sign up SIGN UP search


moms-life

Tips buat Bunda yang Sering Gagal di Ujian Psikotes Saat Lamar Kerja

Hanifa Widyas   |   Haibunda Rabu, 03 Aug 2022 21:14 WIB
Ilustrasi Lowongan Kerja caption
Jakarta -

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, passion, dan mampu memberikan penghasilan yang cukup tentu menjadi impian dari banyak orang, dan Bunda. Namun, untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut seseorang harus terlebih dahulu melamar pekerjaan.

Tidak selesai sampai di situ, setelah lamaran diterima, Bunda juga harus melalui berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya diterima sebagai pekerja.

Nah, berbicara soal tahapan seleksi kerja, Bunda tentu tidak asing dengan ujian psikotes. Ini adalah salah satu tahapan seleksi kerja yang umumnya dilakukan oleh perusahaan guna mengetahui sifat, sikap, kemampuan berpikir, daya tarik, serta personality dari calon pekerja. Psikotes ini biasa diterapkan oleh banyak perusahaan setelah atau pun sebelum pelamar kerja melalui beberapa pertanyaan interview kerja, Bun.


Meski umum dilakukan, tidak sedikit orang yang mengeluhkan tahap seleksi ini. Sebab, tidak jarang impian mendapatkan pekerjaan harus gagal karena tak lulus psikotes. Padahal, asal mengetahui celah dan tujuan dari dilakukannya psikotes ini, Anda akan lebih berpotensi untuk lolos tahap seleksi tersebut.

Nah, bagi Anda yang ingin tahu tips mudah lulus psikotes, simak penjelasan berikut ini.

Lihat dan Cermati Soalnya Terlebih Dulu

Ketika mengerjakan soal ujian psikotes, usahakan Bunda untuk tetap tenang dan tak terburu-buru. Luangkan waktu sebentar untuk memeriksa pertanyaan-pertanyaan dalam soal tersebut dan cermati dengan menyeluruh dari awal hingga akhir.

Cek berapa banyak soal yang diajukan pada tes tersebut, termasuk jenis pertanyaan apa yang diberikan. Dengan mencermati seluruh pertanyaan dalam tes, Bunda mampu mendapatkan gambaran mengenai strategi mengerjakan soal dengan efektif dan efisien sesuai alokasi waktu yang telah disediakan.

Kerjakan Tes Sesuai Urutannya

Tips yang kedua, pastikan untuk mengerjakan soal tes sesuai dengan urutannya. Biasanya, dalam pengerjaan psikotes, peserta akan diarahkan untuk menjawab beberapa kelompok soal dengan waktu yang berbeda dan telah ditentukan.

Utamanya, pastikan untuk mampu menjawab pertanyaan dengan cepat dan sesuai urutan agar mampu menyelesaikan seluruh soal tepat dengan waktunya. Alasan inilah yang membuat Bunda sebaiknya mencermati dulu jumlah soal yang ditanyakan.

Setelah itu, tentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjawab setiap soal satu per satu. Pada dasarnya, setiap soal atau pertanyaan dapat dikerjakan dalam waktu 30 sampai 60 detik, khususnya yang berupa pilihan ganda. Namun, agar lebih optimal, usahakan untuk selalu menyesuaikan waktu pengerjaan tersebut dengan alokasi waktu yang telah diberikan.

Jangan Tunda Jawab Pertanyaan

Tidak sedikit orang menganjurkan untuk menjawab soal yang mudah terlebih dulu saat mengerjakan psikotes. Baru setelahnya, Bunda bisa beralih ke soal lain yang lebih sulit. Anjuran seperti ini sebenarnya tidak salah dan layak untuk dilakukan, khususnya bagi pelamar yang baru pertama kali mengerjakan psikotes.

Akan tetapi, saat menggunakan strategi tersebut, tidak jarang peserta malah lupa untuk menjawab pertanyaan yang dilewatinya. Alhasil, banyak pertanyaan yang tidak berhasil dijawab karena banyak waktu terbuang untuk mencari soal yang dilewati sebelumnya.

Oleh karena itu, usahakan untuk tak menunda menjawab pertanyaan atau memberi tanda khusus agar lebih mudah untuk mencari pertanyaan mana saja yang telah dilewati sebelumnya, ya Bun!

Aplikasikan Strategi Eliminasi

Pada bagian awal pertanyaan, umumnya tingkat kesulitan masih rendah dan cenderung mudah untuk dijawab. Namun, usahakan untuk tetap fokus dan berupaya menjawab pertanyaan tersebut secepat mungkin serta teliti agar tidak ada waktu yang terbuang. Pasalnya, bukan tidak mungkin soal-soal yang diberikan selanjutnya memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk dikerjakan.

Apabila menemui pertanyaan yang tidak dipahami, mulai baca dengan teliti setiap pilihan jawaban yang memungkinkan. Jika ternyata tidak ada jawaban yang mungkin untuk dipilih, jangan ragu untuk melewatinya dan jawab soal lain yang lebih mudah.

Saat masih ada waktu tersisa, Bunda bisa kembali lagi ke soal yang belum terjawab dan coba untuk mengisinya dengan jawaban yang paling masuk akal.

Baca dan Pahami Pertanyaan secara Teliti

Tips yang terakhir adalah selalu baca dan pahami setiap pertanyaan yang akan dijawab dengan teliti. Hal ini tentu penting untuk dilakukan guna meminimalisir risiko salah menjawab pada pertanyaan yang sebenarnya dimengerti. Agar hal tersebut tidak terjadi, biasakan membaca soal secara penuh dan memahami intinya sehingga mampu merumuskan jawaban secara akurat.

Tetap Tenang dan Jaga Mental agar Lancar Mengerjakan Psikotes

Pada dasarnya, sebagai tes yang berguna untuk mengetahui kondisi mental para pelamar kerja, psikotes harus dikerjakan dengan tenang dan persiapan mental yang baik. Jika merasa panik, bukan tidak mungkin Anda akan melakukan berbagai kesalahan saat mengerjakan tes tersebut. Jadi, agar peluang lulus seleksi psikotes lebih tinggi, pastikan untuk tetap tenang, jaga mental, serta mengikuti tips yang telah dijelaskan di atas.

(prf/ziz)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!