HaiBunda

MOM'S LIFE

Oops, Ini Dia 7 Kesalahan Memasak Dada Ayam

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Selasa, 09 Mar 2021 15:04 WIB
Ilustrasi dada ayam/ Foto: Getty Images/iStockphoto/gkrphoto
Jakarta -

Daging ayam adalah salah satu bahan yang paling mudah dibuat ya, Bunda. Namun, Bunda terkadang mengalami kesulitan dalam memasaknya, sehingga daging ayam jadi kering dan kurang nikmat disantap.

Salah satu bagian yang harus disertai dengan ketelitian ekstra dalam mengolahnya adalah bagian dada ayam, Bunda. Biasanya dada ayam terasa keras karena Bunda terlalu lama memasaknya.

Untuk menghindari daging yang kurang matang, biasanya Bunda memasak dada ayam jauh lebih lama daripada yang seharusnya. Namun, ini bukan satu-satunya kesalahan yang pernah Bunda lakukan selama memasak ayam.


Dilansir laman The Spruce Eats, berikut ini adalah 7 kesalahan yang sebagian Bunda lakukan saat memasak dada ayam.

1. Memasak ayam utuh

Dada ayam memang sangat besar, Bunda. Jika Bunda membeli dada ayam yang polos tanpa tulang dan kulit, tidak jarang potongannya mencapai berat 12 ons atau sekitar 340 gram.

Mencoba memasaknya sekaligus adalah hal yang sulit, Bunda. Jika dipaksakan, bagian tengahnya mungkin matang namun bagian luarnya cenderung kering.

Salah satu solusinya adalah Bunda bisa mengiris dada ayam secara memanjang agar menghasilkan dua iris daging dada ayam yang rata. Ini jauh lebih mudah daripada mencoba menumbuk dada ayam menjadi rata dengan palu daging. Jika menumbuknya, daging malah akan menjadi bubur.

Ilustrasi dada ayam/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Wiktory

2. Jangan lupa bumbu

Bunda mungkin lebih sering memasak dada ayam di atas panggangan, wajan, atau oven, ya. Jika demikian, bumbu adalah sesuatu yang tidak boleh terlewatkan, Bunda. Bunda bisa memasukkan garam dan lada hitam giling pada bumbunya.

Dalam kebanyakan kasus, Bunda akan melapisi dada ayam dengan banyak minyak zaitun agar bumbunya menempel. Padahal, Bunda juga bisa mengeksplorasi berbagai penyedap rasa nih, Bunda. Silakan coba dengan bawang putih bubuk, bawang merah, lada, lemon, paprika, dan kemangi atau oregano kering.

3. Terlalu matang

Dada ayam secara alami memang terlihat ramping, Bunda. Itu artinya hanya sedikit kemungkinan Bunda mengalami kesalahan dalam memasaknya. Jika waktu yang digunakan tidak proporsional, ayam bisa jadi kurang matang atau terlalu kering.


Jika ingin memasak dada ayam yang lezat, Bunda perlu tahu suhu yang tepat agar ayam matang secara sempurna, Bunda. Suhu yang tepat untuk dada ayam adalah 165 derajat Fahrenheit.

Lihat HALAMAN BERIKUTNYA untuk melihat kesalahan saat memasak dada ayam yang lainnya yuk, Bunda.

Simak juga video resep pepes ayam cabe hijau berikut ini:

(mua/mua)
AYAMNYA TERLALU DINGIN YA, BUN?

AYAMNYA TERLALU DINGIN YA, BUN?

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Begini Manfaat Ajarkan Anak Masak

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

Shenina Cinnamon Hamil Anak Pertama, Intip 5 Potret Bahagianya Bersama Angga Yunanda

Kehamilan Amira Salsabila

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK