MOM'S LIFE
Tips Menanam Jeruk Nipis dalam Pot di Rumah, Tak Perlu Lahan Luas
Asri Ediyati | HaiBunda
Sabtu, 30 May 2020 09:05 WIBTren urban farming sedang naik karena disebut sebagai salah satu aktivitas produktif yang baik dilakukan. Apalagi jika hasil panennya baik dan bisa dijadikan bisnis, terdengar menggiurkan ya?
Salah satu tanaman yang bisa Bunda tanam di rumah adalah jeruk nipis. Buah yang satu ini jadi sangat populer, dengan manfaatnya yang merangkap sebagai bumbu dapur sekaligus obat tradisional.
Sulit enggak sih menanam jeruk nipis sendiri? Dilansir laman resmi Cybex Kementan RI, pada dasarnya, budidaya jeruk nipis bisa dilakukan menggunakan dua metode, yakni metode vegetatif dan metode generatif. Metode vegetatif umumnya dilakukan dengan cara stek atau cangkok batang dan metode generatif dengan menggunakan biji.
Dalam hal ini, akan dibahas secara khusus cara mengembangbiakkan jeruk nipis dengan metode generatif, Bunda. Metode ini cukup mudah, karena bisa dilakukan dengan media tanam berupa pot atau polibag saja. Tidak perlu menggunakan lahan yang terlalu luas. Panduan menanam jeruk nipis dalam pot secara generatif adalah sebagai berikut:
Alat dan bahan:
Buah jeruk nipis matang
Pot dengan kedalaman minimal 30 cm
Tanah kebun
Pupuk kompos
Pupuk kandang
Pecahan genteng
Lilin
Gunting
Pisau
Langkah-langkah:
Penyiapan media tanam dan bibit
1. Belah buah jeruk nipis jadi dua atau empat bagian. Ketika pembelahan harus berhati-hati agar biji jeruk nipis tidak tergores pisau atau bahkan ikut terbelah.
2. Ambil biji jeruk nipis tersebut dan simpan di tempat yang sejuk dan kering. Diamkan selama kurang lebih 3 - 4 hari hingga benar-benar kering dan lapisan lender di permukaan biji menghilang.
3. Bunda bisa menyesuaikan jumlah biji yang akan ditanam dengan jumlah pot yang akan digunakan. Untuk satu pot dengan kedalaman 30 cm, kurang lebih jumlah biji jeruk nipis yang ditanam adalah 3 buah.
4. Selagi menunggu proses pengeringan biji jeruk nipis, Bunda bisa menyiapkan media tanam terlebih dahulu yaitu campuran tanah dengan pupuk kompos. Campurkan kedua media tersebut dengan perbandingan 3 : 1 (3 tanah : 1 pupuk kompos), sambil dicangkul-cangkul agar tanah tidak membentuk bongkahan dan jadi lebih gembur.
5. Setelah media tanam siap, letakkan media tanam tersebut ke dalam pot yang kedalamannya sekitar 30 cm. Tapi, pengisiannya jangan dibuat penuh, melainkan hanya diisi setengahnya saja, Bunda.
6. Jangan lupa untuk meletakkan alas berupa pecahan genteng agar media tanam tidak mudah hanyut saat proses penyiraman.
7. Letakkan pupuk kandang di atas media tanam tersebut dengan ketebalan sekitar 3 - 5 cm. Biarkan pupuk kandang tersebut tetap berada terpisah di atas media tanam, dan jangan dicampur.
Dalam hal penggunaan pupuk, ada baiknya jika Bunda menggunakan pupuk kompos maupun pupuk kandang alami, bukan pupuk buatan. Hal ini karena jeruk nipis akan Bunda konsumsi sendiri di rumah bersama anggota keluarga lainnya. Jadi sebaiknya lebih dijaga dari bahan-bahan kimia yang sifatnya berbahaya.
8. Selanjutnya, masukkan kembali media tanam berupa campuran tanah dan kompos di atas pupuk kandang. Biarkan saja ketiga lapisan tersebut tetap terpisah, tidak perlu diaduk dan dipadatkan. Sebaiknya tekstur tanah tetap dibiarkan gembur.
Penyemaian bibit
1. Setelah 3 hari proses pengeringan biji berlalu, Bunda bisa mulai melakukan penyemaian biji jeruk nipis.
2. Buatlah 3 lubang dengan kedalaman sekitar 3 - 5 cm menggunakan tongkat kayu atau menggunakan jari tangan. Masukkan biji jeruk nipis ke dalam lubang tersebut. Satu lubang sebaiknya diisi satu biji jeruk nipis saja.
Lalu, sebaiknya dalam satu pot dibuat tiga lubang saja. Jadi dalam satu pot maksimal ada tiga biji yang ditanam. Hal ini dilakukan agar saat dewasa nanti, tanaman-tanaman jeruk nipis tersebut bisa tumbuh dengan baik dan tidak berebut nutrisi karena lahan yang terlalu sempit.
3. Selama proses penyemaian berlangsung, sebaiknya pot diletakkan di tempat yang cukup terkena paparan cahaya matahari, namun terlindung dari air hujan. Seperti misalnya di teras rumah atau di dekat jendela.
Penanaman dan perawatan
1. Setelah bibit jeruk nipis yang disemai berusia 5 bulan dan memiliki ketinggian tanaman sekitar 20 - 25 cm, maka pot dapat dipindahkan ke tempat yang lebih terbuka dan terkena cahaya matahari langsung.
2. Perawatan tanaman jeruk nipis ini dilakukan dengan menyiraminya minimal satu kali sehari, tergantung kondisi tanah dalam pot. Jika dengan melakukan penyiraman satu kali sehari sudah membuat tanah dalam pot cukup lembap, jangan lakukan penyiraman lebih dari satu kali sehari. Terlalu banyak penyiraman justru akan membuat tanah dan tanaman jeruk nipis lebih cepat busuk.
3. Perawatan yang lain bisa juga dilakukan dengan pemangkasan secara rutin, terutama jika ada ranting yang terkena hama atau penyakit. Setelah dipangkas atau dipotong, bekas pemotongan pada cabang ranting ditutup dengan cairan lilin agar mencegah masuknya penyakit.
4. Lakukan perawatan tersebut secara rutin jika menginginkan hasil panen jeruk nipis yang berbuah lebat dan sehat.
Panen
Kurang lebih diperlukan waktu selama 8 bulan untuk merawat tanaman jeruk nipis hingga matang dan telah siap dipanen. Jeruk nipis yang ditanam di dalam pot atau polibag akan berbuah seperti jeruk nipis yang ditanam di tanah secara langsung.
Saat buah jeruk nipis sudah banyak dan matang, bisa dilakukan pemetikan sendiri dan memanfaatkannya langsung untuk bumbu masakan, dijadikan obat, atau diracik jadi ramuan kecantikan.
Simak juga cara mudah menanam tanaman hidroponik:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tips Menanam Bunga Krisan agar Tumbuh Cantik
5 Tips Mudah Menanam Hidroponik untuk Pemula di Pekarangan Rumah
7 Tips Menanam Kentang di Polibag, Pas di Lahan Terbatas
Tips Menanam Oyong dalam Pot di Rumah, 45 Hari Sudah Panen Lho
TERPOPULER
Potret Cantik Chloe, Putri Melanie Ricardo, Siap Ikut Pemilihan Gadis Sampul
Alasan Generasi Milenial Enggan Datang ke Reuni SMA, Ternyata Bukan Sekadar Sibuk
BMKG Peringatkan Cuaca di Jabodetabek, Cek Detailnya
30 Contoh Soal Bahasa Jawa dan Kunci Jawabannya untuk Pelajaran Sekolah
Kisah Bunda Ungkap Kehilangan Satu Ginjal Usai Operasi Caesar, Begini Klaim Keluarga
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Cantik Chloe, Putri Melanie Ricardo, Siap Ikut Pemilihan Gadis Sampul
30 Contoh Soal Bahasa Jawa dan Kunci Jawabannya untuk Pelajaran Sekolah
BMKG Peringatkan Cuaca di Jabodetabek, Cek Detailnya
Bahaya Fatal! 3 Fakta Ikan Asin Disemprot Pembasmi Serangga, Ini Imbauan BPOM
Alasan Generasi Milenial Enggan Datang ke Reuni SMA, Ternyata Bukan Sekadar Sibuk
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Laptop HP 14 Core Ultra 5, Apakah Cocok untuk Kerja dan Kuliah?
-
Beautynesia
Marc Jacobs Hadirkan Serial "The Swap" yang Dibintangi Rowan Blanchard dan Jemima Kirke
-
Female Daily
L’Oréal Indonesia Perkuat Pendidikan Kecantikan lewat Hairducation dan Beauty for a Better Life
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Film The Hitman's Wife's Bodyguard di Bioskop Trans TV
-
Mommies Daily
Film Laut Bercerita: Makna Sejarah dan Pelajaran untuk Orang Tua