HaiBunda

MOM'S LIFE

Beda Persepsi Hubungan Seks Suami & Istri Saat Stres

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 03 Sep 2019 17:30 WIB
iIustrasi persepsi hubungan seks saat pasutri stres/ Foto: Dok. iStock
Jakarta - Ketika stres, umumnya para istri ingin cepat-cepat istirahat. Jangankan untuk berhubungan intim, menyelesaikan kerjaan rumah aja rasanya malas ya, Bun. Tapi, pandangan berbeda dimiliki para suami. Ketika ada masalah, mereka malah menganggap seks sebagai obat tidur.

Hal ini dituliskan Ahli Bahasa Tubuh Allan Pease dan istrinya Barbara Pease dalam buku berjudul Why Men Can Only Do One Thing at A Time.. & Women Never Stop Talking.

Menurut Pease, dalam dorongan seks wanita banyak dipengaruhi berbagai peristiwa dalam kehidupannya. Apabila wanita sedang membenci pekerjaannya atau anak-anak sakit, seks tak akan masuk hitungan.


Sedangkan pada pria yang sedang ada masalah, lanjut Pease, seks dianggap sebagai salah satu cara melepaskan ketegangan. "Pria menggunakan seks untuk secara fisik mengekspresikan apa yang tak bisa mereka ekspresikan secara emosional," katanya.

Karena itulah, ketika pria mempunyai masalah cenderung menggunakan seks untuk meredakan intensitas emosinya. "Hanya ada sedikit masalah yang dimiliki pria tapi tak bisa diselesaikan oleh seks," ujar Pease

Sebuah tes menunjukkan pria yang kebutuhan seksnya ditekan bisa kesulitan dalam mendengarkan, berpikir, menyetir atau mengoperasikan alat berat. Pria juga bisa mengalami distorsi waktu seperti tiga menit terasa 15 menit.

Berbicara tentang stres, memang bikin lelah ya Bun. Kalau tubuh sudah lelah ditambah pikiran yang kacau jadi malas buat bercinta. Ditambah dengan keribetan mengurus si kecil yang kadang-kadang membuat Bunda makin stres.

"Stres membuat seseorang lelah, terganggu, dan tidak termotivasi untuk melakukan apa pun, apalagi berhubungan seks," kata Laura Berman Ph.D, Director of the Berman Center for Women Sexual Health di Chicago, dikutip dari NBC News.

iIustrasi persepsi hubungan seks saat pasutri stres/ Foto: Dok. iStock
Ketika seorang wanita stres, perubahan hormon dalam tubuhnya memicu reaksi kimia yang menyebabkan globulin pengikat hormon seks dengan sel. Alhasil seseorang bisa kehilangan libido dan respons seksual, demikian disampaikan Berman.

Bun, ketahui juga cerita Aldila Bekti dalam mengurus dua buah hatinya di video ini.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Haru, Bunda Ini Putuskan Akhiri Perjuangan Panjang IVF setelah 24 OPU dan 7 Kali

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

5 Cara Cuci Hidung Bayi yang Aman, Manfaat, Risiko Bahaya & Rekomendasi Alat

Parenting Nadhifa Fitrina

Deretan Artis Dunia yang Hamil dan Akan Melahirkan di 2026

Kehamilan Annisa Karnesyia

14 Event Seru di Jakarta & Sekitarnya untuk Liburan Bareng Anak, Ada yang Gratis

Parenting Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah

5 Cara Cuci Hidung Bayi yang Aman, Manfaat, Risiko Bahaya & Rekomendasi Alat

Haru, Bunda Ini Putuskan Akhiri Perjuangan Panjang IVF setelah 24 OPU dan 7 Kali

Potret Oka Antara dan Istri Kunjungi Anak yang Sekolah di Amerika Serikat

14 Event Seru di Jakarta & Sekitarnya untuk Liburan Bareng Anak, Ada yang Gratis

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK