sign up SIGN UP search


moms-life

20 Ucapan Hari Raya Idul Fitri untuk Orang Tua Tercinta

Siti Hafadzoh Jumat, 22 May 2020 04:30 WIB
Ilustrasi ucapan hari raya idul fitri caption
Jakarta -

Hari raya Idul Fitri biasanya identik dengan tradisi mudik. Ketika sampai di kampung halaman, tak lupa kita berlutut melakukan tradisi sungkeman untuk meminta maaf kepada orang tua.

Namun, tahun ini kita tidak bisa pulang kampung dulu nih, Bunda. Jadi, beberapa di antara Bunda mungkin hanya bisa meminta maaf kepada orang tua lewat pesan singkat.

Tidak lengkap rasanya kalau lebaran tidak meminta maaf kepada orang tua. Terlalu banyak kesalahan yang pernah kita perbuat kepada orang tua.


Nah, berikut ini HaiBunda rangkum 20 ucapan Hari Raya Idul Fitri untuk orang tua.

1. Tiada yang lebih indah dari kasih sayang orang tua. Meski dosaku segunung, dengan belas kasih kau selalu memaafkannya. Izinkan aku untuk meminta maaf lagi di hari yang suci ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.

2. Jarak yang menghalangi bukan lagi jadi soal untuk saling mengasihi. Meski tak bisa berlutut di hadapan Bunda dan Ayah, lewat pesan ini aku memohon maaf setulus hati. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

3. Di tengah hiruk pikuk Ibu Kota yang masih ramai saat pandemi, aku rindu suasana kampung yang sepi. Aku rindu masakan Ibu di hari raya. Maafkan anakmu tak bisa pulang kali ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin.

4. Suara takbir berkumandang dilengkapi tabuhan bedug yang ramai di hari raya membuatku rindu rumah. Aku ingin pulang, tapi apa daya? Keadaan memaksaku untuk tak dulu pulang. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin, Bunda dan Ayah. Maaf tak bisa pulang.

5. Di perantauan yang jauh ini, untuk sejenak kuterkenang semua masa kecilku bersamamu Ayah Ibu. Di lebaran ini ingin rasanya ku bersimpuh di kakimu untuk memohon ampun atas salah dan dosaku. Namun keadaan tidak memungkinkan. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, mohon maaf lahir batin.

6. Menuju hari-hari terakhir Ramadhan, biasanya sudah terbayang suasana lebaran di kampung. Tapi, tahun ini terpaksa harus ku singkirkan angan itu. Tahun ini aku tak akan pulang, Bu. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin dan maaf tak bisa pulang.

7. Tiada yang lebih menyenangkan dibanding berlebaran dengan Ibu dan Ayah. Di rumah tempat aku dibesarkan. Maaf aku tak pulang. Bukan karena tidak rindu. Tapi, keadaan yang memaksaku. Selamat Hari Raya Idul Fitri dari anakmu di perantauan.

8. Mata sering salah menatap. Mulut sering salah berucap. Hati sering salah berperasangka. Dengan niat yang tulus dan suci, aku ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Ilustrasi LebaranIlustrasi Lebaran/ Foto: Getty Images/Rifka Hayati

9. Tiada kata paling indah bila belum memohon maaf langsung kepada orang yang telah berjasa kepadaku sejak lahir. Ibu ayah maafkan diriku bila banyak dosa kepadamu. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir dan batin.

10. Jika ucapan membuat lara jika tindakan menjadikan luka. Wahai Ayah dan Ibu mohon maaf sebesar-besarnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin.

11. Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk Ibu dan Ayah. Mari kita raih kemenangan dan kembali kepada fitrah. Minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin dari anakmu yang banyak khilaf dan dosa ini.

12. Tak terhitung jumlah ucapan yang menyakitkan hati dari mulut ini. Tak sedikit pula tindakan diri ini yang mengecewakan Ayah dan Ibu. Untuk segala kesalahan yang diperbuat, mohon maaf dari hati terdalam. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

13. Tajamnya lidah ini mungkin membuat luka Ibu dan Ayah. Angkuhnya sikap membuat kalian tersakiti. Buruknya perilaku ini sering membuat sedih dan gelisah. Mohon maaf atas segala kesalahan yang diperbuat. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

14. Dengan setulus hati, diri yang dipenuhi salah dan dosa meminta maaf kepada Bunda dan Ayah. Tiada bisa ku hidup bahagia jika masih berdosa kepada orang tua. Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

15. Tawa saudara-saudari di kampung terbayang olehku yang duduk di ruangan sunyi. Merayakan lebaran sendiri. Mohon maaf, Ibu dan Bapak, anakmu tak bisa pulang tahun ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

16. Aku rindu bicara dengan Bunda dan Ayah dari hati ke hati. Aku ingin memelukmu di hari yang suci ini. Tapi, terpaksa aku tak bisa pulang. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.

17. Jarak dapat memisahkan fisik. Tapi, jarak tidak bisa memisahkan hati dan kasih sayang. Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk Bunda dan Ayah tersayang. Mohon maaf lahir dan batin.

18. Langkah kaki belum bisa menginjak tanah kampung halaman. Maafkan diriku, Ayah dan Bunda yang belum bisa pulang di lebaran tahun ini. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

19. Hatimu sejernih air. Maafmu seluas samudera. Meski banyak kesalahan dan dosaku yang menyakiti hati, Bunda dan Ayah selalu memberi maaf. Untuk ke sekian kalinya, aku meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan diri ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

20. Suara bedug ditabuh seolah memanggilku untuk pulang ke kampung, berlutut di hadapan Bunda dan Ayah. Tapi, tahun ini aku terpaksa di sini, merayakan lebaran sendiri. Semoga lebaran tahun depan kita bisa bertemu lagi. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Lihat juga resep nastar unik isi salted egg di video ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi