moms-life

Setianya SBY Dampingi Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker

Yuni Ayu Amida Rabu, 13 Feb 2019 18:30 WIB
Setianya SBY Dampingi Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker
Jakarta - Dalam menjalani biduk rumah tangga, cobaan pasti datang silih berganti. Tak terkecuali yang dialami Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini, SBY sedang mendampingi sang istri, Ani Yudhoyono, yang menjalani pengobatan kanker darah di National University Hospital Singapura.

Melalui rekaman video, SBY mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan sang istri. Selain itu, SBY juga meminta maaf karena tidak dapat mengikuti sejumlah kegiatan dikarenakan harus mendampingi perempuan yang dinikahinya 42 tahun silam tersebut.


"Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini," tutur SBY.


Tak sampai di sana, SBY juga memohon doa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono. Agar wanita yang dia cintai bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

"Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di Tanah Air." ucap SBY.

Setianya SBY Dampingi Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan KankerFoto: Instagram/@agusyudhoyono


Dalam video tersebut, SBY juga memuji sosok Ani yang kuat, tabah, dan tegar dalam menghadapi tantangan hidup. Termasuk ketika mengemban tugas sebagai presiden selama 10 tahun. Saat ini, SBY dan keluarga berusaha saling menguatkan demi kesembuhan perempuan 66 tahun tersebut.

"Namun, bagaimanapun, saya, Ibu Ani, dan keluarga harus bersatu dalam semangat keyakinan dan kekuatan agar semua ikhtiar untuk penyembuhan Ibu Ani dengan izin pertolongan Allah dapat berhasil dengan baik." kata SBY.

Apa yang dialami SBY saat ini bukanlah hal yang mudah, Bun. Mendampingi pasangan yang sakit pasti butuh ketabahan lebih. Tahukah Bunda, sebuah survei membuktikan ketika pasangan sedang sakit parah, suami lebih banyak meninggalkan istri dan mencari penggantinya.


Dikutip dari detikcom, studi yang dilakukan para peneliti dari Washington University, Seattle, Amerika Serikat, menemukan bahwa suami lebih banyak meninggalkan istri yang sakit kronis hingga tujuh kali lipat, dibanding istri yang meninggalkan suami karena mengidap penyakit kronis.

Peneliti menganalisis data dari 500 pasangan menikah yang salah satu pasangannya didiagnosa memiliki penyakit serius seperti kanker, tumor dan lainnya. Dan hasilnya, suami ternyata lebih tega meninggalkan istri mereka yang sedang sakit karena faktor fisik dan seks.

Peneliti mengatakan bahwa istri yang memiliki penyakit kronis lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit, minum obat dan berpenampilan buruk karena tidak berdandan atau faktor obat. Hal itulah yang membuat suami memiliki keinginan untuk bercerai dengan sang istri.

Selain karena faktor fisik, penyebab lainnya yaitu karena berkurangnya intensitas hubungan seksual suami istri. Peneliti mengatakan, faktor ini menjadi penyebab yang paling banyak ditemukan pada pasangan suami istri yang bercerai karena sakit.

Menurut Karen Henderson, pendiri dan CEO Long Term Care Planning Network, yang berbasis di Toronto, Kanada, hubungan dapat mengarah pada serangkaian emosi yang rumit bagi mereka yang merawat pasangan yang sakit.

"Anda mungkin marah karena mereka sakit, atau frustrasi karena tidak tahu harus ke mana," jelas Henderson, seperti dilansir Chatelaine.

Beruntung ya Bun, Ani Yudhoyono memiliki suami seperti SBY, yang selalu setia mendampingi dalam suka maupun duka. Kita doakan juga ya, Bunda, semoga Ibu Ani segera diangkat penyakitnya.

[Gambas:Video 20detik]

(yun)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi