sign up SIGN UP search


moms-life

7 Cara Mengenali Kesehatan Berdasarkan Aroma pada Miss V, Bunda Perlu Tahu

Mutiara Ananda Rabu, 29 Jul 2020 13:52 WIB
Young woman in yellow short dress standing with her hands between legs, needs a restroom, isolated for white background. Women's health, gynecology. caption
Jakarta -

Melalui berbagai iklan, miss v yang sehat biasanya digambarkan dengan bunga-bunga dan sinar matahari, di mana ini mengisyaratkan bahwa miss v yang sehat adalah yang beraroma segar dan harum. Ternyata tidak selalu begitu lho, Bunda.

Aroma beragam yang keluar pada vagina adalah hal normal, mengingat letaknya yang dekat dengan pangkal paha yang penuh dengan kumpulan kelenjar keringat. Selain itu, aroma beragam juga merupakan hasil dari siklus menstruasi dan kebersihan miss v sendiri nih, Bunda.

Dilansir laman Healthline, dr.Mary Jane Minkin menjelaskan cara mengenali kesehatan berdasarkan aroma pada miss v berikut ini.


1. Aroma fermentasi

Beberapa orang membandingkan vagina yang beraroma tajam layaknya makanan fermentasi, seperti yoghurt, roti, dan bir asam.

Jika aroma miss v Bunda seperti ini, jangan panik ya. Hal ini sangat umum karena disebabkan oleh bakteri Lactobacilli yang melindungi vagina dari bakteri jahat.

2. Aroma logam

Banyak orang yang menganggap bahwa miss v mereka beraroma seperti logam dan tembaga lho, Bunda. Ini adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan.

Biasanya, miss v yang beraroma seperti logam adalah aroma dari darah menstruasi. Selama menstruasi, darah dan jaringan terlepas dari lapisan rahim dan berjalan melalui vagina. 

Selain menstruasi, seks biasanya juga akan mengalami pendarahan ringan. Hal ini karena vagina kering selama berhubungan seks dan menyebabkan goresan. Untuk mencegahnya, gunakan pelumas ya, Bunda.

3. Aroma manis seperti gula

Manis yang dimaksud adalah manis yang kuat dan harum ya, Bunda. Bukan seperti bunga, permen, atau kue. Alasan miss v beraroma manis adalah karena ekosistem bakteri terus berubah dan terkadang memang beraroma manis.

ilustrasi gula (shutterstock)Ilustrasi gula/ Foto: Shutterstock

4. Aroma bahan kimia 

Aroma bahan kimia ini biasanya mirip dengan pemutih saat membersihkan kamar mandi. Terkadang, aroma seperti ini perlu diperiksakan ke dokter.

Alasannya beragam, bisa karena urine yang menumpuk di pakaian dalam, atau kondisi vaginosis bakteri. Vaginosis bakteri lebih mengarahkan aroma miss v pada kategori amis karena terinfeksi.

Gejala vaginosis bakteri dapat berupa bau busuk atau amis, kerak tipis warna abu-abu, putih, atau hijau, gatal, dan rasa terbakar saat buang air kecil.

5. Aroma herbal

Terkadang, aroma tubuh dengan miss v bisa sangat mirip lho, Bunda. Alasannya adalah karena tubuh mengandung dua jenis kelenjar keringat yakni apokrin dan ekrin.

Kelenjar ekrin menghasilkan keringat untuk mendinginkan tubuh, sedangkan apokrin merespon emosi. Apokrin terdapat di ketiak dan pangkal paha. 

Ketika Bunda merasa stres, apokrin akan menghasilkan cairan seperti susu yang tidak berbau. Tapi, kalau menyentuh banyak bakteri pada vulva, itu akan menghasilkan aroma yang menyengat.

6. Aroma amis

Aroma vagina yang amis atau seperti ikan mati tergolong tidak normal lho, Bunda. Alasannya adalah vaginosis bakteri yang tumbuh berlebih dalam vagina. 

Lebih parah, aroma ini bisa penyebab dari infeksi menular seksual trikomoniasis. Infeksi ini akan menyebabkan bau amis yang menyengat.

7. Bau organisme busuk

Jika miss v Bunda memiliki aroma seperti organisme busuk, ini bukan salah vagina Bunda, melainkan sesuatu yang ada di dalamnya.

Misalnya tampon yang dibiarkan selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu dalam vagina. Hal ini ternyata terjadi pada banyak orang lho, Bunda.

Simak juga video tips aman ngantor saat new normal:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi