HaiBunda

MOM'S LIFE

Mengintip Keseharian Franka Franklin, Istri Mendikbud Nadiem Makarim

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 02 Nov 2019 16:02 WIB
Mengintip Keseharian Franka Franklin, Istri Mendikbud Nadiem Makarim/ Foto: Anggi Mayasari/Wolipop
Jakarta - Dua pekan lalu, Nadiem Makarim resmi diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI. Setelah diberikan mandat, tentu banyak perubahan dalam kehidupannya. Apalagi dahulu Nadiem adalah pengusaha, CEO Gojek. Bagaimana dengan istrinya?

Ternyata, istri Nadiem Makarim, Franka Franklin tak mengalami banyak perubahan dalam kesehariannya. Ia masih menjadi sosok istri, ibu, dan menjalankan bisnisnya. Franka bilang, justru yang paling berubah kesehariannya adalah Nadiem.

"Dari saya enggak ada. Kalau Nadiem, iya, karena ada meeting jadi agak lebih pagi. Kalau dulu, kan, di Go-Jek lebih fleksibel ke kantor. Kalau setiap hari pagi-pagi siap-siap bersama anak enggak ada perubahan, sih," kata Franka, dilansir CNN Indonesia.

Selain fokus mengasuh anak pertamanya dengan Nadiem, Solara Franklin Makarim, Franka juga membangun kariernya sebagai co-Founder di Tulola Jewelry. Di label perhiasan ini, Franka dipercaya mengurusi bisnis dan operasional sejak bergabung tiga tahun lalu.


Setelah berstatus sebagai istri menteri, Franka mengungkap akan lebih banyak membagi waktunya untuk menghadiri kegiatan Nadiem. Ia juga banyak mempelajari bidang baru.
Nadiem Makarim/ Foto: Antara Foto
"Beberapa, ke depan ada yang mesti saya ikut. Sekarang mesti belajar sebaik-baiknya supaya betul-betul tahu apa yang mau dikerjakan," kata Franka.

Franka bilang, dia dan Nadiem sama-sama memiliki passion di bidang pendidikan. Mereka kerap berdiskusi mengenai isu pendidikan dan kebudayaan. Beberapa kebijakan juga sudah saling didiskusikan.

"Nanti bisa kelihatan saat dia mulai roll up policy [menjalankan kebijakan]," kata Franka.

Suami istri saling dukung bisa dibilang relationship goal banget ya, Bunda? Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Carnegie Mellon University, kesuksesan seseorang setelah menikah sangat didukung oleh pasangan yang suportif. Kesimpulan ini dibuat setelah para peneliti mengamati 163 pasangan suami istri.

Seseorang yang memiliki pasangan suportif cenderung bertumbuh saat menghadapi tantangan. Artinya yang bersangkutan nggak gampang menyerah. Pasangan yang suportif juga mendukung kebahagiaan dan kesehatan psikologis lho.

Jadi apa yang bisa dilakukan seseorang untuk mendorong pasangannya mendapat peluang baru yang lebih baik? Brooke Feeney, penulis utama penelitian tersebut menyarankan untuk mengekspresikan antusiasme akan suatu kesempatan. Jangan lelah untuk meyakinkan pasangan dan diskusikan manfaat dari tantangan baru yang akan dihadapi.

Pasangan kita bisa menjadi sosok yang signifikan dalam hidup, sehingga membantu kita untuk lebih berkembang. Tapi jika pasangan bukanlah orang yang suportif, tentu akan menghalangi kemampuan untuk berkembang.

Simak juga tugas Nadiem Makarim setelah menjadi mendikbud:

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

4 Kebiasaan yang Dilakukan Orang dengan Keberuntungan Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Amaira Anak Farah Quinn, Jadi Anak Kelas 2 SD di Amerika

Parenting Annisa Karnesyia

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

Kehamilan Amrikh Palupi

12 Tanaman Hidroponik Terbaik untuk Pemula & Cara Menanamnya di Rumah

Mom's Life Arina Yulistara

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

4 Kebiasaan yang Dilakukan Orang dengan Keberuntungan Tinggi

12 Tanaman Hidroponik Terbaik untuk Pemula & Cara Menanamnya di Rumah

Potret Amaira Anak Farah Quinn, Jadi Anak Kelas 2 SD di Amerika

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK