MOM'S LIFE
Luka Pada Kulit Tak Kunjung Sembuh? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 03 May 2023 22:15 WIBMemiliki luka yang tak kunjung sembuh memang sangat mengganggu aktivitas, terutama bila luka tersebut masih menimbulkan rasa nyeri. Maka dari itu, Bunda perlu mengetahui faktor penyebab dan bagaimana cara pengobatannya.
Luka terbuka adalah cedera yang melibatkan kerusakan eksternal atau internal pada jaringan tubuh, biasanya melibatkan kulit.
Hampir setiap orang akan mengalami luka terbuka di beberapa titik dalam hidup mereka. Sebagian besar luka terbuka bersifat minor dan dapat dirawat di rumah. Kendati demikian, meski luka sudah mendapat perawatan, beberapa luka memiliki waktu penyembuhan yang lama, lho.
3 Faktor penyebab luka
Ada beberapa hal tertentu yang bisa menghambat waktu penyembuhan Bunda. Simak daftarnya berikut ini.
1. Usia
“Semakin tua seseorang, maka akan menurunkan kemampuan penyembuhan jaringan pada kulit mereka,” ujar dr. Ugi Sugiri, Sp.Em, Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (PERDAMSI), dalam acara Press Conference #Janganberhenti Sedia Persiapan Mudik Dengan Betadine.
Meski usia hanyalah angka, itu tetap berpengaruh pada kinerja tubuh setiap orang. Seiring bertambahnya usia, semakin sulit untuk bergerak karena tulang dan otot mulai melemah.
Usia mempengaruhi setiap aspek dalam kehidupan, termasuk kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka. Hal-hal diproses lebih lambat, dan luka membutuhkan lebih banyak waktu untuk berkembang melalui tahap penyembuhan.
2. Infeksi
Jika memiliki luka, sebaiknya Bunda segera mengobatinya dengan cara yang benar sampai bersih dan sembuh. Kalau tidak, itu akan menimbulkan infeksi yang bisa memperburuk kondisi kulit.
“Infeksi tidak hanya menghambat proses penyembuhan luka, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan menambah ukuran luka itu sendiri,” ujarnya.
3. Menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi
Mereka yang kurang mendapatkan nutrisi seimbang dari makanan atau minuman yang mereka konsumsi, juga dapat mempengaruhi waktu penyembuhan luka pada kulit, Bunda.
“Menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk menyembuhkan luka,” tutur Ugi.
Cara mengobati luka terbuka agar cepat sembuh
Beberapa luka dapat dirawat di rumah dengan berbagai tahap penyembuhan. Berikut adalah beberapa langkah yang perlu Bunda ambil untuk mengobati luka.
1. Bersihkan luka
Saat pertama kali melihat ada luka muncul pada kulit, Bunda perlu segera membersihkannya dengan air sampai bersih. Hindari untuk menunda langkah ini karena bisa menyebabkan infeksi dan memperburuk kondisi kulit.
“Bersihkan luka karena luka terbuka pasti banyak debu dan kotoran. Itu yang harus kita bersihkan,” saran Ugi.
Tak hanya itu, Ugi pun menyarankan Bunda untuk menggunakan air biasa saat membilas luka tersebut.
2. Berikan antiseptik
Supaya luka bebas dari bakteri, kuman, dan kotoran, Bunda bisa memberikan antiseptik pada luka setelah dibersihkan.
“Curiga ada mikroba atau kuman, barulah kita kasih antiseptik,” ujarnya.
3. Cegah gesekan dengan pakaian
Luka yang bergesekan dengan pakaian cenderung malah menghambat proses penyembuhan karena itu bisa memperburuk luka. Maka dari itu, Ugi menyarankan Bunda untuk menggunakan kain kasa tipis untuk memberikan batas antara kulit dan pakaian.
4. Rutin mengganti balutan
Bunda perlu mengganti perban atau kain kasa setidaknya sekali dalam sehari atau setiap kali melihat perban basah atau kotor.
Disinfeksi dan keringkan luka sebelum mengoleskan kembali perban atau kain berperekat yang bersih. Ingatlah untuk menjaga agar luka tetap kering selama proses penyembuhan.
Nah, itulah beberapa hal yang perlu Bunda ketahui untuk menyembuhkan luka pada kulit yang tak kunjung sembuh. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan juga video lima tips mencegah stretch mark saat hamil yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Penting Diketahui, Ini 5 Tips Mengantisipasi Perubahan Tubuh di Masa Menopause
10 Manfaat Cocor Bebek untuk Kesehatan, Atasi Keputihan hingga Cegah Uban
Bunda Wajib Tahu! Seperti Ini Lho Haid yang Normal
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Butuh Banyak Colokan Tapi Nggak Mau Bongkar Dinding? Ini Rekomendasi Produknya
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif