami akhirnya berusaha menerima bahwa memang beginilah temperamen anak kami," ujar William.



Lantas bagaimana menghadapi Hayden? Kata William, mereka belajar membuka hati untuk Hayden dan menutup semua buku tentang bayi. Mereka tak ingin terperangkap dalam ketakutan memanjakan si kecil. Ya Bunda, William dan Martha mulai mendengarkan apa yang Hayden coba katakan sejak lahir.

Ilustrasi bayi rewelIlustrasi bayi rewel/ Foto: iStock
"Segera setelah kami menerima Hayden, kehidupan kami lebih baik. Kalau Hayden rewel tapi tenang saat digendong, kami akan menggendongnya. Jika Hayden ingin menyusu, Martha akan menyusuinya," kata William.

Memang Bun, kalau bayi sedikit-sedikit nangis suka bikin lelah. Tapi, satu hal yang perlu diingat kalau si kecil nangis yaitu jangan biarkan dia menangis terlalu lama ya. Apalagi, ada juga biarkan aja bayi menangis dulu supaya paru-parunya sehat.

"Jangan biarkan bayi menangis karena bayi tak punya 'saklar' dan sel otaknya sedang berkembang. Jadi, bayi nggak mengerti saat dia berada di situasi yang berbahaya atau nggak. Membiarkan bayi menangis dengan sengaja, sama saja mengabaikan dia. Selama itu pula bayi akan merasa ditelantarkan oleh ibunya," kata pakar parenting Dr Howard Chilton, dikutip dari Essential Baby.

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi