HaiBunda

MOM'S LIFE

Catat Bun! Ini Niat Puasa Arafah 1443 H dan Hukum Mengerjakannya

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Jumat, 01 Jul 2022 11:47 WIB
Ilustrasi Idul Adha/Foto: Getty Images/iStockphoto/sofirinaja
Jakarta -

Sebelum Hari Raya Idul Adha tiba, Nabi Muhammad SAW menyarankan agar umatnya melakukan berbagai amalan yang mendatangkan banyak, Bunda. Salah satunya adalah mengerjakan puasa Arafah yang jatuh setiap tanggal 9 Dzulhijjah..

Bulan Dzulhijjah bisa juga disebut sebagai bulan haji bagi mereka yang menunaikannya. Meskipun Bunda dan keluarga belum berkesempatan untuk menjalankan ibadah haji, Bunda tetap bisa menjalankan berbagai amalan untuk mendapatkan keutamaan di bulan Dzulhijjah.

Selain puasa Arafah, 8 hari sebelumnya Bunda juga dianjurkan untuk menunaikan puasa lainnya. Sebut saja puasa Dzulhijjah dan puasa Tarwiyah.


Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2022 jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Sementara itu, dalam siaran langsung di YouTube Kemenag RI pada Rabu (29/6/2022), Zainut Tauhid Sa'adi menetapkan 1 Zulhijah 1443 H jatuh pada hari Jumat, 1 Juli 2022 Masehi. Sedangkan untuk Idul Adha 1443 H atau 10 Zulhijah ditetapkan pada Minggu 10 Juli 2022.

Dikutip dari buku Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunah karya Abdul Wahid, puasa Arafah ini dilaksanakan pada saat hari Arafah atau saat jamaah haji berada di Padang Arafah. Di sini, jamaah akan melakukan wukuf sebagai salah satu syarat wajib haji.

Di hari ini, seluruh Muslim di belahan dunia manapun dianjurkan untuk berpuasa untuk menghormati mereka yang sedang melaksanakan ibadah wukuf, Bunda.

Hukum puasa Arafah

Berdasarkan penjelasan di atas, banyak orang meragukan tentang hukum dari dilaksanakannya puasa Arafah ini, Bunda. Mereka bertanya-tanya apakah puasa Arafah hukumnya wajib atau sunnah.

Untuk menjawab hal ini, sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari yang artinya sebagai berikut:

"Dari Maimunah radhiyallahu'anha sesungguhnya banyak orang ragu tentang puasa yang dilakukan Nabi SAW pada hari Arafah, lalu ia mengirim susu kepada beliau yang sedang wukuf di Arafah, maka Beliau meminumnya sementara orang-orang melihatnya." (HR. Bukhari).

Berdasarkan hadits ini, Nabi kemudian memberikan penjelasan bahwa puasa di hari Arafah hukumnya adalah sunah, Bunda. Artinya, mereka yang sedang melaksanakan wukuf tidak ada kewajiban untuk berpuasa karena melaksanakan wukuf memerlukan banyak tenaga. Meski begitu, puasa Arafah dianjurkan bagi mereka yang kuat.

Kalau Bunda ingin melaksanakan puasa Arafah, Bunda harus tahu terlebih dahulu bacaan niatnya, nih. Klik baca halaman berikutnya, yuk.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Jangan lupa intip juga video tips Bunda seleb ajarkan makna berkurban berikut ini:



(mua/fia)
NIAT PUASA ARAFAH

NIAT PUASA ARAFAH

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK