HaiBunda

MOM'S LIFE

Perubahan Hidup Tasya Kamila & Suami Setelah Jadi Orang Tua Baru

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 21 May 2019 04:01 WIB
Perubahan hidup Tasya dan suami seteah jadi orang tua baru/ Foto: Instagram
Jakarta - Menyandang status sebagai orang tua baru menjadi tantangan bagi penyanyi Tasya Kamila dan suami, Randi Bachtiar. Banyak perubahan dialami Tasya dan Randi, termasuk di bulan Ramadhan kali ini.

"Aku karena nifas kan enggak puasa, kalau suami makin kurang tidur," kata Tasya, dikutip dari 20detik.

Hal ini dibenarkan Randi, Bun. Semenjak menjadi ayah dari Arrasya Wardhana Bachtiar, waktu tidurnya menjadi berantakan selama bulan Ramadhan.


"Ada waktu buat sahur, salat juga, terus nunggu sampai matahari terbit, baru tidur lagi. Eh, pas baru mau tidur, (bayinya) nangis lagi. Terus kalau pagi kita suka jemur sebelum jam 10 pagi, jadi bangun lagi. Yah, penuh tantangan lah di bulan Ramadhan" ujar Randi.


Sebelum menjadi orang tua, Tasya sebenarnya sudah memprediksi tantangan yang akan muncul. Namun, pada kenyataannya semua berbeda setelah menjalaninya langsung.

"Kita sudah sangka bakalan begadang, cuma realitanya tetap belajar lagi. Aku juga ikut banyak kelas sebelum melahirkan, cuma tetap saja, begitu ketemu sama realitanya, belajar lagi," papar Tasya.

"Seperti menyusui ada tantangannya, begadang ini kita juga dengar cerita dari banyak orang, tapi baru kerasa capeknya," sambung wanita 26 tahun ini.

Tasya Kamila dan suami/ Foto: Noel/detikFoto

Setelah keluar dari rumah sakit, Tasya mengaku banyak hal baru yang dia dan suaminya alami. Menurut Tasya, banyak hal yang masih masih butuh penyesuaian dan harus dipelajari lagi, khususnya dalam mengurus si kecil Arrasya.

"Sampai rumah juga adaptasi lagi, bayinya dengan suasana yang baru. Dia sempat malem-malem nangis dua jam nonstop, kita belum ngerti maunya apa, tau-taunya poop, jadi masih belajar lah," kata Tasya.

Menjadi orang tua baru memang masih harus banyak belajar ya, Bun. Banyak ketakutan muncul terutama soal pola pengasuhan yang tepat, salah satunya reaksi panik saat bayi menangis.

Menurut pakar parenting Dr.Howard Chilton, orang tua baru perlu mengedepankan insting mereka terkait bayinya. Pahami jika bayi sedang menangis artinya dia sedang berkomunikasi.

"Membiarkan bayi menangis dengan sengaja, sama saja mengabaikannya," ujar Chilton, dilansir Essential Baby.


Saat bayi menangis atau dalam keadaan tidak sehat, sebaiknya orang tua juga jangan panik. Selain membuat bayi merasa tidak nyaman, dia juga bisa ikutan panik, Bun.

"Banyak orang tua baru memiliki reaksi berlebihan ketika bayinya muntah atau melakukan hal lainnya," tutur Leon Hofffman, MD, Direktur Parent Child Center di New York.

Sebaiknya, Ayah dan Bunda mulai belajar untuk membekali diri dengan banyak pengetahuan ya. Pastikan mendapat informasi dari sumber terpercaya ya.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Manfaat Jalan Kaki 8.500 Langkah Setiap Hari Menurut Studi, Bisa Pangkas Berat Badan

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bantu Bereskan Piring dan Meja Makan di Restoran

Mom's Life Annisa Karnesyia

Terpopuler: Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cut Off! 7 Ciri Kepribadian Orang yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Bikin Hidup Kacau

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Naka Anak Indah Permatasari & Arie Kriting, Cara Bicara Curi Perhatian Tuai Pujian

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

30 Gejala Sindrom Couvade, Keluhan Unik yang Dialami Suami saat Istri Hamil

5 Drama Korea Terbaru Juni 2026, Terbaik Diprediksi Raih Rating Tinggi

Manfaat Jalan Kaki 8.500 Langkah Setiap Hari Menurut Studi, Bisa Pangkas Berat Badan

5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bantu Bereskan Piring dan Meja Makan di Restoran

Terpopuler: Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK