MOM'S LIFE
Ingatkan Suami Bun, soal Risiko Perokok Tertular COVID-19
Nurcholis Ma | HaiBunda
Jumat, 13 Nov 2020 20:19 WIBJika suami Bunda atau ada anggota keluarga yang masih merokok saat ini, lebih baik diingatkan berhenti di masa pandemi ini. Sebab perokok ternyata punya kerentanan lebih terhadap COVID-19.
Menurut dokter spesialis jantung, dr. Vito Anggarino Damay, dalam kesehariannya perokok lebih sering melepas masker di tempat-tempat ramai untuk mengisap rokok. Saat mereka melepas masker, kemungkinan terpapar virus Corona dari lingkungan akan meningkat. Selain itu, ada kemungkinan mereka terpapar virus yang menempel di tangan.
Menurut penjelasan dr. Vito, COVID-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru. Kebiasaan merokok diketahui dapat merusak fungsi paru-paru dan menurunkan kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, saat perokok terinfeksi COVID-19, mereka lebih susah memerangi virus ini.
Selanjutnya, dr. Vito memaparkan bahwa bukti-bukti yang ada saat ini menunjukkan perokok memiliki tingkat kematian dan keparahan yang lebih tinggi dibanding pasien COVID-19 yang bukan perokok. Selain itu, bahaya dari rokok tidak hanya mengintai perokok aktif, tapi juga orang-orang di sekitar yang menjadi perokok pasif. Asap rokok berpotensi menurunkan kekebalan tubuh sehingga rentan terpapar penyakit.
"Yang paling kasihan perokok pasif. Karena mereka ini adalah bukan penikmat rokok tapi terkena imbas dari asapnya yang terhirup secara tidak langsung," ungkap dr Vito, dikutip dari covid19.go.id, Jumat (13/11/2020).
"Walaupun memang yang paling berat adalah perokok itu sendiri, karena pada asapnya itu ada sel-sel radang yang menyebabkan kemampuan pertahanan tubuh kita berkurang. Sehingga saat terinfeksi virus dan penyakit-penyakit lain, lebih gampang terserang," imbuhnya.
Simak juga yuk cara menjaga kesehatan orang tua di rumah di masa pandemi , klik video di bawah:
Untuk menghindari risiko COVID-19, perokok diimbau menerapkan gaya hidup sehat dengan berhenti merokok dan rutin beraktivitas fisik. Hal itu juga berlaku bagi orang-orang yang memiliki penyakit komorbid, seperti penyakit jantung dan paru-paru.
"Perlu untuk memperhatikan risiko penyakit jantung, risiko penyakit pembuluh darah lainnya, bahkan risiko penyakit paru-paru selain COVID-19, sehingga orang yang masih merokok dan kurang aktivitas fisik, harus mengubah gaya hidup mereka agar lebih sehat," ucapnya.
"Jadi di masa depan, kalau kita memperhatikan COVID-19 saja, tanpa memperhatikan penyakit lainnya, bisa saja menjadi pandemi yang baru," imbuh dr. Vito.
Ia menambahkan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, tidak memerlukan vaksin khusus untuk melawannya. Penerapan pola hidup sehat dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner atau serangan jantung hingga 80%.
"Kuncinya kita harus tetap bergerak, karena saat kita bergerak imunitas bisa meningkat. Imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh, yang lebih bagus saat sirkulasi kita lancar," ucapnya.
"Sirkulasi kita lancar tercipta saat kita bergerak dan aktivitas pompa jantung kita lebih baik. Jadi pada akhirnya kita bisa menjaga tubuh kita secara keseluruhan untuk kuat menghadapi penyakit dan risiko penyakit jantung sekaligus," lanjut dr. Vito.
Nah, Bunda bisa mengajak suami yang perokok tetap bisa melakukan aktivitas fisik saat bekerja dari rumah, dengan melakukan gerakan berdiri dan berjalan-jalan selama 30 menit setelah duduk berjam-jam di depan layar komputer. Olahraga bersama dengan keluarga sambil tetap menjaga jarak aman di rumah juga dapat menciptakan kebersamaan yang berkualitas dan membantu menurunkan stres.
(mul/ega)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ayah Perokok Lebih Berisiko Tertular COVID-19, Bantu Lepas Kecanduannya Yuk
Bunda Jangan Lengah, COVID-19 Bukan Prank!
Wajib Tahu Bun, 3M dan 3T Sama Pentingnya Putus Penularan COVID-19
Cegah Virus COVID-19 Masuk, Ini 5 Bagian Rumah yang Harus Rutin Dibersihkan
TERPOPULER
50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang
Ucapan Hangat Sheila Dara di Hari Ultah Vidi Aldiano, Bagikan Potret Bareng Almarhum Semasa Hidup
10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi
Kasus Naik, Kenali Gejala Meningitis B pada Anak yang Sering Disangka Flu Biasa
Berapa Lama Bisa Mencoba Hamil Lagi setelah Keguguran? Ini Kata Pakar
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun
50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang
10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi
Berapa Lama Bisa Mencoba Hamil Lagi setelah Keguguran? Ini Kata Pakar
Kasus Naik, Kenali Gejala Meningitis B pada Anak yang Sering Disangka Flu Biasa
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Tak Mau Banyak Uang tapi Kehilangan Waktu, Anji Kurangi Manggung demi Anak
-
Beautynesia
5 Cara Mengenali Orang Cerdas dari Perilakunya Sehari-hari Menurut Ilmu Psikologi
-
Female Daily
Lagi Sering Bloated? Chia Seeds Bisa Jadi Comfort Food Versi Sehatmu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Video: Mix and Match Butter Yellow Outfit ala Mikaila Patritz
-
Mommies Daily
Cornelio Mahatma Utomo: Dari Game Ponsel Berujung Jadi Music Director