Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Terungkap, Hasil Rontgen Paru Pasien COVID-19 Alami Batuk selama 3 Minggu

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Sabtu, 14 Aug 2021 20:10 WIB

Portrait of a female doctor
Ilustrasi Rontgen Paru-paru/Foto: iStock
Jakarta -

Masa pandemi di Indonesia belum berakhir, Bunda. Akhir-akhir ini, angka positif COVID-19 bahkan menembus angka 20 ribu orang per harinya.

Karena masih tingginya angka penularan virus Corona, pemerintah dengan tegas membuat peraturan yang mendorong agar seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera mendapatkan vaksinasi COVID-19. Hal ini tentu bertujuan menekan angka penularan di Tanah Air.

Beberapa waktu lalu, sempat beredar sebuah unggahan yang membandingkan hasil rontgen pasien COVID-19 yang sudah divaksin dengan yang belum, Bunda. Potret rontgen ini diunggah oleh seorang dokter yang bernama Anne Gabriel-Chan.

Ia menjelaskan bahwa tiga di antara pasien COVID-19 telah melakukan vaksinasi. Vaksin yang digunakan berbeda-beda, mulai dari Sinovac, Astraeneca, dan Pfizer.

"Di saat kita mulai melihat peningkatan kasus COVID-19 lagi, saya ingin membagikan beberapa pasien kami yang baru saja dirawat hari ini. Foto ini berasal dari pasien nyata dan saya berbicara dari pengalaman klinis," tulis Dr. Anne Gabriel-Chan dalam Facebook miliknya.

Tiga dari empat pasien yang telah divaksinasi hanya mengalami gejala ringan. Sedangkan satu pasien yang tidak divaksin mengalami gejala sesak napas.

"Empat pasien dirawat karena COVID 19. Tiga pasien mengalami gejala ringan hingga hampir tanpa gejala dan satu pasien terengah-engah dan langsung dirawat di ICU. Silakan lihat foto rontgen dada mereka di bawah ini," tuturnya.

Tak hanya hasil rontgen yang dibagikan oleh Dr. Gabriel-Chan, beberapa waktu lalu hasil rontgen kembali mengungkap kondisi paru-paru pasien yang rusak karena COVID-19, Bunda. Diketahui, paru-paru pasien tersebut kolaps usai alami gejala batuk selama 3 minggu.

Pria berusia 36 tahun ini dirawat di sebuah rumah sakit di London. Ia mengeluhkan gejala COVID-19 seperti batuk kering, demam, dan sesak napas.

Setelah di rontgen, petugas medis kemudian mengungkap bahwa pria tersebut mengalami kondisi paru-paru kolaps atau pneumotoraks. Mereka juga menjelaskan bahwa pasien sudah menderita asma sejak kecil dan menjadi perokok berat.

Sementara itu, pasien mengaku tak memiliki riwayat trauma pada paru atau dada, Bunda. Ia bahkan tidak pernah didiagnosis menderita pneumotoraks sebelumnya.

"Perburukan yang cepat dan hasil temuan awal menunjukkan hal ini (COVID-19) sebagai penyebab utamanya," tulis para ahli dalam British Medical Journal, dikutip dari The Sun, Sabtu (14/8/2021).

Pria itu kemudian dirawat di ruangan khusus COVID-19 dan melakukan pembersihan paru-paru selama dua hari. TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, simak juga video cara atasi stres akibat COVID-19 pada Bunda menyusui berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(mua/mua)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda