sign up SIGN UP search


moms-life

Tetap Waspada COVID-19, Yuk Bun Disiplin Ikuti Protokol Kesehatan

Nurcholis Ma Jumat, 13 Nov 2020 16:45 WIB
Mom and daughter wear mask to protect themselves from virus infection caption
Jakarta -

Masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini sedang mengalami fenomena second wave atau gelombang ke-2 pandemi COVID-19. Second wave atau lonjakan kedua adalah tren kenaikan kasus yang kembali memuncak setelah mengalami kurva penambahan kasus yang melandai.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat Indonesia untuk waspada. Salah satunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Bahwa lonjakan kasus, merefleksikan kenaikan kasus aktif atau orang yang sakit, baik yang tengah menjalani isolasi atau dirawat akibat COVID-19," jelasnya dikutip dari covid19.go.id, Jumat (13/11/2020).


Wiku kembali mengingatkan bahwa menurut World Health Organization (WHO), gejala COVID-19 akan muncul atau dapat dirasakan setelah 5 atau 6 hari dari terpapar virus COVID-19. Bisa juga paling lama dapat dirasakan setelah 14 hari, bahkan terkadang tidak tampak sakit.

Pada umumnya, ada dua istilah untuk membedakan pasien COVID-19. Pertama, asimtomatik yang berarti dapat menularkan tanpa menunjukkan gejala apapun dan kedua, presimptomatik yang berarti orang yang masih dalam tahap pengembangan gejala atau berada dalam masa inkubasi.

Wiku merujuk pada tiga penelitian, yaitu dari Kronbichler et al pada 506 pasien dari 36 studi (2020), He et al pada 50 pasien dari 114 studi (2020), dan Yu et al pada 79 pasien dari 3 Rumah Sakit di Wuhan China tahun 2020. Ketiga penelitian itu menyatakan bahwa kebanyakan penderita COVID-19 yang tidak bergejala adalah populasi berusia muda dan berpotensi menularkan orang-orang sekitarnya.

"Hal ini fenomenanya juga terjadi di Indonesia. Berdasarkan hasil riset itu, apabila seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka terbebas atau tidak berada dalam kondisi sakit," tambah Wiku.

Oleh karenanya ia meminta masyarakat untuk terus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan. Sebab efektivitas penekanan risiko penularan akan lebih maksimal dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Saya imbau masyarakat jangan lengah, karena pandemi masih berlangsung. Dan saya apresiasi seluruh elemen, baik tenaga kesehatan, komunitas, pemerintah dan masyarakat karena kerja samanya bisa bertahan di masa pandemi COVID-19 sampai sekarang," ujarnya.

Bunda, simak juga yuk cara tetap produktif dan menghasilkan uang selama pandemi. Klik video di bawah ya:

[Gambas:Video Haibunda]



(mul/ega)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi