sign up SIGN UP search


moms-life

Cara Mendapatkan Uang dari TikTok, Perhatikan Pembuatan Kontennya Bun

Mutiara Putri   |   Haibunda Selasa, 02 Aug 2022 16:30 WIB
Tyumen, Russia - January 21, 2020: TikTok and Facebook application  on screen Apple iPhone XR caption
Jakarta -

Perkembangan zaman membuat banyak orang bisa mendapatkan orang dari media sosial, salah satunya TikTok. TikTok merupakan aplikasi video yang kini tengah ramai digunakan oleh banyak orang di dunia.

Mirip dengan pendahulunya yakni YouTube, Instagram, dan Facebook, popularitas seseorang di TikTok juga bisa mendatangkan pundi-pundi uang, lho. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan uang dari media sosial.

TikTok telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2020 kemarin, penggunanya bahkan meningkat sebanyak 6 juta orang.


Banner Cerita Bunda Ani Milliki Anak Ber-IQ Superior

Cara mendapatkan uang dari TikTok

Melansir dari laman Simply Business, ada beberapa cara untuk mendapatkan uang dari TikTok, nih. Tiga cara utamanya adalah sebagai berikut:

1. Dana konten

Cara pertama yang bisa Bunda lakukan adalah mendapatkan uang dari dana konten TikTok, Bunda. Artinya, TikTok yang akan langsung membayar Bunda atas konten yang telah diunggah.

Kalau Bunda baru memiliki sedikit pengikut di TikTok, Bunda bisa memancing followers dengan berbagai cara. Bunda bisa bercerita atau membuat konten lainnya.

Posting konten Bunda secara teratur, ya. Hal ini bisa memastikan kalau Bunda adalah orang yang konsisten dan tidak akan melewatkan momen yang sedang menjadi tren.

Jangan lupa untuk terus terlibat dengan followers, ya. Semakin banyak berinteraksi, semakin baik kinerja posting-an Bunda.

2. Endorsement

Endorsement merupakan cara lain Bunda bisa mendapatkan uang dari TikTok. Di sini, Bunda bisa mulai bekerja sama dengan merek atau suatu brand untuk mem-posting sebuah konten.

3. Gunakan fitur berjualan

Bunda yang bukan seorang influencer juga tetap bisa mendapatkan uang lewat TikTok, nih. Hal ini berlaku untuk Bunda yang seorang wirausaha atau seorang pedagang.

TikTok memiliki beragam fitur yang bisa Bunda gunakan untuk menumbuhkan penjualan, nih. Misalnya saja TikTok Live dan TikTok Shop.

4. Tentukan waktu unggah

Apapun konten yang akan Bunda bagikan di TikTok, ada baiknya diunggah berdasarkan waktu-waktu tertentu, nih. TikTok memungkinkan Bunda untuk melihat kapan audiens aktif.

Seperti platform media sosial lainnya, beberapa waktu yang paling efektif untuk mem-posting konten adalah pagi hari, sore, dan hari Minggu. Pikirkan juga tentang jam berapa audiens akan memegang handphone dan membuka media sosial, Bunda.

Jumlah followers agar dibayar TikTok

Seperti halnya semua media sosial, semakin banyak pengikut atau followers yang Bunda miliki, maka semakin banyak pula uang yang akan Bunda hasilkan.

TikTok tidak membutuhkan jutaan pengikut untuk membuat Bunda mendapat bayaran, nih. Bunda hanya butuh sekitar 50.000 hingga 150.000 pengikut. Jumlah ini akan dianggap sebagai 'mikro influencer'. Sedangkan pembuat konten yang kurang dari 50.000 pengikut dikenal sebagai nano influencer.

Kalau Bunda ingin menghasilkan uang langsung dari TikTok, Bunda harus memenuhi persyaratan pengikut minimum, nih. Setidaknya ada 100.000 penayangan video dalam 30 hari terakhir.

Cara mendapatkan uang dengan followers sedikit

Walaupun Bunda hanya memiliki sedikit followers, Bunda tetap harus membangun kepercayaan dengan audiens agar mereka lebih memperhatikan akun Bunda. Tak hanya itu, buat juga merek atau brand tertarik untuk mempromosikan produknya lewat Bunda.,

Selain mendapatkan banyak pengikut, Bunda juga harus fokus pada beberapa hal agar bisa mendapatkan uang meski followers masih sedikit, nih. Berikut ini deretannya:

  • Membuat video atau konten yang menarik.
  • Menciptakan merek sendiri.
  • Membangun keterlibatan atau interaksi pada pengikut.
  • Mempertahankan audiens dari waktu ke waktu.

Di luar cara mendapatkan uang dari TikTok ini, hal yang paling penting adalah konten yang Bunda bagikan. Jangan sampai konten yang Bunda buat tidak sesuai dengan audiens sehingga konten tidak akan mendapatkan respon.

Ciri konten yang baik

Seorang influencer bernama Andi Bau Senja Marlia Bellina, mengatakan bahwa konten yang dibagikan ke media sosial harus memenuhi beberapa syarat, Bunda. Berikut ini adalah deretannya,

1. Memberikan value

Ciri konten yang baik yang bisa dibagikan kepada audiens adalah memiliki nilai atau value, Bunda. Dengan kata lain, konten Bunda harus bernilai informatif.

2. Dibuat tanpa rekayasa

Ada banyak pembuat konten yang menjadikan berita bohong sebagai konten. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan simpati netizen, Bunda.

Membuat konten dengan unsur rekayasa adalah hal yang buruk dalam media sosial. Lebih baik membuat konten yang jujur tanpa gimmick.

3. Topik akurat

Topik juga menjadi hal yang penting dalam membuat sebuah konten. Topik yang akurat akan membuat masyarakat atau netizen lebih memahami maksud dari konten Bunda.

"Hal pertama yang harus menjadi first thing to do oleh siapapun jika ingin mengembangkan akunnya secara organik dan dilirik brand adalah mengidentifikasi topik atau ide yang audiens kita sukai dalam hal tertentu," jelasnya.

Kalau Bunda sudah memiliki pengikut dan konten yang konsisten di-posting, ada beberapa hal yang perlu Bunda waspadai sebagai pengguna TikTok, nih.

Hal yang perlu diwaspadai

Mencari dan mendapatkan uang dari TikTok enggak bisa sembarangan, Bunda. Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai dalam proses memperbesar akun. Berikut ini deretan yang dibagikan oleh Senja.

1. Kontroversi

Kontroversi adalah jalan pintas untuk menjadi terkenal, Bunda. Seseorang bisa dikenal dengan cepat oleh banyak orang hanya dengan video kontroversi berdurasi 15 detik.

"Kita memang akan meroket, banyak yang follow, kolom komentar ratusan, interaksi banyak. Tapi kita juga akan cepat pula halangnya. Lebih banyak musuh daripada teman," tutur Senja.

2. Membeli followers

Saat Bunda memutuskan untuk membeli followers, kredibilitas tentu akan dipertanyakan. Terutama kalau Bunda bekerja dengan brand atau toko online tertentu.

"Percaya tidak percaya, brand yang bekerja sama dengan kita tidak akan bertahan lama. Hal ini karena tidak ada peningkatan dari penjualan mereka," tutur wanita yang juga bekerja sebagai PNS ini.

3. Mengambil tawaran setiap brand

Jangan mengambil terlalu banyak penawaran, Bunda. Tawaran dari banyak brand mungkin sangat menggoda. Namun, jangan rekomendasikan produk yang sebenarnya tidak Bunda gunakan atau tidak berkualitas.

"Itu bisa membuat kita kehilangan kepercayaan dan juga follower," kata Senja.

Bagaimana, Bunda? Tertarik untuk mulai mencari uang melalui TikTok? Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Intip juga video tips sebelum investasi logam mulia berikut ini:

(mua/som)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!