mom-life

Reaksi Suami Saat Tahu Poppy Sovia Hamil Bayi Perempuan

Muhayati Faridatun Minggu, 07 Apr 2019 12:30 WIB
Reaksi Suami Saat Tahu Poppy Sovia Hamil Bayi Perempuan
Jakarta - Bunda masih ingat dengan film Mengejar Mas-Mas yang rilis 2007 lalu. Tak terasa, pemeran Shanaz dalam film tersebut, Poppy Sovia, kini sudah berumah tangga dan bahkan tengah menantikan kehadiran anak pertamanya.


Poppy, yang pada September nanti akan menginjak 35 tahun, sedang menantikan kelahiran anak pertama dari pernikahannya dengan Ahmad Gussaoki. Usia kandungan Poppy akan memasuki delapan bulan lho, Bun. Wah, senangnya!

Kira-kira, apa jenis kelamin si jabang bayi ya? "Sebenarnya, kita sudah tahu dari bulan keempat atau bulan kelima. Tapi, pas bulan ketujuh kemarin, make sure lagi. Ya Alhamdulillah, si cantik. Alhamdulillah insya Allah perempuan," ujar Poppy semringah, saat intimate interview bersama HaiBunda, beberapa waktu lalu.

Saat bercerita, wajah Poppy terlihat cantik dengan bandana dan make-up minimalis. Ketika ditanya apakah Poppy percaya dengan anggapan bahwa hamil bayi perempuan membuat sang bunda lebih cantik, dia lantas tertawa.

"Wah, alhamdulillah. Kalau kata mamah mah ini bawaan orok, ini mah bawaan kita saja mungkin," ucap perempuan kelahiran Sukabumi ini.

Poppy mengaku tak selalu berdandan. Ada kalanya malah, dia malas mandi. Hayo, siapa Bunda di sini yang malas mandi seperti Poppy saat hamil? Kata Poppy, dia malas mandi saat di awal-awal kehamilan.

Berkat rayuan sang suami, Poppy akhirnya lebih memerhatikan penampilan saat hamil dan memoles wajahnya agar terlihat lebih cantik. "Suami aku senang lihat aku make-up. Jadi, 'Kamu nih kalau pakai make-up cantik lho.' Maksudnya lebih cantik," ujarnya.

Reaksi lucu ditunjukkan suami Poppy ketika mengetahui akan memiliki bayi perempuan. Menurut Poppy, sang suami yang akrab disapa Oki sudah langsung membayangkan betapa beratnya menjadi ayah dengan anak perempuan.

"Kayak tanggung jawabnya sudah saat itu juga karena dia pernah cerita, tanggung jawabnya mungkin akan lebih berat ketika punya anak perempuan," kata Poppy, yang menjelaskan bahwa sang suami pada dasarnya bahagia akan memiliki anak perempuan.

Dukung anak hobi motor

Poppy Sovia mendukung jika sang anak kelak hobi motor/Poppy Sovia mendukung jika sang anak kelak hobi motor/ Foto: Instagram @popsovia
Meski sang buah hati belum lahir, Poppy akan membebaskan anaknya kelak dalam memilih hobi. Jika sang anak mengikuti jejaknya punya hobi motor, Poppy tak akan melarang.

Justru nominator Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2007 ini akan mendukung sang anak untuk menjalani hobinya tersebut.

"Aku senang lihat anak-anak kecil, entah cewek atau cowok ya, main motor trail kan ada yang di sirkuit. Kan sekarang ada yang tujuh tahun, delapan tahun, enam tahun juga bisa. Dia kalau suka, boleh ikutan. Aku ingin memfasilitasi," ujarnya bersemangat.

Mengenai persiapan jelang melahirkan, Poppy ternyata belum melakukannya. Sebab, pemain FTV tersebut berencana melahirkan di Bandung agar sang ayah mertua lebih mudah menjenguk cucunya.

"Lahir mah bisa di mana saja, yang penting sehat, selamat. Mamah juga enggak keberatan," katanya.

Poppy, yang saat ini sibuk menjadi penyiar di salah satu radio swasta, rencananya akan mengambil cuti melahirkan. Tak lama-lama, dia hanya akan mengambil cuti dua bulan saja.

"Penyiar kan enggak siaran, enggak gajian," ucapnya sambil tersenyum.

Poppy menuturkan bahwa dia juga tak akan menolak rezeki yang datang setelah melahirkan. Misalnya, tawaran membintangi salah satu film pada Agustus mendatang.

"Gue sih mau cuma asalkan, 'Sutradaranya lihat saja badan gue segede gini. Aman enggak?'" ujar bintang film Catatan (Harian) Si Boy ini.

Bekerja kembali setelah melahirkan seperti Poppy memang banyak terjadi pada ibu-ibu saat ini ya, Bunda. Tapi, jangan sampai Bunda nyinyir lho pada mereka. Sebab, ada berbagai alasan seorang Bunda memutuskan bekerja. Yang paling sering adalah untuk membantu finansial keluarga.

Psikolog keluarga dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani atau akrab disapa Nina bilang, memutuskan bekerja bisa jadi berat lho untuk seorang ibu.

"Tapi mau gimana lagi, kadang karena keadaan kita memang harus ambil keputusan itu. Toh kita masih bisa mengatur waktu untuk bisa punya quality time sama anak dan keluarga kan?" kata Nina.


Hal yang perlu diingat, baik ibu di rumah maupun ibu bekerja sama-sama stres lho, Bun. Cuma, sumber stresnya memang berbeda. Psikolog klinis dewasa Tiara Puspita atau Tita mengatakan sumber stres bagi ibu rumah tangga salah satunya pekerjaan rumah yang itu-itu saja dan jadi rutinitas harian.

"Sementara, ibu bekerja sumber stresnya dari pekerjaan, tuntutan atasan, bahkan perjalanan pergi pulang kantor yang macet, itu kan bisa jadi sumber stres. Jadi baik ibu di rumah ataupun bekerja sama-sama stres juga," kata Tita yang berpraktik di Tiga Generasi.


Bunda, simak juga ya cerita Poppy Sovia selengkapnya di video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(som/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi