mom-life

Intermittent Fasting, Cara Zivanna Letisha Turunkan Berat Badan

Asri Ediyati Rabu, 29 May 2019 05:04 WIB
Intermittent Fasting, Cara Zivanna Letisha Turunkan Berat Badan
Jakarta - Menurunkan berat badan terkadang bisa menjadi hal yang sulit. Belum lagi karena banyaknya pekerjaan dan urusan anak seringkali waktu untuk berolahraga tidak ada. Berkaitan dengan hal tersebut model dan presenter Zivanna Letisha punya cara untuk menurunkan berat badannya secara alami.

Diakui Zivanna, dalam dua bulan terakhir ini sudah menjalani intermittent fasting. Ia melakukannya karena sedang sulit untuk menemukan waktu olahraga, dan cara itu lah yang menyeimbangkan gaya hidupnya (pola makan).


"Aku sudah dua bulan terakhir ini menjalani intermittent fasting, dengan jendela makan enam jam. Kenapa aku melakukan itu? Karena aku lagi sulit menemukan waktu untuk olahraga. Jadi untuk ngebalance itu aku coba dengan intermittent fasting," kata Zivanna kepada HaiBunda.


Hasil dari dua bulan menjalani intermittent fasting sangat dirasakan oleh Zivanna. Ukuran bajunya melonggar, badan lebih ringan, dan produksi air susu ibu (ASI) tetap lancar.

Untuk makanannya, Zivanna tentu memilih makanan yang memenuhi kebutuhan gizinya. Ia tak menggunakan booster khusus supaya ASI tetap lancar walau sedang menjalani intermittent fasting.

"Jadi coba jalani dahulu, enggak makan ASI booster. Aku merasa kalau itu harus dipikirkan, karena ada perempuan yang naturally ASI-nya banyak banget. Aku kebetulan ASI-nya biasa saja, bagaimana cara naikkinnya ya aku makan sayur katuk, minum air putih yang banyak," ujarnya.

Tentang intermittent fasting yang dilakukan Puteri Indonesia 2008 ini, dikutip dari Healthline, adalah pola makan dengan siklus antara periode puasa dan makan.

Intermittent fasting tidak menentukan makanan apa yang harus dimakan tetapi kapan Bunda harus memakannya. Metode ini umum melibatkan puasa 16 jam sehari atau puasa selama 24 jam, dua kali per minggu.

Namun, selain itu ada metode lain untuk melakukan intermittent fasting. Berikut metode yang paling populer:

1. Metode 16/8: Juga disebut protokol Leangains, ini termasuk melewatkan sarapan dan membatasi waktu makan harian Anda hingga 8 jam, seperti dari jam 13.00 - 21.00. Kemudian Bunda berpuasa selama 16 jam di antaranya.

2. Makan-Berhenti-Makan: Ini melibatkan puasa selama 24 jam, sekali atau dua kali seminggu, misalnya dengan tidak makan dari makan malam sehari sampai makan malam hari berikutnya.

3. Diet 5: 2: Dengan metode ini, Bunda hanya mengonsumsi 500-600 kalori pada dua hari secara tidak berturut-turut dalam seminggu, tetapi makan secara normal lima hari lainnya.


Kalau dalam Islam, Bunda bisa mencoba puasa sunnah Senin-Kamis, yang juga bermanfaat bagi kesehatan dan metabolisme dalam tubuh. Selain untuk menurunkan berat badan, manfaat lainnya intermittent fasting adalah mengurangi resistensi hormon insulin, mencegah inflamasi, kesehatan jantung, mencegah kanker, kesehatan otak, dan awet muda. (aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi