mom-life

Keikhlasan Keluarga Lepas Kepergian Agung Hercules Selamanya

Annisa Karnesyia Sabtu, 03 Aug 2019 11:00 WIB
Keikhlasan Keluarga Lepas Kepergian Agung Hercules Selamanya
Jakarta - Mendiang Agung Hercules telah dimakamkan pada Jumat (2/8/2019) di Tempat Pemakaman Umum Cikutra, Bandung. Agung Hercules meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker otak.

Kepergian pelantun lagu Astuti ini meninggalkan duka yang mendalam bagi kerabat dan keluarga. Terutama kedua putrinya, Mia Aulia Gaswara dan Feby Gaswara. Keduanya mengaku tidak ada firasat sang ayah akan pergi untuk selamanya.

"Kondisi terakhirnya baik, meninggalnya juga baik, kalau cerita firasat, semua enggak ada yang jelek-jelek," kata Feby, dikutip dari InsertLive.


Keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian pria bernama lengkap Agung Santoso itu. Mereka percaya ini adalah jalan terbaik mengingat perjuangan Agung tidak mudah melawan sakitnya.

"Pasti semua mengikhlaskan. Insya Allah karena tahu bagaimana perjuangannya. Allah paling tahu yang terbaik buat umatnya dan kita semua sekeluarga tahu ini rencana Allah yang terbaik untuk ayah," ujar Feby.

Sebagai anak, Mia dan Feby kini punya tugas baru menggantikan sang ayah. Mereka harus menjaga sang ibu dan berjanji untuk selalu menemani jika kangen dengan mendiang ayahnya.

"Jadi, mama sekarang paling penting. Keluarga paling penting," tutur Feby.

Agung Hercules bersama anak dan istrinyaAgung Hercules bersama anak dan istrinya/ Foto: Instagram

Saat kehilangan orang tercinta, dukungan kaluarga memang paling penting, Bun. Menurut psikolog klinis, Untung Subroto Dharmawan M.Psi, pada hakikatnya setiap orang punya kemampuan untuk memulihkan dirinya. Tapi tetap butuh dukungan keluarga.

"Dukungan dari anggota keluarga sangat dibutuhkan untuk menjadi teman curhat yang akan mempercepat proses pemulihan," kata Untung, dilansir detikcom.

Berlarut-larut karena kehilangan orang tercinta bisa mengganggu kesehatan fisik dan emosional. Mengutip American Hospice Foundation, setelah ayah meninggal, sebaiknya anak mulai memonitor kondisi fisik dan emosi ibu yang ditinggalkan.

Pastikan ibu tidak melupakan makan. Bila tidurnya terganggu, bantu ibu mengembalikan jadwal tidurnya. Bila tetap sulit tidur, bisa berkonsultasi ke dokter.

Untuk kesehatan emosional, anak harus memahami perasaan ibu yang mungkin sensitif. Ingatlah, jika dia marah, artinya bukan marah ke anak, tapi masih belum bisa menerima kepergian suaminya.

Simak juga suasana pemakaman Agung Hercules yang dipenuhi isak tangis kerabat dan keluarga di video berikut.

[Gambas:Video 20detik] (ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi