Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Hati-hati, Gas Formaldehyde di Dalam Rumah Bisa Timbulkan Penyakit

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 08 Dec 2022 18:50 WIB

Flowers in vase on wooden coffee table in fashionable living room interior with brown corner sofa with pillows and abstract painting on the wall
Hat-hati, Gas Formaldehyde di Dalam Rumah Bisa Timbulkan Penyakit, Bun/Foto: Getty Images/iStockphoto/sergiophoto84

Kebanyakan orang mengira rumah adalah tempat paling aman untuk menghindari polusi di luar yang menjadi sumber penyakit. Faktanya justru berbanding terbalik, di dalam rumah pun banyak zat yang bisa menimbulkan penyakit, seperti formaldehyde.

Saat ini, masyarakat memiliki kesadaran yang kuat terhadap aspek yang mempengaruhi kesehatan, termasuk aktivitas rutin yang dijalankan setiap hari. Dalam satu hari, mereka bisa menghabiskan 80 persen kegiatan di dalam ruangan, dan 65 persen di dalam rumah.

Sebagian masyarakat merasa di dalam ruangan merupakan tempat yang aman, dan terbebas dari polusi udara yang mengancam kesehatannya. Namun, tidak banyak orang yang tahu bahwa potensi polusi udara terbesar saat ini berada di dalam ruangan, lho.

Polusi di dalam ruangan ini disebabkan oleh beberapa zat, salah satunya formaldehyde. Lalu, bagaimana zat tersebut bisa muncul dan menyebabkan masalah kesehatan bagi seseorang? Simak penjelasannya berikut ini, ya, Bunda.

Apa itu gas formaldehyde?

Formaldehyde merupakan zat kimia yang sangat larut dalam air dan terjadi secara alami pada organisme. Zat formaldehyde yang masuk ke dalam tubuh akan diproses menjadi asam format di hati. Kemudian, asam format akan dialirkan ke saluran pernapasan atau feses dan urine.

Gas formaldehyde yang terhempas di dalam ruangan dapat memiliki potensi yang dapat memicu berbagai risiko penyakit.

“Untuk tingkatan paparan yang rendah, formaldehyde dapat menyebabkan iritasi pada hidung, mata, dan tenggorokan. Sementara itu, untuk tingkatan yang lebih tinggi, dapat menyebabkan sesak napas, mengi, dan perubahan fungsi paru-paru,” ujar dr. Jaka Pradipta, dokter spesialis paru, dalam Konferensi Pers Harmonisasi Hunian Sehat dan Estetika, Jotun Persembahkan Majestic Sense dan Tren Warna 2023 “Stories”.

Lebih lanjut, dr. Jaka juga menyampaikan bahwa untuk anak-anak, lansia, dan penderita asma atau masalah pernapasan lainnya mungkin akan lebih sensitif terhadap efek formaldehyde, Bunda.

Lalu, apa yang bisa Bunda lakukan untuk mengurangi zat yang satu ini di dalam rumah? Simak halaman berikutnya, ya, Bunda.

Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video 7 tanaman yang bisa bikin sejuk udara yang ada di bawah ini, ya, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

CARA MEMBERSIHKAN UDARA DARI GAS FORMALDEHYDE

Flowers in vase on wooden coffee table in fashionable living room interior with brown corner sofa with pillows and abstract painting on the wall

Hat-hati, Gas Formaldehyde di Dalam Rumah Bisa Timbulkan Penyakit, Bun/Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

Cara membersihkan udara di dalam rumah dari gas formaldehyde

Kebanyakan orang mengira bahwa udara kotor adalah salah satu hal yang paling sering membuat masalah pernapasan. Namun, siapa sangka bahwa udara yang ada di dalam justru lebih cenderung menjadi faktor penyebab penyakit, terutama pada saluran pernapasan.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Bunda ikuti di rumah demi menjaga kualitas udara tetap sehat dan bersih:

1. Selalu membuka pintu atau ventilasi

Untuk mengurangi gas formaldehyde, Bunda bisa membuka pintu, jendela, atau ventilasi agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik. Bunda bisa kapan saja membuka area tersebut, terutama rumah yang memiliki polusi yang tinggi.

Banner Persiapan Kehamilan

2. Hindari merokok di dalam rumah

Bukan menjadi rahasia umum lagi jika rokok menjadi salah satu sumber penyakit bagi setiap orang. Oleh karenanya, disarankan untuk tidak merokok karena asap atau debu yang ditimbulkan dapat menempel di furnitur rumah dan memicu gas fomaldehyde, Bunda.

“Hindari merokok di dalam ruangan karena ketika itu terjadi, akan menempel di ruangan,” ujar dr. Jaka.

3. Selalu bersihkan furnitur terlebih dahulu

Kebanyakan orang selalu langsung membawa masuk furnitur baru ke dalam rumah. Namun, hal itu ternyata bisa memicu gas formaldehyde, Bunda.

“Sebelum membawa furnitur ke dalam rumah, sebaiknya dibersihkan dulu di luar rumah menggunakan lap basah agar debu yang menempel menghilang,” saran dr. Jaka.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di dalam rumah.


(asa/som)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda