HaiBunda

MOM'S LIFE

Berbagai Alasan untuk Pisah dari Pasangan, Nomor 14 Mengejutkan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 18 Jun 2020 13:25 WIB
Ilustrasi Suami dan Istri/ Foto: iStock
Jakarta -

Perceraian adalah jalan terakhir yang diambil pasangan suami istri dalam mengakhiri hubungan. Tentunya tak mudah mengambil keputusan ini ya, Bunda.

Meski begitu, kebahagiaan adalah prioritas utama kita untuk hidup. Psikiater anak dan remaja Mark Banschick, M.D., mengatakan bahwa pria dan wanita pantas mendapatkan kebahagiaan. Perceraian menjadi pilihan jika seseorang merasa tidak bahagia dalam pernikahan.

"Tidak ada salahnya melihat contoh dari pasangan-pasangan berhasil jika pernikahan tidak berjalan baik," kata Gore, dikutip dari Psychology Today.


Kalau kata penulis buku Dear John I Love Jane, Candace Walsh, jika tetap memikirkan pernikahan dan perceraian, kita bisa tidak bahagia. Lebih baik membiarkannya dan melanjutkan hidup dengan optimistis.

"Carilah pengalaman baru dan pastikan untuk memprioritaskan diri sendiri dengan terapi, olahraga, atau bertemu dan berbagi cerita dengan orang-orang yang merasakan hal serupa," ujar Walsh.

Ilustrasi Suami dan Istri/ Foto: iStock

Pada suatu titik, mungkin Bunda bingung memutuskan untuk berpisah dari pasangan. Mengutip laman PS I Love You, perceraian memang keputusan pribadi.

Namun, ada beberapa alasan untuk mempertimbangkan pisah dari pasangan dan mengakhiri pernikahan, Bunda. Berikut 14 alasan tersebut:

1. Jika memiliki pasangan yang kasar, baik secara fisik atau emosional.

2. Jika memiliki pasangan yang tidak menghormati Bunda.

3. Jika memiliki pasangan yang mempermalukan tubuh kita.

4. Jika hanya salah satu yang berusaha berjuang untuk mempertahankan hubungan pernikahan.

5. Jika memiliki masalah dan pasangan menolak bertemu, atau berpartisipasi dalam konseling untuk menyelesaikannya.

6. Jika pasangan kecanduan obat terlarang, termasuk narkoba, alkohol, seks, dan berjudi. Tapi, pasangan tak mau mengubah perilaku ini.

7. Jika pasangan tidak setia dan jujur, termasuk soal keuangan tanpa niat untuk mengubah perilaku itu.

8. Jika Bunda tidak bisa sharing tentang pemikiran dan nilai dasar kehidupan dengan pasangan.

9. Jika Bunda menikah hanya demi kepentingan anak-anak.

10. Jika Bunda menikah tapi belum move on dari hubungan sebelumnya.

11. Jika Bunda menikah karena takut dengan berbagai kemungkinan atau akibatnya.

12. Jika Bunda menikah karena khawatir dan takut dengan penilaian orang lain.

13. Jika Bunda menikah hanya karena janji dan sumpah pernikahan.

14. Jika Bunda menikah karena tak bisa hidup tanpa suami.

Simak juga kiat harmonis keluarga Oka Antara, di video berikut:

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Taman Nasional Komodo Dinobatkan Jadi Tempat Terindah Ke-2 di Dunia, Peringkat Pertama Curi Perhatian

Mom's Life Natasha Ardiah

Annisa Pohan Melahirkan Bayi Laki-laki, AHY: Ikhtiar yang Luar Biasa

Kehamilan Annisa Karnesyia

11 Kalimat yang Pantang Diucapkan Orang Kaya

Mom's Life Amira Salsabila

Benarkah Autisme Anak Perempuan Sering Baru Terungkap saat Remaja?

Parenting Nadhifa Fitrina

6 Ramuan Rebusan 2 Bahan untuk Menyembuhkan Sakit Lutut

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Tsania Marwa Ucap Terima Kasih Dipertemukan dengan Anak, Mantan Suami Beri Respons Mengejutkan

Hari Peduli Autisme Sedunia 2 April: Sejarah, Tema, dan Cara Merayakannya

Taman Nasional Komodo Dinobatkan Jadi Tempat Terindah Ke-2 di Dunia, Peringkat Pertama Curi Perhatian

Kisah Ibu Hamil Merasa Kaget, Baru Tahu Hamil Kembar Tiga saat Cek Detak Jantung Janin

Benarkah Autisme Anak Perempuan Sering Baru Terungkap saat Remaja?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK