moms-life

Kisah IRT Bandung Berprestasi Sejak SMP, Sempat Dihujat Saat Jadi Ketua BEM

Annisa A   |   HaiBunda

Minggu, 24 Oct 2021 22:00 WIB

Jakarta -

Masa muda akan menjadi kenangan yang bisa diceritakan ketika sudah berkeluarga. Seorang wanita Bandung punya kisah menarik sebagai mahasiswi berprestasi. Namun, kini ia memilih jadiĀ ibu rumah tangga (IRT).

Cassamira telah menikmati kehidupan sebagai IRT selama dua tahun. Setelah menikah, ia sempat dihadapkan dengan pilihan sulit untuk melepas karier dan prestasinya di masa muda.

Wanita yang kini sudah jadi Bunda satu anak itu pernah menjadi siswi berprestasi di bangku sekolah. Saat SMP, Cassamira menjabat sebagai ketua OSIS. Awalnya, Cassamira hanya merupakan anggota biasa.


Cassamira yang masih SMP disibukkan dengan rutinitas lain sebagai atlet boxing Jawa Barat. Tak terbesit di pikirannya untuk mencalonkan diri sebagai ketua OSIS. Namun, ia harus mengikuti seleksi calon ketua OSIS sesuai dengan peraturan yang berlaku pada saat itu.

"Padahal saya enggak mau ikutan karena dulu sudah cukup sibuk mempertahankan juara kelas sekaligus jadi atlet boxing Jawa Barat. Tapi ternyata semua anggota OSIS harus ikut seleksi calon ketua OSIS," tutur Cassamira kepada HaiBunda, belum lama ini.

Banner Jenis BougenvilleBanner Jenis Bougenville/ Foto: HaiBunda/Mia

Tak disangka, Cassamira lolos seleksi dari 27 anggota. Ia mendapatkan 60 persen suara sehingga terpilih menjadi ketua OSIS. Pada saat itu, sang pembina OSIS sempat meyakini jiwa kepemimpinan Cassamira.

Pujian itu memberi semangat kepada Cassamira untuk terus mengukir prestasi. Di bangku SMA, ia mencoba membentuk ekskul baru di sekolahnya. Cassamira mencoba banting setir ke bidang seni.

"Bikin ekskul modern dance dan kabaret, dan bawa prestasi banyak dari situ sambil jalan jadi atlet boxing," ucapnya.

Namun di bangku kuliah, Cassamira pada akhirnya memutuskan pensiun sebagai atlet. Ia mulai fokus pada bidang pendidikan dan menjadi organisator. Di tahun pertama kuliah, Cassamira baru menduduki posisi sebagai anggota Dewan Amanat Mahasiswa (DAM).

Kemudian di tahun berikutnya, organisasi tersebut memasukkan nama Cassamira sebagai calon ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Cassamira sempat merasa minder dengan statusnya yang kalah eksis dari kandidat ketua BEM lainnya, Bunda.

"Saya pikir lawan saya pasti menang lah, karena teman dia banyak soalnya dia eksis banget. Sedangkan keunggulan saya waktu itu cuma IPK 3.98 tapi teman saya dikit. Maklum lah anak culun," ia bercerita.

Tak disangka, Cassamira justru menang sebagai ketua BEM karena berhasil melewati tes dengan baik. Ia juga menang dalam perolehan suara. Namun, selisih suara yang tipis membuat Cassamira dimusuhi oleh tim lawan. Baca di halaman berikutnya, Bunda.

Bunda, simak juga video kisah inspiratif mantan TKW Blitar yang sukses bangun rumah sendiri:

[Gambas:Video Haibunda]

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT