HaiBunda

MOM'S LIFE

Bunda Perlu Tahu, 3 Golongan yang Tak Disarankan Dokter untuk Bersepeda

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Jul 2020 12:46 WIB
Bunda Perlu Tahu, 3 Golongan yang Tak Disarankan Dokter untuk Bersepeda/ Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta -

Bersepeda memang terlihat fun, tapi untuk sebagian orang justru membahayakan kesehatan dirinya jika bersepeda. Kok bisa seperti itu?

Menurut dr.Michael Triangto, Sp.KO., olahraga bersepeda itu tidak untuk semua orang. Ia menyebutkan ada tiga golongan orang yang tidak disarankan untuk bersepeda.

Apa saja? Berikut tiga golongan yang tidak disarankan dokter untuk bersepeda:


1. Orang yang obesitas

Mungkin banyak yang berpikiran bahwa bersepeda juga membantu menurunkan berat badan. Menurut Michael, jika memang berniat menurunkan berat badan, maka bersepeda bukan pilihan yang tepat. Apalagi untuk orang yang obesitas.

"Contohya adalah orang yang obesitas, bilamana (sepeda) dipakai secara berlebihan artinya waktunya terlalu panjang, akan membuat keluhan pada daerah bokong," kata Michael kepada HaiBunda.

Jadi, urusannya kalau ingin menurunkan berat badan, kita membutuhkan waktu yang cukup panjang. Tidak cukup bersepeda saja.

llustrasi orang naik sepeda/ Foto: Thinkstock

2. Ibu hamil

Selain orang yang kelebihan berat badan, dr.Michael Triangto menyebutkan bahwa ibu hamil juga termasuk golongan yang berisiko untuk bersepeda.

"Jadi jangan ikut-ikutan ibu hamil pun dibelikan sepeda, karena Bapaknya enggak mau dimarahin, ibunya pun lagi hamil dibelikan sepeda. Ya enggak pada tempatnya," kata Michael.

Mengapa? Karena wanita hamil punya kecenderungan untuk mengalami cedera, Bunda. Yang pertama adalah hamil mempengaruhi keseimbangan pada tubuhnya. Yang kedua, jaringan ikat pada tubuhnya tadi menjadi longgar karena untuk persiapan proses melahirkan.

3. Lansia

Selanjutnya orang yang tidak cocok naik sepeda adalah lansia. Menurut Michael, lansia cenderung memiliki gangguan keseimbangan tubuhnya.

"Berikutnya adalah dia punya kekurangan di masalah indranya. Indra penglihatan, indra pendengaran sehingga memungkinkan untuk mengalami kecelakaan," ujarnya.

Selain itu, lansia umumnya, mempunyai masalah dengan osteoporosis atau tulang keropos. Jadi apabila jatuh berisiko patah tulang.

Simak juga video tentang manfaat naik sepeda bagi anak:



(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Parenting Asri Ediyati

5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua

Parenting Ratih Wulan Pinandu

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Intip Nasib Terkini Neverland, 11 Tahun Setelah Michael Jackson Meninggal

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK