sign up SIGN UP search


moms-life

Kado Terakhir untuk Penggemar Sebelum Goo Hara Meninggal Dunia

Annisa Karnesyia Rabu, 15 Jan 2020 09:40 WIB
Belum dua bulan meninggal, label musik Goo Hara memberikan kado spesial yang tak terduga. Kado ini didedikasikan untuk penggemar yang rindu sosok Goo Hara. caption
Jakarta - Label musik Jepang, LOG-IN yang menaungi mendiang idola K-Pop Goo Hara membuat kejutan. Belum genap dua bulan setelah kepergian sang bintang, mereka merilis musik video Goo Hara, Bun.

Lagu terakhir Goo Hara ini disebut-sebut sebagai kado spesial dan persembahan terakhir Goo Hara untuk para penggemar setianya. Pada 12 Januari 2019 lalu, musik video Goo Hara dari lagu yang berjudul Hello dirilis. Lagu ini ada dalam album terakhirnya yang rilis September lalu, Midnight Queen.


Lagu Hello menjadi spesial karena diciptakan mendiang Goo Hara. Mengutip Asia One, menurut label Jepang LOG-IN, Hara menulis lirik balada romantis ini untuk berterima kasih kepada para penggemarnya.


"Video tersebut menampilkan Hara di antara pemandangan malam kota Tokyo yang dia sukai," kata label tersebut.

Lagu ini menjadi sangat menyentuh bagi penggemar karena rilis bertepatan dengan hari ulang tahun Hara. Meski ulang tahunnya dilaporkan jatuh pada 3 Januari, penggemar telah menetapkan ulang tahunnya tanggal 13 Januari.

Tanggal 13 Januari tercantum dalam profil resmi Goo Hara. Hari tersebut dikenal sebagai "Hara Day" selama bertahun-tahun.

Penggemar pun mulai membanjiri media sosial Twitter dengan hastag #HappyHARADay. Banyak di antaranya yang mengaku rindu dengan mantan anggota girl group KARA ini.

"Hari ini tanggal 13, hari yang spesial untuk merayakan ulang tahunmu dengan Kamila, sayangku Hara, kita akan terus merayakan ulang tahunmu. Aku merindukan dan mencintaimu selalu, tidurlah dengan tenang," tulis akun @daily_hara.

Musik Video Hello oleh Goo HaraMusik Video terbaru Goo Hara/ Foto: YouTube

Goo Hara meninggal dunia pada 24 November 2019 lalu. Jenazahnya ditemukan meninggal di rumahnya di kawasan Cheongdam, Korea Selatan.

Hal ini menjadi berita mengejutkan. Sebab, akhir Mei tahun lalu atau tepatnya 6 bulan sebelum meninggal dunia, Goo Hara pernah ditemukan tak sadarkan diri oleh sang manajer di rumahnya. Ia diduga mencoba bunuh diri karena depresi.

Tak lama setelah itu, Goo Hara menyampaikan permintaan maaf karena membuat para penggemar serta kerabatnya khawatir. Ia juga mengaku menyesali perbuatannya.

Percobaan bunuh diri diduga karena mantan pacarnya, Choi Jong Bum mengancam akan merilis video seks mereka. Sebelum putus, keduanya memang sempat bertengkar hebat, Bun.

Kematian Goo Hara menjadi pukulan hebat bagi penggemarnya. Bunda juga ikut kehilangan? Sebagai penggemar, tentu kita boleh mengenang idola yang telah meninggal dunia. Tapi jangan berlarut-larut, Bunda.

Psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi @ Brawijaya Clinic, Alfath Hanifah Megawati, M.Psi., Psikolog, mengatakan jika sebagai penggemar, kehilangan orang yang disukai pasti menjadi momen yang menyedihkan. Bisa juga bercampur dengan kemarahan, Bun.

"Penggemar bisa merasa marah terhadap orang-orang yang mungkin menjadi salah satu penyebab bunuh dirinya sang idola," kata wanita yang akrab disapa Ega ini.


Paling tidak, sebagai penggemar, kita tidak mencontoh dan paham tentang mental health awareness. Nah, terkait bunuh diri, jika Bunda menemukan gejalanya pada orang terdekat segera hubungi lima rumah sakit yang disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:

1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hot line Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam. (ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi