sign up SIGN UP search


moms-life

Bisnis Bunga Omzet Bisa Rp90 Juta, Kendalanya Layu Akibat Corona

Siti Hafadzoh Jumat, 31 Jul 2020 12:50 WIB
Bouquet of flowers on the table isolated nobody Bisnis Bunga Omzet Bisa Rp90 Juta, Kendalanya Layu Akibat Corona/ Foto: iStock
Jakarta -

Akibat pandemi Corona, ada banyak pengusaha yang terkena dampaknya, mulai dari usaha kecil-kecilan hingga perusahaan besar. Salah satu usaha yang terkena dampak pandemi Corona adalah toko bunga.

Toko bunga bernama Naufal Florist di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, adalah salah satunya. Pemilik toko Naufal Florist mengaku, biasanya ia bisa mendapatkan omzet Rp3 juta per hari.

Namun, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di wilayah Tangerang beberapa waktu lalu, omzetnya menurun drastis. Dalam satu hari, ia hanya mendapatkan omzet ratusan ribu rupiah.


"Ya, kemarin itu ruginya sudah benar-benar deh. Bunga kan harus diambil. Bunga tumbuh terus. Dari petani juga banyak yang rugi juga sih. Enggak di florist saja," ujar Naufal kepada HaiBunda belum lama ini.

Seperti Bunda tahu, bunga potong tentu tidak bisa tahan lama. Paling lama hanya seminggu bunga-bunga ini bisa terlihat segar. Kalau sudah layu, bunga terpaksa harus dibuang.

Naufal menjelaskan, omzetnya menurun drastis karena tidak ada pesanan bunga papan, Bunda. Karena meluasnya penyebaran COVID-19, tidak ada orang yang mengadakan resepsi pernikahan. Bahkan, pesanan karangan bunga untuk kematian pun tidak ada.

"Kemarin lagi pandemi Corona, enggak ada yang di rumah duka juga. Yang meninggal itu paling sehari langsung dimakamin," kata Naufal.

Tidak hanya bunga papan yang sepi pelanggan. Tokonya yang terletak di kawasan Wisata Kuliner Pasar Lama pun sepi pengunjung.

"Awal-awal PSBB. Orang enggak ada yang keluar, enggak ada yang belanja kembang," ujarnya.

Tapi, sekarang Naufal mengaku omzetnya sudah kembali naik, Bunda. Ia sudah menerima pesanan bunga dan tokonya pun mulai dikunjungi pembeli.

Bunda simak juga yuk, 5 tanaman hias termahal di dunia yang harganya sampai Rp72 miliar, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(sih/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi