moms-life

Penjelasan Rumah Sakit soal Kematian Mantan Istri Sule, Lina

Annisa Karnesyia Sabtu, 11 Jan 2020 10:48 WIB
Penjelasan Rumah Sakit soal Kematian Mantan Istri Sule, Lina
Jakarta - Pada 9 Januari 2020 lalu, makam dari mantan istri Sule, Lina Jubaedah dibongkar untuk kepentingan autopsi. Lina sendiri meninggal dunia pada Sabtu (4/1/2020).

Ibu dari Rizky Febian itu diketahui meninggal sebelum sampai ke Rumah Sakit Al Islam Bandung, Bun. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Informasi dan Pemasaran RS Al Islam, Guntur Septapati.


"Pasien (datang) sudah meninggal dunia," kata Guntur, dikutip dari detikcom.


Guntur mengatakan jika tak ada tindakan medis yag dilakukan saat Lina datang. Ia juga mengaku tidak tahu penyebab kematian ibu lima anak itu.

"Cuma memastikan meninggal saja. Enggak tahu (Penyebabnya). Soalnya kan sudah meninggal pasien ini. Kan harusnya autopsi tuh sebabnya apa," ujar Guntur.

Menurut Guntur, tindakan visum memang tidak dilakukan karena tidak ada permintaan dari polisi. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Lina langsung dibawa keluarga.

"Visum kan harus permintaan polisi, kan enggak ada permintaan dari polisinya pada hari pertama tuh. Visum itu harus ada permintaan dari polisi pada hari H-nya. Itu tidak ada. Kita hanya menyatakan pasiennya sudah meninggal, ya sudah dibawa sama keluarga," ucapnya.

Lina bersama putrinya semasa hidupLina semasa hidup bersama putrinya/ Foto: Instagram/@putridelinaa

Sebelumnya, Rizky Febian memang membuat laporan ke polisi terkait kematian sang ibu. Salah satu rangkaian yang harus dijalani untuk penyidikan adalah autopsi.

Tim forensik Polda Jabar telah melakukan serangkaian pemeriksaan di laboratorium, di antaranya autopsi luar dalam, dan pemeriksaan toksikologi. Prosesnya pun memakan waktu, Bun.

Kasus kematian Lina yang tak kunjung selesai membuat masyarakat bertanya-tanya kebenarannya. Selama ini, banyak beredar kabar miring yang mengaitkan pihak tertentu, Bun.

Menanggapi hal ini tentunya Bunda harus bijak menyaring informasi ya. Jangan sampai mendapatkan berita palsu.


Bicara tentang hal ini, menurut pengajar psikologi di University of Lincoln di Amerika Serikat, Nathan A Heflick Ph.D., berita palsu hanyalah informasi yang disebarkan oleh sumber yang belum tentu benar. Namun, semuanya kembali lagi ke orangnya masing-masing.

Simak juga cerita istri Indra Bekti, Aldila Jelita tentang kepergian sang buah hati di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



"Hasilnya sebenarnya tergantung dari penafsiran masing-masing, melihatnya sebagai berita nyata atau palsu," kata Heflick, dikutip dari Psychology Today.

Sebelum memeriksa kebenaran berita, sebaiknya dicari tahu sumber dan faktanya dulu. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (ank/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi