Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Bolehkah Ibu Hamil Makan Sajian Lebaran Mengandung Santan? Ini Jawaban Dokter

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 18 Mar 2026 09:55 WIB

Ilustrasi Muslim Makan
Bolehkah Ibu Hamil Makan Sajian Lebaran Mengandung Santan? Ini Jawaban Dokter/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov
Jakarta -

Perayaan Idul Fitri identik dengan hidangan lezat bersantan yang menggugah selera, mulai dari opor ayam hingga rendang. Meski rasanya lezat, konsumsi makanan mengandung santan sebaiknya dibatasi selama Lebaran, terutama bila Bunda sedang hamil.

Santan mengandung tinggi lemak jenuh. Menurut Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Bima Suryantara Sp. OG, konsumsi santan secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan dan dapat menimbulkan keluhan pada ibu hamil.

"Sebenarnya kalau (makanan Lebaran mengandung santan) dikonsumsi, insyaallah aman ya. Tapi, tentu jumlahnya harus diperhatikan. Boleh (dikonsumsi), asalkan tidak berlebihan," kata Bima, saat dihubungi HaiBunda, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Santan ini termasuk yang tinggi lemak. Kalau konsumsi berlebihan sering kali bisa bikin perut terasa penuh, kemudian muncul mual, dan memicu gangguan pencernaan," sambungnya.

Perhatikan kondisi medis sebelum konsumsi makanan bersantan

Ibu hamil dengan kondisi tertentu juga sebaiknya membatasi asupan makanan mengandung santan seperti yang ada di menu Lebaran. Menurut Bima, konsumsi santan dapat memicu masalah kesehatan pada ibu dengan kondisi medis tertentu.

"Konsumsi santan itu tetap harus hati-hati pada ibu hamil dengan kondisi tertentu. Misalnya, ibu hamil yang punya penyakit diabetes atau kencing manis. Terus kemudian kalau hasil pemeriksaan kolesterolnya cukup tinggi pada saat hamil, itu juga harus hati-hati," ungkapnya.

"Lalu kenaikan berat badan berlebihan. Kalau ibu hamil konsumsi makanan yang mengandung santan, yang pastinya kan sumber lemak, itu bisa menyebabkan kenaikan (berat badan) juga makin tinggi."

Bunda yang memiliki gangguan pencernaan juga disarankan untuk membatasi makanan mengandung santan ya. Pasalnya, konsumsi santan dapat memicu mual, perut kembung, hingga rasa tidak nyaman di perut.

"Kalau ibu hamil ada gangguan pencernaan, seperti gangguan lambung atau maag, itu juga harus diperhatikan," ujar Bima.

Lantas, adakah batas aman konsumsi makanan berlemak bagi ibu hamil saat Lebaran?

Bima mengatakan bahwa tidak ada aturan khusus dalam pembatasan konsumsi makanan bersantan saat hamil. Prinsip utamanya adalah tidak mengonsumsi secara berlebihan atau membatasi porsinya.

"Kalau (batas aman) itu sebenarnya memang tidak ada acuan pastinya. Tapi utamanya itu makan dalam porsi yang kecil. Tapi porsi kecilnya ibu hamil itu kan terkadang membingungkan karena beda-beda. Tapi kita sarankan memerhatikan porsi atau makannya itu porsi kecil saja, bukan satu piring itu habis sekali makan karena itu berlebihan," kata Bima.

"Porsinya juga harus dikombinasikan dengan makanan yang sehat," lanjutnya.

Memilih makanan yang tepat saat hamil penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Bila Bunda tetap ingin menyantap sajian Lebaran yang mengandung santan saat hamil, sebaiknya perhatikan juga dampak negatifnya pada tubuh.

Demikian penjelasan dokter tentang konsumsi sajian Lebaran mengandung santan saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/ank)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda