HaiBunda

MOM'S LIFE

Kabar Baik soal Omicron Bagi Penerima Vaksin Sinovac

Annisa A   |   HaiBunda

Senin, 10 Jan 2022 15:44 WIB
Ilustrasi vaksin Sinovac/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fpphotobank
Jakarta -

Sinovac (CoronaVac) merupakan jenis vaksin COVID-19 yang paling awal masuk dan digunakan di Indonesia. Kabar baik bagi Bunda yang mendapatkan vaksin ini. Peneliti tengah menguji efektivitasnya terhadap varian Omicron.

Belum lama ini, peneliti melakukan sebuah studi penelitian terhadap vaksin Sinovac untuk melawan varian Omicron. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dua dosis vaksin Sinovac dinilai efektif mencegah penularan varian baru tersebut.

Meski begitu, Bunda yang telah menerima dua dosis vaksin Sinovac tetap memerlukan dua dosis vaksin booster seperti Pfizer-BioNTech agar tubuh bisa mendapatkan perlindungan optimal ketika terserang varian Omicron.


Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua dosis vaksin Sinovac yang diberikan tambahan dosis vaksin booster Pfizer. Hasilnya, vaksin tersebut memberikan respons antibodi yang mirip dengan vaksin mRNA dua dosis.

Namun, hasil tingkat antibodi terhadap varian Omicron adalah 6,3 kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan varian awal COVID-19, Bunda. Sedangkan untuk varian Delta, hasilnya 2,7 kali lipat lebih rendah.

Penelitian itu dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Yale Amerika Serikat, Kementerian Kesehatan Republik Dominika, dan sejumlah lembaga kesehatan lainnya.

Hasil studi penelitian ini juga telah dipublikasikan di jurnal online medRxiv. Meski begitu, penelitian terhadap efektivitas vaksin Sinovac dengan varian Omicron masih belum ditinjau lebih lanjut oleh rekan sejawat ahli kesehatan.

Dalam penelitian tersebut, Prof Akiko Iwasaki turut berpartisipasi menguji efektivitas vaksin Sinovac terhadap varian Omicron. Menurutnya, penerima vaksin Sinovac kemungkinan akan memerlukan dua dosis booster tambahan agar dapat mencapai tingkat perlindungan terhadap varian Omicron.

"Dari segi kesehatan masyarakat, penerima dua dosis vaksin CoronaVac tidak cukup untuk menetralisir varian Omicron. Bahkan dengan booster dua dosis vaksin CoronaVac ditambah Pfizer, NAb-nya hanya 1,4 kali lebih tinggi dari 2 kali mRNA saja," kata Akiko, dikutip dari akun Twitter @VirusesImmunity.

"Dengan demikian, penerima CoronaVac mungkin memerlukan 2 dosis booster tambahan untuk mencapai tingkat yang dibutuhkan untuk melawan Omicron," sambungnya.

Selain itu, ada juga penelitian di Republik Dominica mengenai efektivitas vaksin Sinovac terhadap varian Omicron.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, simak juga pernyataan Kemenkes RI mengenai Ashanty yang terkena varian Omicron:

(anm/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Apakah THR Wajib Dizakati? Ini Hukumnya dalam Islam

Mom's Life Natasha Ardiah

Momen BCL Masak Rendang 7 Kg Jelang Lebaran, Habiskan Waktu hingga 6 Jam

Mom's Life Annisa Karnesyia

Suami Maissy Akhirnya Muncul, Ungkap Sudah Pisah Tempat Tinggal

Mom's Life Amira Salsabila

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Mom's Life Amira Salsabila

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Alasan Mengapa Orang Tua Harus Membiarkan Anak Mengalami Kegagalan

Alasan Warga Singapura Menolak Memiliki Anak di Tengah Krisis Kesuburan

Apakah THR Wajib Dizakati? Ini Hukumnya dalam Islam

Mengenal Gerakan Antivax, dari Sejarah hingga Dampaknya pada Kasus Campak

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK