HaiBunda

MOM'S LIFE

Gila! Sutradara India Dukung Pemerkosaan dan Sarankan Wanita Bawa Kondom

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Jumat, 06 Dec 2019 14:21 WIB
Ilustrasi kasus pemerkosaan/ Foto: iStock
Jakarta -

Pernyataan mengejutkan dilontarkan sutradara asal India, Daniel Shravan. Lewat akun Facebook miliknya, Daniel meminta pemerintah India melegalkan pemerkosaan.

"Pemerintah harus mendukung dan melegalkan pemerkosaan tanpa kekerasan," tulis Daniel.

Wajar saja ungkapan Daniel menyulut amarah kaum perempuan. Pasalnya, belum lama ini, seorang dokter hewan menjadi korban pemerkosaan. Priyanka Reddy (27) dikabarkan diperkosa dan dibunuh di Hyderabad, lalu mayatnya dibakar.

Tingkat pemerkosaan di India memang tergolong tinggi, Bunda. Setelah kasus Priyanka mencuat, dilansir New Strait Times, korban pemerkosaan juga ditembak, lalu dibakar dan dibuang di ladang kosong di Bihar, bagian timur India, pada awal pekan.

"Kami menerima jasadnya pada hari Selasa. Sehari setelah ia hilang dari rumahnya di Kota Buxar," ungkap seorang petugas kepolisian setempat.


Mengutip The Sun, pemerintah India mencatat, 18.862 kasus seksual yang menyerang anak-anak terjadi sepanjang 2016, atau lebih dari 50 kasus setiap hari. Jumlah tersebut hampir setengah dari total 40.000 kasus pemerkosaan anak-anak dan orang dewasa. Jumlah itu meningkat dari 25.000 pada 2012.

Ironisnya, sang sutradara justru memberikan komentar yang kontroversial. Bukan memberi empati, Daniel justru mengatakan, gadis-gadis India di atas 18 tahun seharusnya dibekali pengetahuan tentang pemerkosaan.

"Gadis-gadis di atas 18 tahun harus dididik tentang pemerkosaan dan tidak menyangkal hasrat seksual laki-laki," tulisnya.

Bahkan, dia menyarankan gadis-gadis India membawa kondom. "Gadis-gadis India harus sadar akan pendidikan seks dan membawa kondom," tegasnya.

Kata Daniel, kalau hasrat seks laki-laki terpenuhi maka bisa mencegah kekerasan terhadap perempuan. Ia seakan memastikan, pria tidak akan membunuh jika hasrat seksualnya tersalurkan.

"Wanita yang lebih baik harus menerima seks pria," tuturnya.

Tulisan Daniel Shravan di Facebook/ Foto: Courtesy The Sun


Akibat pernyataan tersebut, muncul kampanye untuk memboikot film karya Daniel. Ia langsung menghapus postingan itu. Netizen pun sinis menanggapi pernyataan Daniel yang kontroversial tersebut.

"Sakit mental apa yang dimilikinya? Menjijikkan dan mengganggu. Saya bosan dengan kebencian terhadap wanita dan korban yang disalahkan," kecam seorang netizen.

Komunitas perempuan bernama Narisena pun langsung bertindak. Mereka menemui ibunda Daniel dan menjelaskan pernyataan kontroversial sang anak. Ibunda Daniel pun syok.

"Ibunda Daniel syok dan sedih. Dia mengatakan, komentar Daniel membuatnya malu," begitu pernyataan yang tertulis di Opindia.

Sang ibu kemudian mendesak Daniel untuk meminta maaf kepada semua perempuan, atas pernyataan yang kontroversial tentang pemerkosaan tersebut.



Penasaran dengan bonus yang diberikan Sandra Dewi pada ART? Klik banner di bawah ini ya:


Bunda, simak juga kiat edukasi seks pada anak, dalam video berikut:

(muf/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar

Parenting Natasha Ardiah

Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK