HaiBunda

MOM'S LIFE

Hukum Membaca Alquran Saat sedang Haid Tanpa Menyentuhnya

Arina   |   HaiBunda

Selasa, 19 May 2020 04:30 WIB
Hukum baca Alquran saat sedang haid/ Foto: iStock
Jakarta -

Haid atau menstruasi membuat para Bunda dilarang berpuasa saat Ramadhan. Saat sedang haid, Bunda dilarang salat dan berpuasa karena masih dalam keadaan tidak suci.

Tidak hanya dilarang salat dan berpuasa, Bunda juga tak boleh menyentuh kitab suci Alquran. Berkaitan dengan hal ini, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Dra. Cholifah Syukri, MSi,Hal mengatakan bahwa dalilnya tertuang dalam surat Al-Waqi'ah ayat 77 sampai 80 yang berbunyi sebagai berikut, Bunda:

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيم ٌ فِي كِتَابٍ مَكْنُونٍ ٌ لا يَمَسُّهُ إِلا الْمُطَهَّرُونَ ٌ تَنْزِيلٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ ٌ

Artinya:


"Dan ini sesungguhnya Alquran yang sangat mulia,"(77) "Dalam kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuz),"(87) "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan,"(79) "Diturunkan dari Tuhan seluruh alam,"(80)

Lalu, bagaimana dengan membaca ayat suci Alquran tanpa menyentuhnya? Berdasarkan hadits riwayat Muslim, Cholifah mengatakan bahwa Aisyah pernah bercerita jika Nabi Muhammad SAW selalu menyebut Allah SWT (berzikir, membaca Al Quran) dalam segala keadaan.

Hukum baca Alquran saat sedang haid/ Foto: iStock

Hal ini menunjukkan kalau sebenarnya tidak adanya larangan bagi orang yang sedang berjunub untuk menyebut nama Allah SWT, Bunda. Termasuk keinginan untuk membaca ayat Alquran. Penjelasannya disebut Cholifah tertuang dalam hadits berikut ini:

عن عا ئشة قا لت كان النبى صلى الله علىه وسلم ىذ كر الله على كل احىانه

(روه مسلم )

Artinya:

"Dan Aisyah ra.ia berkata : "Adalah Nabi saw.menyebut nama Allah dalam segala hal," (HR. Muslim, Abu Dawud, dan At Tirmidzy)

Lebih lanjut, Cholifah menegaskan bahwa hukum wanita haid membaca Alquran diperbolehkan, saja asal tidak bermaksud untuk mencari pahala sebagaimana wanita yang tak dalam keadaan berhadats.

Jadi dapat disimpulkan, kalau hukum wanita haid membaca Alquran adalah makruh. Namun apabila diperlukan untuk belajar atau menelaah makna serta tafsirnya yang akan disampaikan sebagai materi mengajar bahkan belajar untuk mengulangi hafalan itu tidak dilarang.

Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Simak juga tips mengajarkan anak agar mau salat dan mengaji dalam video berikut:



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK