mom-life

Cerita Kristina K Turunkan Berat Badan 46 Kg Tanpa Memantang Makanan

Dwi Indah Nurcahyani Senin, 18 Feb 2019 18:07 WIB
Cerita Kristina K Turunkan Berat Badan 46 Kg Tanpa Memantang Makanan
Jakarta - Kelebihan berat badan menjadi masalah yang menghantui Kristina K puluhan tahun lalu. Bobot wanita asal Amerika ini, pernah mencapai 136 kg. Voila! Kristina akhirnya sukses menurunkan berat badan hingga 102 pound atau sekitar 46 kg.

Kelebihan berat badan membuat Kristina minder untuk bergaul. Bisa dibilang, fase tersebut menjadi masa terberat dalam hidupnya. Hingga akhirnya, wanita berparas cantik itu bertekad untuk diet dan menurunkan berat badannya.

Diceritakan olehnya, sudah berusaha diet ekstra dan intensif sejak usia 20 -an untuk menurunkan berat badan. Tapi, usaha tersebut terbilang nihil alias tak membuahkan hasil. Parahnya lagi, bobot Kristina semakin melonjak drastis hingga puncaknya mencapai 302 pound atau sekitar 136 kg.



Tak dipungkiri, bobot tersebut membuat dirinya merasa malu. Terutama pada momen reuni dengan teman sekolahnya, dimana ia menjadi gadis yang memiliki bobot paling berat di acara tersebut. Apalagi, dia dikenal sebagai seorang atlet basket.

Saking malunya, Kristina pun meninggalkan acara reuni lebih awal. Cerita pun tak berhenti di situ. Momen reuni yang takkan pernah dilupakannya tersebut melecut dirinya untuk merasa lebih baik di usia 30-an. Perjalanan hidup kemudian mempertemukannya dengan diet Weight Watchers (WW) yang kemudian mengubah gaya hidupnya.

Kristina tak merasa kesulitan karena diet tersebut memperbolehkan siapapun, untuk mengonsumsi makanan apa saja yang disukainya. Tak mengherankan, bukan hanya Kristina yang menyukai diet itu. Artis Hollywood lainnya juga banyak yang menggemarinya dan bahkan sukses menjalankan diet tersebut. Di antaraya, Oprah Winfrey, Jennifer Hudson, Jessica Simpson, dan lainnya.

[Gambas:Instagram]

"Bagi saya, hal terbaik tentang WW adalah tidak ada makanan yang terlarang. Pada awalnya, saya hanya membatasi jumlah makanan yang saya makan. Saya menyadari bahwa dengan WW saya akan makan lebih banyak makanan daripada yang dibutuhkan satu orang. Tetapi kemudian saya membuat peralihan yang lebih mudah untuk saya yakni dengan menggunakan piring yang lebih kecil, mengambil lebih sedikit makanan untuk makan siang, dan segera meletakkan setengah porsi dari hidangan ketika di restoran,"kata Kristina, dikutip dari Womenshealthmag.

Selain membuat perubahan pada pola makan, Kristina juga mengaku mulai senang memasak. "Saya belajar untuk mencintai makanan segar yang belum diolah, terutama sayuran,"katanya.

Awalnya, ia mengaku tak menyukai sayuran dalam hidupnya. Tetapi keadaan berbalik ketika seseorang memperkenalkannya pada zucchini panggang dan lainnya. Ia kemudian menyadari bahwa dirinya juga perlu melakukan eksplorasi.

[Gambas:Instagram]

"Sekarang, saya secara teratur memanggang kubis brussel dan labu, mie zuchhini dan nasi kembang kol merupakan item menu makan malam yang biasa bagi saya,"tambah Kristina.

Di luar pola makan yang semakin terjaga, Kristina juga memngimbangi dengan aktivitas fisik seperti berlari. Bahkan, ia mengikuti perlombaan maraton 5K, 10 K, dan lainnya. Tidak hanya itu, Kristina juga mengeksplorasi aktivitas fisik lain seperti kickboxing, angkat besi dan lainnya.

"Perjalanan penurunan berat badan saya tidak cepat. Sudah 10 tahun berlalu sejak reuni SMA saat itu dan butuh waktu sebanyak itu untuk kehilangan berat 102 pound atau 46 kg. Sekarang saya berada pada berat badan yang lebih nyaman, fokus saya tidak kepada penurunan berat badan tetapi lebih pada bagaimana menjadi sehat dan kuat,"tegas Kristina.

Menyoal diet, hal terpenting yang perlu diingat saat menjalaninya ialah bagaimana menurunkan badan dengan tetap menyehatkan. Ahli diet, Karolin Saweres, RDN, LD, mengingatkan untuk selalu memantau asupan makanan dengan membuat jurnal makanan ketika diet.

"Tetaplah menyadari untuk tetap makan lebih penuh perhatian sepanjang hari,"kata Karolin.

Ahli diet lainnya, Jenifer Tharani, MS, RD, menganjurkan untuk pelaku diet agar makan dengan penuh perhatian. Ia mengingatkan untuk makan perlahan, memberi perhatian pada rasa dan tekstur makanan, serta sering-seringlah untuk mengecek rasa kenyang, bahkan ketika mengurangi porsi makan sekalipun, seperti dikutip dari Greatist.

Tharani juga menambahkan agar setiap orang selalu peduli untuk membaca label nutrisi pada makanan. Penting juga untuk tidak melewatkan sarapan, dan memilih karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, sayuran, dan lainnya guna menyukseskan dietnya.

Nah, apakah Bunda bermasalah dengan berat badan? Selamat berjuang dengan pola hidup sehat ya, Bun. Semoga berjalan sukses!


[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi