mom-life

Kisah Enno Lerian Mendekatkan Si Anak Sulung dengan Ayah Sambung

Muhayati Faridatun Sabtu, 23 Mar 2019 20:20 WIB
Kisah Enno Lerian Mendekatkan Si Anak Sulung dengan Ayah Sambung
Jakarta - Di usia yang masih muda, Enno Lerian sudah merasakan hidup berumah tangga. Penyanyi cilik era 1990-an tersebut menikah di usia 19 tahun dengan Muhammad Nayaka Untara, tepatnya pada 21 Maret 2003.

Dari pernikahannya, lahir seorang anak bernama Bumi Pradipa Pria Untara. Menjalani hidup sebagai suami istri di usia yang masih terbilang muda, rumah tangga Enno dan pria yang akrab disapa Naya itu tak berjalan mulus.


Pada Januari 2006, keduanya memutuskan bercerai. Butuh waktu sekitar lima setengah tahun bagi Enno move on dari pahitnya perceraian. Perempuan kelahiran 8 Oktober 1983 ini akhirnya melabuhkan cinta pada Priambodo Soesetyo.

Enno dan Priambodo pun menikah pada 30 Juli 2011. Pasangan ini telah dikaruniai tiga anak, Abimanyu Praja Soesetyo (5), Nararya Aliy Soesetyo (2), dan Gema Tyaga Soesetyo (1).

Saat memulai lembaran baru, Enno punya cerita menarik nih Bun, bagaimana anak pertamanya, Bumi, menerima Priambodo sebagai ayah sambung. Jika ada beberapa ibu tunggal yang kesulitan mendekatkan anaknya dengan pasangan baru, maka berbeda dengan Enno.

Mantan penyanyi cilik yang dikenal lewat lagu Si Nyamuk Nakal tersebut ternyata tak mengalami kesulitan dalam mendekatkan Bumi dengan ayah sambungnya.

"Enggak ada masalah. Natural banget. Bumi welcome sama siapapun. Suamiku bukan orang yang pertama aku kenalin sama Bumi waktu itu. Aku enggak mencoba menutup-nutupi. Aku juga fair-fair-an sama Bumi," kata Enno, saat Intimate Interview dengan HaiBunda, baru-baru ini.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung ini juga ternyata punya trik tersendiri, Bun. Ia rupanya memposisikan diri sebagai sosok teman bagi Bumi.

"Allah kasih kemudahan. Dibikin lancar, gampang, dan natural," ucapnya.

Enno Lerian bersama suami dan anak-anaknya.Enno Lerian bersama suami dan anak-anaknya. Foto: Instagram
Ketika Enno memiliki anak lagi dari pernikahan keduanya, Bumi pun menerima dengan baik. Menurut Enno, hal itu terjadi karena selama lima setengah tahun menjadi ibu tunggal, dia selalu berusaha menjadi teman yang baik bagi Bumi. Selain itu, suami pertama Enno lebih dulu menikah lagi dan memiliki anak dari pernikahan keduanya.

"Dari situ Bumi melihat, 'Oh, ternyata aku punya ibu lain ya selain bunda.' Dari situ aku beri pengertian bahwa bunda sama ayah itu enggak bareng bukan berarti bunda sama ayah enggak jadi sayang ke Bumi. Kami tetap sayang," ucapnya.

"Malah sekarang ada orang baru yang akan memberikan sayangnya lebih lagi buat kamu. Dari situ dia lihat."

Hubungan Bumi dan adik-adiknya, lanjut Enno, juga sangat baik. Bahkan Bumi dianggap sebagai idola adik-adiknya, meski sebagai kakak, Bumi kerap jahil pada ketiga adik tercintanya.

"Kakak menjahili adiknya itu wajar karena dengan cara begitu, mereka satu sama lain jadi kangen. Kata Bumi, 'Bunda aku kangen sama adik-adik deh.'" tutur Enno.

Sikap dewasa yang ditunjukkan Bumi tak lepas dari sikap yang dipraktikkan Enno dan sang mantan suami. Menurut Enno, tak ada drama pertikaian antara dia dan mantan suami pascarperceraian.

"Kalau aku lihat, malah dia cukup bersyukur dibanding teman-temannya yang lain karena dia punya orang tua ada empat. Adik-adiknya banyak yang sayang sama dia," ujar bintang film Bajaj Bajuri The Movie ini.

Bumi saat ini sudah duduk di bangku SMA dan tinggal bersama ayah dan ibu sambungnya di Bandung. Di masa remaja inilah, menurut Enno, mulai muncul konflik-konflik kecil seperti pola pengasuhan yang berbeda antara kedua orang tuanya.

Menurut Enno, Bumi juga sedang dalam proses mencari jati diri. Putra sulungnya itu bisa terbuka dengan pihak yang satu, namun tertutup dengan pihak yang lain.

"Dia ingin diakui di sini, tapi tidak diakui di situ. Konfliknya lumayan ada. Tapi, yang paling aku syukuri, Bumi itu masih menjadikan aku sebagai tempat untuk cerita, Bumi masih menjadikan aku tempatnya mencari pertolongan," kata perempuan yang sudah berhijab sejak 2016.

Kepada Bumi, Enno pun meminta maaf karena mungkin belum maksimal menjadi seorang ibu. Ada saat di mana Enno pernah meninggalkan Bumi karena harus bekerja. Ada saat di mana Enno juga tak bisa memberikan sosok orang tua utuh.

"Saat kakak masih kecil, saat kakak harus tampil di sekolah, bunda sama ayah pisah-pisah, enggak bareng. Bunda minta maaf banget," ujar Enno.

Di akhir wawancara, Enno memberikan ucapan yang super sweet kepada putra tercintanya, Bumi.

"Selain rasa maaf bunda, rasa berterima kasih, bunda benar-benar berucap syukur bahwa kakak jadi anak pertama yang luar biasa baik. Mudah-mudahan kakak selalu menjadikan bunda tempat yang nyaman buat kakak bercerita. I love you."


Bunda, simak juga obrolan bersama Enno Lerian selengkapnya dalam video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(som/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi