HaiBunda

MOM'S LIFE

Orgasme saat Bercinta bagi Ibu Hamil, Berbahaya atau Tidak?

Kinan   |   HaiBunda

Sabtu, 16 Jan 2021 22:25 WIB
Pasutri/Foto: iStock

Jakarta - Orgasme merupakan kondisi yang diidam-idamkan pasutri saat bercinta. Namun sering kali kondisi ini dianggap berbahaya jika dialami oleh ibu hamil. Tak heran jika justru banyak ibu hamil memilih untuk menghindarinya.

Kontraksi dini dan persalinan prematur menjadi salah satu risiko yang dipercaya bisa dialami oleh ibu hamil. Jadi, sebenarnya amankah ibu hamil orgasme saat berhubungan seks?

Menurut dokter spesialis kandungan Ashley S. Roman, MD, orgasme sebenarnya sah-sah saja bagi ibu hamil. Bahkan orgasme pada ibu hamil bisa memberikan banyak manfaat sehat. Demikian dikutip dari The Bump.


"Jika wanita hamil berhubungan seks dan orgasme, setelah itu mungkin perutnya terasa kencang. Ini karena orgasme memang dapat memicu kontraksi kecil. Tapi ini tak perlu dikhawatirkan berlebihan," ungkap Roman.

Ia menegaskan, orgasme saat hamil tidak akan membahayakan ibu maupun janin di dalam kandungannya.

Namun demikian, hal ini tetap perlu diperhatikan terutama jika kehamilan Bunda disertai dengan kondisi lain. Maka ada baiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter.

"Misalnya ada riwayat plasenta previa, vasa previa, atau ada gangguan pada rahim, orgasme sebaiknya dihindari karena berisiko memicu terjadinya persalinan prematur," pesan Roman.

Dikutip dari Very Well Family, saat hamil orgasme justru sebenarnya bisa lebih mudah didapatkan, lho. Ini karena adanya peningkatan aliran darah ke area panggul.

Jika tidak ada masalah medis, orgasme saat hamil sebenarnya justru bisa memberikan manfaat. Misalnya memberikan sensasi rileks, melancarkan aliran darah, serta menambah bonding dengan suami.

Dilansir Healthline, orgasme pada umumnya lebih mudah didapatkan oleh ibu hamil saat memasuki trimester kedua. Pada waktu ini, keluhan morning sickness sudah berkurang dan baby bump belum terlalu besar.

Tapi bukan berarti aktivitas seks saat hamil tak perlu diperhatikan ya, Bunda. Jika setelah melakukan hubungan intim atau orgasme muncul keluhan seperti kram perut, segera cek ke dokter kandungan.

Nantinya, dokter akan memeriksa apakah ada pengaruh atau masalah yang benar dialami karena orgasme. Intinya, selama dilakukan dengan hati-hati, orgasme tidak melulu berbahaya bagi ibu hamil.

Simak juga video makanan yang perlu dihindari agar durasi seks lebih lama:

Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari



(kuy/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK