MOM'S LIFE
Bantu Anak Pedalaman Papua Istiqomah di Jalan Ilahi, Donasi Sekarang Juga!
Tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Jumat, 24 Mar 2023 18:46 WIBJalan terjal perjuangan menyebarkan nilai-nilai agama Islam amat dirasakan pondok pesantren Al Istiqomah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sejak 7 tahun lalu, para ustaz atau guru ngaji hijrah dari berbagai penjuru Pulau Jawa menuju Wamena Papua untuk berdakwah.
Bukan cuma itu, mereka juga memberikan pendidikan serta menampung anak-anak suku pedalaman yang kebanyakan berasal jauh di pelosok pegunungan secara gratis.
Berbagai cerita sedih dan haru berdatangan sejak pondok pesantren ini berdiri. Mawaddah Asso, salah satu pengurus sekaligus guru ngaji, tak bisa membendung tangisnya mengingat betapa jatuh bangunnya membuat pesantren ini bermanfaat bagi masyarakat Papua. Kisah anak-anak yang menjemput hidayah pun menjadi salah satunya.
Nama anak itu adalah Mustofa. Anak yang duduk di kelas 5 menempuh perjalanan jauh untuk menjemput hidayah Allah. Tanpa sandal dan baju, Mustofa turun gunung bersama ayahnya menuju Pesantren Al Istiqomah di Walesi, Wamena. Perjalanannya tak main-main karena ditempuh dengan berjalan kaki 4 malam.
"Dia tersentuh melihat ada temannya yang memakai baju jadi dia turun gunung supaya mendapat baju. Lalu dia tersentuh dan kami islamkan. Awalnya namanya Pinggan kami ubah namanya," ucap Mawaddah lagi.
Ternyata kesungguhannya mempelajari Islam begitu kuat sehingga kini Mustofa yang sudah tinggal di pesantren ini bisa mengaji dan membaca. "Karena dia berkulit hitam, dia ingin seperti bilal katanya," sambung Mawaddah.
Dia menceritakan banyak suku-suku pedalaman Papua, seperti suku Dani, memang mendatangi pesantren ini guna mencari hidayah. Mereka yang kebanyakan masih memakai koteka, tanpa bersandal hingga tak bersuci diajarkan berwudu, menjaga kebersihan, berpakaian hingga beribadah. Para ustaz dan ustazah yang datang dari berbagai kota di Pulau Jawa ini lah yang membimbing mereka tanpa bayaran.
Bahkan pesantren yang sudah menampung sekitar 70 orang ini pun hanya bersandar pada donasi dan belas kasih para dermawan. Sehingga tak jarang, anak-anak hanya bersantap sekadarnya walau hanya telur dan nasi.
"Biasanya masyarakat yang sudah menitipkan anak-anaknya, mereka pasrahkan kepada ustaz-ustaz di sini. Makanya kalau sekarang membutuhkan sembako, baju, sabun dan kebutuhan pesantren lainnya," ucap wanita asal Madura ini.
Oleh karena itu, Mawadah dan segenap pengajar berharap ada kemurahan hati yang bisa diberikan untuk anak-anak pesantren Al Istiqomah ini. Apalagi mengingat betapa berat tantangannya menjaga istiqomah dan perjuangan menegakkan nilai Islam di Tanah Papua ini.
Sahabat Baik, di bulan yang begitu suci ini, alangkah baiknya ada sedekah dan kebaikan hati yang juga singgah di Bumi Cendrawasih. Diharapkan kebaikan ini menjadi berkah yang tak kunjung putus serta kebermanfaatan bagi anak-anak Papua agar tetap berpegang pada agama Allah.
Yuk, mulai sekarang sisihkan donasimu untuk anak-anak Papua dengan mulai Donasi sekarang juga di Kebaikan 1000 Bulan. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.
Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.
Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang juga
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Resep Spring Roll, Bikin Si Kecil Lahap Sayur
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Akibat Tersetrum Sutet, Wahyu Jadi Tuna Daksa Tanpa Tangan Hidup Berjualan Elod
Gantikan Suami Stroke, Ibu Nanik Rela Jadi Kuli Pasir dan Batu untuk Hidup
Semangati Icha dan Cerebral Palsy Lainnya untuk Tegar Hidup Mandiri
Suami Menghilang, Mak Oom Pantang Menyerah Mengais Rezeki dari Kiciwis
TERPOPULER
Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan
Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari
Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB
5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi
Cara Mengenali Gejala yang Sering Terlewat Sebelum Serangan Jantung di Usia Muda
REKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Deretan Artis Indonesia Ikut HYROX di Jakarta, Cinta Laura & Andrea Feraldho Selesaikan Tantangan 1 Jam 18 Menit
Studi Temukan Kebiasaan Ibu Hamil di Kantor yang Picu Risiko Keguguran
5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi
Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan
Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Banyak Spot Foto, Intip Potret Rumah Tantri Kotak yang Estetik & Instagramable
-
Beautynesia
Resep Smoothie Bowl Sehat Hanya 3 Bahan
-
Female Daily
Ada NPD Sampai Comeback GAC, Ini Deretan Performers di Jakarta X Beauty 2026 yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kisah di Balik Sepatu Emas Langka Ronaldo yang Mendadak Diganti Sepatu Pink
-
Mommies Daily
7 Tipe Orang Tua saat Liburan Sekolah Anak, Nomor 6 Paling Relate!