HaiBunda

MOM'S LIFE

Kenali Lima Jenis Diet Sesuai Kepribadian, Bunda yang Mana?

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 01 Dec 2019 08:01 WIB
Ilustrasi diet sesuai kepribadian/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda yang sedang diet tentu tahu betapa sulitnya mempertahankan diet yang sehat ketika banyak godaan makanan di depan mata. Ini semua bisa terbantu kalau Bunda tahu seperti apa jenis diet yang sesuai dengan kepribadian Bunda.

Misalnya apakah Bunda tipe yang gampang tergoda makan, pemikir, atau yang suka makan di luar rumah. Dengan mengenali tipe diet diri sendiri, Bunda bisa terbantu mengelola asupan makanan sehingga tetap pada pola makan yang sehat dan seimbang.

Pennie McCoy, ahli diet terakreditasi di CSIRO Total Wellbeing Diet mengatakan pada penelitian tipe diet CSIRO terhadap lebih dari 90 ribu orang Australia ditemukan tipe diet sesuai dengan kepribadian dan ini juga berandil besar.


"Ada lima jenis diet yang berbeda, dan masing-masing memiliki tantangan yang berbeda. Kalau sudah tahu, ini akan membantu mengenali tantangan dan bagaimana solusinya," kata McCoy, mengutip Body and Soul.

1. Pemikir

Pemikir itu, kata McCoy, termasuk perencana yang hebat tetapi cenderung terlalu banyak berpikir dan cemas bakal gagal. Inilah yang sering kali menggagalkan diet mereka.

Pemikir juga mungkin berharap sesuatu yang tidak realistis. Namun, pemikir akan melakukan banyak upaya dan disiplin untuk mencapai tujuan. Pemikir juga tidak suka melakukan kesalahan dan ketika mereka mengacaukan atau tidak mengikuti diet yang ditentukan, pemikir akan menunda-nunda dan meninggalkannya.

"Pemikir sebaiknya menggunakan keahliannya dalam perencanaan, dan menyiapkan atau memilih makanan yang sehat," kata McCoy.

Ilustrasi diet sesuai kepribadian/ Foto: iStock
2. Craver

Tipe Craver paling sulit menolak godaan, terutama cokelat dan permen. Mereka makan tidak perlu menunggu lapar. Karena itulah orang tipe craver suka makan berlebihan.

Hebatnya, kata McCoy, si craver memiliki keinginan untuk sehat dan menjalankan diet ketat. Tapi, ketika menjalankan diet sehat biasanya cuma sebentar. McCoy menyarankan kiat untuk craver yakni mencari alternatif yang lebih sehat. Tukar cokelat dan kue dengan buah-buahan segar yang lezat atau makanan lezat yang sehat.

3. Sosialisator

Sosialisator suka makan di luar bersama keluarga, teman atau kolega, jadi sulit mengatur apa yang mereka makan dan minum saat bersosialisasi. Sosialisator butuh rencana makan yang fleksibel, jadi mereka bebas menikmati kehidupan sosial atau tidak mengikuti diet. Para sosialis sebenarnya sangat hebat dalam memotivasi orang lain, sehingga bisa mendorong orang lain untuk sama-sama makan sehat.

"Kiat untuk sosialisator, tukar segelas minuman bersoda dengan air putih dan air jeruk, atau menolak isi ulang minuman tersebut. Saat makan di luar, cari alternatif sehat yang tinggi protein dan rendah indeks glikemik agar lebih lama kenyang," kata McCoy memberi saran.

4. Foodie

McCoy bilang, tipe foodie menyukai semua jenis makanan. Sampai-sampai mencoba dan mengeksplorasi makanan. Mereka juga menikmati makanan yang dibuat sendiri atau dibeli.

Karena si tipe foodie suka mencoba hal-hal baru, McCoy mengatakan coba konsumsi makanan yang lebih bervariasi. Tapi ingat, kontrol jumlahnya ya.

Ilustrasi diet sesuai kepribadian/ Foto: iStock
5. Freewheeler

McCoy mengatakan freewheeler jarang merencanakan. Tipe ini cenderung spontan, pilih makanan apa saja tanpa khawatir salah.

"Ketika mencoba menurunkan berat badan, freewheeler biasanya cepat bosan atau sulit untuk tetap fokus pada tujuan jangka panjang," kata McCoy.

Kiat untuk freewheeler, kata McCoy, cobalah merencanakan makanan 1 - 2 hari ke depan.
Makan makanan sehat sebelum pergi ke pesta atau acara sehingga tidak merasa terlalu lapar dan bisa menghindari makanan di pesta.

McCoy menegaskan, apapun jenis dietnya, penting untuk diingat jangan menyerah pada tujuan penurunan berat badan kalau belum membuat pilihan terbaik.

Kalau berbicara tentang diet, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang memang diet yang dianjurkan oleh ahli gizi, Bun. Ahli gizi dan olahraga Jansen Ongko, MSc., RD, mengatakan, semakin berwarna makanan yang ada di piring, semakin lengkap juga kandungan gizi yang didapat.

"Buah dan sayur terbagi dalam lima kategori warna, yaitu: merah, ungu atau biru, oranye atau kuning, hijau, dan putih atau cokelat. Setiap warna memiliki kandungan unik bernama phytochemical yang dapat melawan penyakit tertentu," kata Jansen.

Simak fakta diet keto di video ini, Bunda.

Klik juga banner di bawah ini, Bunda, untuk tahu kabar terbaru Rossa, Cathy Sharon, dan Jessica Iskandar.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tidak Bersyukur

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Batas Usia Masuk SD yang Ideal Berapa Tahun? Ini Syarat SPMB 2026 & Saran Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

Leshia Anak Lesti Kejora & Rizky Billar Ultah Pertama, Intip 5 Potret Perayaannya

Parenting Nadhifa Fitrina

Resep Kulit Pastel Renyah Walaupun Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Demi Putra Sulung, Artis China Ini Rela Promil dan Lahirkan Anak Kedua di Usia 57 & 53 Th

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jawaban Luna Maya soal Rencana Punya Momongan di Tahun 2026

Mengenal Craniosynostosis, Kelainan Ubun-ubun Kepala yang Dialami Bayi Cantik Rana Asal Jatim

Pertama Kali Umrah Setelah Mualaf, Marcell Darwin Gugup saat Belajar Pakai Baju Ihram

7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tidak Bersyukur

Batas Usia Masuk SD yang Ideal Berapa Tahun? Ini Syarat SPMB 2026 & Saran Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK