moms-life

Mengenal Sindrom 'I Want More' yang Bikin Orang Gila Belanja

Radian Nyi Sukmasari Kamis, 08 Aug 2019 08:03 WIB
Mengenal Sindrom 'I Want More' yang Bikin Orang Gila Belanja
Jakarta - Lumrah jika seseorang senang belanja. Tapi, bisa jadi Bunda atau keluarga mengalami sindrom 'i want more' yang membuat Bunda atau anggota keluarga lainnya gila belanja.

Disampaikan financial planner Stephen Christian yang akrab disapa Steve, sindrom ini bisa menyerang siapa saja. Gejalanya antara lain belanja gila-gilaan tanpa perencanaan yang matang.




"Pokoknya selama masih ada uang (plus kartu kredit) di tangan, belanja aja terus. Beli sana, beli sini, borong sana, borong sini. Apalagi kalau ditambah embel-embel kata diskon, makin kalaplah," kata Steve kepada HaiBunda.

Mengutip buku Revolusi Uang, biasanya jika kita membeli barang yang tidak perlu, apalagi kalau bayar pakai kartu kredit karena uang sudah habis, waktu sampai rumah baru sadar kalau barang yang baru dibeli sebenarnya enggak diperlukan. Tapi, karena sudah terlanjur beli ya sudah dimasukkan gudang, siapa tahu nanti butuh.

Nah, Bun. Cara belanja yang seperti ini jika dilakukan terus akan membuat barang semakin banyak yang tertumpuk tanpa guna dan cicilan kartu kredit semakin besar.

"Orang yang punya sindrom 'i want more' biasanya tidak punya kemampuan mengendalikan diri yang cukup. Padahal, pengendalian diri yang baik adalah salah satu karakter yang dibutuhkan kalau mau sukses secara financial," tegas Steve.

Dia menambahkan, menghabiskan uang tanpa perencanaan dan belanja yang didasarkan oleh emosi saja jelas bukan tindakan bijaksana. Untuk itu, dia berbagi tips Bunda perlu mengubah mindset bahwa berbelanja tanpa perencanaan adalah suatu kesalahan yang bakal merugikan diri sendiri.

Ilustrasi belanjaIlustrasi belanja/ Foto: Dok. iStock
"Mulailah membuat perencanaan sebelum Anda berbelanja," pungkas Steve.

Bun, lihat juga tips belanja terasa seru bareng anak di video ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi