sign up SIGN UP search


moms-life

Gila Banget! Masih Pengantin Baru, Suami Bakar Istri Hidup-hidup

Yuni Ayu Amida Selasa, 15 Oct 2019 15:20 WIB
Dipicu cekcok, pasangan yang masih pengantin baru ini tega membakar istrinya hingga luka parah. caption
Jakarta - Baru-baru ini, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menggegarkan warga Surabaya. Pasalnya, pelaku tega membakar sang istri, padahal mereka adalah pengantin baru.

Mengutip detikcom, kejadian tersebut terjadi di D'Kost Ketintang, Jalan Ketintang Baru 2A No.3A, Surabaya. Aksi pembakaran yang dilakukan suami, Purwanto (45), terhadap istrinya, Putri (25) terjadi usai mereka cekcok.

Saksi mata, Heri Suhandoyo (46) membenarkan hal tersebut. Diduga Purwanto membakar Putri di atas kasur.


"Iya benar. Pasangan suami-istri ini juga baru saja menikah. Tidak pernah mendengar mereka berkelahi. Dengar cekcok hebat ya baru tadi ini," ujar Heri.

Saat ini, sang istri sedang menjalani perawatan di RSI Surabaya karena mengalami luka bakar. Di samping itu, Wakapolsek Gayungan AKP Widiantoro mengatakan, motif pelaku masih didalami. Ia juga belum bisa memastikan apakah benar korban dibakar suaminya atau tidak, karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Yang terjadi diduga kebakaran. Motif dan lainnya masih didalami," kata Widiantoro.

Gila Banget! Masih Pengantin Baru, Suami Bakar Istri Hidup-hidupFoto: Dok. iStock


Pastinya tak ada wanita yang menghendaki adanya kekerasan dalam rumah tangganya. Dikatakan psikolog klinis dewasa, Christina Tedja, M.Psi, Psikolog, jika mengalami KDRT secara terus menerus, bahkan dapat ancaman akan dibunuh, upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari kondisi terburuk adalah dengan menghindari memicu amarah pasangan.

"Apabila sudah terlanjur marah dan memberikan tanda-tanda kekerasan segera selamatkan diri dengan keluar dari rumah (membawa anak)," terang psikolog yang kerap disapa Tina, dilansir detikcom.

Ditambahkan Tina, upaya lainnya yang bisa dilakukan adalah, dengan tidak menyimpan sendiri masalah tersebut. Secara psikis, sebaiknya kita meluapkan hal tersebut dengan berbagi atau bercerita pada teman dekat yang bisa dipercaya.

"Apabila sudah mengancam, segera laporkan pada pihak berwajib dan meminta perlindungan," tegas Tina.

[Gambas:Video 20detik]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi