HaiBunda

MOM'S LIFE

Manfaat Pakai Bumbu Dapur Berupa Daun-daunan untuk Masakan Bunda

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Senin, 13 May 2019 03:59 WIB
Ilustrasi bumbu dapur berupa daun-daunan/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda pasti happy banget ketika bisa menyajikan makanan lezat untuk keluarga. Terlebih jika suami dan anak-anak lahap banget ya, Bun, makannya. Nah, bila dalam memasak Bunda memakai bumbu alami berupa daun-daunan, ada beragam manfaat yang bisa didapat.

Disampaikan nutrisionis Rachel Olsen, memang pemakaian MSG di makanan kadang susah dihindari. Apalagi kalau kita membeli makanan di luar rumah. Padahal, konsumsi MSG dalam jangka panjang dapat menaikkan risiko obesitas, darah tinggi, dan memperburuk alergi makanan.

"Sebenarnya, pilihan makanan maupun bumbu alami sangat berlimpah di Indonesia. Untuk itu, tidak ada salahnya jika kita kembali menggunakan kekayaan alami lokal," tutur Rachel, dalam keterangan tertulis Youvit yang diterima HaiBunda.



Sejak dulu, lanjut Rachel, kuliner lokal sudah familiar dengan beragam bumbu dan rempah. Misal, bumbu alami berupa daun-daunan seperti daun kemangi yang sering dipakai untuk membuat sambal, olahan ayam, dan pepes. Aroma kemangi yang khas memberi cita rasa lebih pada masakan. Lalu daun seledri yang sering dijadikan taburan di soto atau sup.

Ilustrasi bumbu dapur berupa daun-daunan/ Foto: iStock
Rachel menambahkan, bumbu dapur berupa daun-daunan seperti daun ketumbar, kemangi, rosemary, thyme dan oregano memiliki khasiat untuk tubuh. Bumbu alami itu punya kandungan anti-oksidan yang cukup tinggi. Seperti kita tahu, anti-oksidan berguna untuk menangkal radikal bebas dari polusi.

"Selain itu, fungsi lainnya untuk menjaga fungsi sistem pencernaan agar bekerja baik dan maksimal. Anti-oksidan yang terkandung di bumbu dapur alami dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh," tambahnya.


Saat tubuh 'terbebas' dari racun, berarti proses penyerapan nutrisi bisa lebih maksimal. Selain itu, anti-oksidan juga bisa membantu menstabilkan kadar gula darah dan tekanan darah.

Kata Rachel, sebenarnya saat terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung MSG, tubuh kehilangan kesempatan mendapat anti-oksidan alami. Hal ini sedikit banyak mengakibatkan proses penyerapan nutrisi juga terganggu.

"Karena sekarang ini, lumayan susah untuk menghindari MSG, kita harus pintar-pintar menjaga nutrisi seimbang untuk tubuh kita. Kemudian, baiknya tambahan nutrisi dari multivitamin harus tetap ada," pungkas Rachel.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Alih Profesi Bisnis Jamu, Intip Potret Tya Arifin yang Kini Menetap di Malaysia

Mom's Life Amira Salsabila

Keito Nakamura, Pemain Tampan Jepang yang Buktikan Mimpi Masa Kecil di Piala Dunia 2026

Parenting Nadhifa Fitrina

Cerita Bunda Kehilangan Rahim akibat Kelalaian Operasi Caesar, Terima Ganti Rugi

Kehamilan Annisa Karnesyia

20 Drama China dengan Rating Tertinggi di Viki, dari Romantis hingga Historical

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kesalahan Diet Ibu Menyusui yang Bikin Berat Badan Sulit Turun

Menyusui Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat yang Sering Dipakai Orang Cerdas saat Diam-diam Menilai Seseorang

Alih Profesi Bisnis Jamu, Intip Potret Tya Arifin yang Kini Menetap di Malaysia

5 Kesalahan Diet Ibu Menyusui yang Bikin Berat Badan Sulit Turun

Keito Nakamura, Pemain Tampan Jepang yang Buktikan Mimpi Masa Kecil di Piala Dunia 2026

Cerita Bunda Kehilangan Rahim akibat Kelalaian Operasi Caesar, Terima Ganti Rugi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK