MOM'S LIFE
Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah dan Pinggang
Amira Salsabila | HaiBunda
Selasa, 10 Jan 2023 21:55 WIBAda beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah dan pinggang. Rongga perut setiap orang berisi beberapa organ dan setiap kerusakan atau infeksi pada organ ini dapat menyebabkan rasa sakit.
Sakit perut yang terjadi pada wanita bisa disebabkan oleh beberapa kondisi yang berbeda, mulai dari infeksi kecil hingga gangguan usus.
Temukan penyebab sakit perut sebelah kiri bawah pada wanita dan bagaimana cara mengurangi rasa sakitnya.
5 Penyebab sakit perut sebelah kiri bawah dan pinggang pada wanita
Ada beberapa penyebab sakit perut di sebelah kiri bawah yang hanya menyerang wanita. Kondisi ini mungkin lebih serius atau memerlukan perhatian medis. Nyeri juga dapat berkembang di sisi kanan perut dalam kasus ini.
1. Kram menstruasi
Melansir dari laman Healthline, kram ini biasanya terjadi sebelum dan selama periode menstruasi Bunda. Meski nyeri dapat berkisar dari gangguan ringan hingga sesuatu yang mengganggu aktivitas sehari-hari, kram menstruasi biasanya tidak serius.
2. Endometriosis
Dengan endometriosis, jaringan yang mirip dengan biasanya melapisi bagian dalam rahim juga tumbuh di luar rahim. Ini bisa menyebabkan sakit perut. Beberapa gejala lainnya adalah:
Kram menstruasi yang menyakitkan yang mungkin bertambah buruk seiring berjalannya waktu.
- Sakit setelah hubungan seks
- Buang air besar atau buang air kecil yang menyakitkan
- Periode menstruasi yang berat
- Bercak di antara periode
Penyebab penyakit ini belum diketahui dengan pasti. Oleh karena itu, jika Bunda merasakan beberapa gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter agar diberikan perawatan yang tepat.
2. Kista ovarium
Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium. Kebanyakan kista tidak menimbulkan gejala dan hilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan. Kista yang besar dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Selain itu, ini juga dapat menekan kandung kemih Bunda dan menyebabkan Bunda lebih sering buang air kecil. Kista yang pecah dapat menyebabkan beberapa masalah serius, seperti nyeri hebat atau pendarahan internal.
Berikut adalah beberapa gejala yang perlu diwaspadai dan segera dibawa ke dokter:
- Tiba-tiba sakit perut parah
- Nyeri disertai demam atau muntah
- Tanda-tanda syok, seperti kulit dingin dan lembap, napas cepat, atau lemas
3. Torsi ovarium
Kista ovarium yang besar dapat menyebabkan ovarium berubah posisi dalam tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko torsi ovarium, indung telur yang terpuntir menyakitkan yang dapat memutus suplai darah. Saluran tuba juga mungkin bisa terpengaruh.
Torsi ovarium lebih mungkin terjadi dengan kehamilan atau penggunaan hormon untuk mendorong ovulasi. Torsi ovarium tidak umum. Ketika itu terjadi, biasanya selama bertahun-tahun reproduksi.
Temui dokter jika tiba-tiba merasakan sakit parah di bagian perut disertai dengan muntah. Pembedahan seringkali diperlukan untuk mengurai ovarium atau mengangkatnya.
4. Kehamilan etopik
Dengan kehamilan etopik, sel telur yang telah dibuahi ditanamkan sendiri sebelum mencapai rahim. Ini biasanya terjadi di dalam saluran tuba yang menghubungkan ovarium ke rahim. Selain sakit perut, gejala lainnya meliputi:
- Terlambat haid dan tanda kehamilan lainnya
- Pendarahan vagina
- Debit berair
- Ketidaknyamanan saat buang air kecil atau buang air besar
Temui dokter Bunda jika memiliki gejala-gejala ini dan Bunda yakin hamil, meski tes kehamilan negatif dan masih sangat dini.
Kehamilan etopik yang pecah atau terbuka merupakan masalah serius dan membutuhkan pembedahan untuk memperbaiki saluran tuba. Dapatkan bantuan medis segera jika Bunda mengalami beberapa gejala berikut ini:
- Merasa sakit atau pusing
- Merasa lemah
- Terlihat sangat pucat
5. Penyakit radang panggul
Penyakit ini adalah infeksi pada sistem reproduksi wanita. Biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore, tetapi jenis infeksi lain juga dapat menyebabkan penyakit radang panggul. Selain sakit perut, gejalanya bisa meliputi:
- Demam
- Keputihan dengan bau yang tidak sedap
- Rasa sakit atau pendarahan dengan seks
- Sensasi terbakar dengan buang air kecil
- Pendarahan antar periode
Cara mengatasi sakit perut sebelah kiri bawah
Melansir dari laman Verywell Health, jika mengalami nyeri baru atau yang semakin parah di area perut kiri bawah, penting untuk menemui penyedia layanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Perawatan medis
Setelah dokter membuat diagnosis yang tepat, mungkin dokter akan menyarankan beberapa perawatan sebagai berikut:
1. Diet cair
Dokter mungkin menyarankan diet cair. Ini akan memungkinkan usus dan sistem pencernaan Bunda pulih dari penyebab obstruktif atau menular dari sakit perut kiri bawah Bunda.
2. Obat anti inflamasi
Jika gejala disebabkan oleh kondisi peradangan, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik atau krim steroid.
3. Pengaturan siklus menstruasi
Dokter mungkin akan meresepkan pil KB atau pilihan lain untuk ketidakteraturan siklus menstruasi.
4. Operasi
Untuk kondisi seperti torsi ovarium atau testis, pembedahan adalah pilihan lini pertama untuk memulihkan aliran darah dan mencegah komplikasi. Operasi juga merupakan pilihan pengobatan untuk berbagai komplikasi terkait kehamilan.
Perawatan di rumah
Selain mendapat perawatan medis, Bunda juga dapat mencoba beberapa hal berikut di rumah untuk mengatasi kemungkinan penyebab yang dapat dicegah seperti gangguan pencernaan:
1. Makan makanan perlahan
Ini akan memungkinkan tubuh Bunda mencerna makanan sepenuhnya dan mencegah Bunda menelan udara yang dapat menyebabkan kembung dan nyeri.
2. Diet tinggi serat
Kurangnya serat makanan dapat menyebabkan jaringan usus yang lemah, membuat perut kiri bawah rentan terhadap obstruktif dan infeksi.
Nah, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi sakit perut di sebelah kiri bawah dan sakit pinggang yang terjadi pada wanita.
Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga video 7 penyebab sakit selangkangan yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Obat Sakit Perut Melilit Alami dan Mudah Didapat, Coba Air Kelapa Bun
5 Cara Mengatasi Sakit Perut Setelah Buka Puasa, Makan Makanan Ringan Dulu Bun
Sakit Perut Melilit? Kenali 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami
10 Manfaat Cocor Bebek untuk Kesehatan, Atasi Keputihan hingga Cegah Uban
TERPOPULER
Penampilan Terbaru Starla usai Hilangkan Tanda Lahir, Intip Potretnya
Selamat Istri Pemain Timnas Rizky Ridho Hamil Anak Pertama
Apa Itu Kehamilan Simpatik? Ketahui Gejala dan Pengobatannya
Anak Baru Mulai MPASI? Ini 7 Hal yang Perlu Bunda Persiapkan
15 Cara Mengatasi Payudara Bengkak karena Tidak Menyusui
REKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
30 Vitamin yang Bagus untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat
Azhar HanifahTERBARU DARI HAIBUNDA
Operasi Caesar Tak Terencana Berisiko Lebih Besar Picu Stres pada Ibu Hamil
7 Arti Nama Anak Pasha Ungu dan 35 Inspirasi Rangkaiannya untuk Bayi Laki-laki dan Perempuan
Apa Itu Kehamilan Simpatik? Ketahui Gejala dan Pengobatannya
Penampilan Terbaru Starla usai Hilangkan Tanda Lahir, Intip Potretnya
Anak Baru Mulai MPASI? Ini 7 Hal yang Perlu Bunda Persiapkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rully Anggi Absen, Sidang Cerai Boiyen Ditunda
-
Beautynesia
Ahn Eun Jin Dikabarkan Bintangi Drakor Romantis Baru dengan Seo Kang Joon
-
Female Daily
Mau Mencoba Diet Vegan? Ini 3 Manfaat yang Wajib Diketahui!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Baby Blush Sabrina Carpenter hingga Bob Curly Rose di Grammy 2026
-
Mommies Daily
Puasa Tetap Produktif, Ini 13 Tips Mengatur Waktu Tidur untuk Ibu Bekerja