MOM'S LIFE
Kisah Martha Christina Tiahahu, Usia 17 Tahun Pimpin Pasukan Lawan Belanda di Medan Pertempuran
ANNISAAFANI | HaiBunda
Kamis, 17 Aug 2023 15:30 WIBAda banyak pejuang kemerdekaan yang merupakan sosok perempuan, Bunda. Jauh sebelum kelahiran RA Kartini, kita memiliki pahlawan yang tak kalah tangguh bernama Martha Christina Tiahahu.
Martha Christina Tiahahu lahir 4 Januari 1800 di Desa Abubu, Nusa Tenggara Laut, Maluku itu. Perempuan dengan banyak keberanian ini merupakan anak tunggal dan permata satu-satunya dari Kapitan Paulus Tiahahu dan sang istri.
Sayangnya, kebahagiaan Kapitan Paulus Tiahahu itu tak berlangsung lama. Itu karena istrinya meninggal dunia saat Martha masih berusia balita.
Akibatnya, Kapitan Paulus harus mengurus anaknya seorang diri. Martha lantas menjadi amat dekat pada sang ayah, yang merupakan seorang pejuang melawan penjajah Hindia Belanda bersama Thomas Matulessy Pattimura atau Kapitan Pattimura.
Ikut rapat pejuang melawan penjajah
Mengutip dari buku MARTHA CHRISINA TIAHAHU: Mutiara dari Nusa Laut yang Cinta Tanah Air karya Indah Ratna, diceritakan bahwa selama hidupnya, Martha tak terpisahkan dari sang ayah. Hal ini membuatnya menjadi sosok pemberani dan memiliki pendirian teguh.
Bahkan, Martha kerap diikutsertakan dalam rapat pejuang untuk melawan penjajah Belanda, Bunda. Dengan kebiasaan tersebut, Martha lama-kelamaan menjadi paham bahwa keadaan tanah kelahirannya dalam kondisi tak baik. Desanya diinjak-injak penjajah dan tak sedikit pahlawan dari sana gugur demi mempertahankan negeri.
Dengan perasaan sedih dalam hati atas kondisi tersebut, keberaniannya terus tumbuh dan kuat. Ia pun bertekad untuk menjadi pejuang seperti sang ayah sejak berusia muda.
Saat tumbuh menjadi seorang remaja, Martha memiliki pesona dengan rambut hitam ikalnya yang digerai panjang, Bunda. Ia memiliki senyum yang manis, gigi putih nan rapi, serta bergerak dengan begitu lincah.
Kala itu banyak remaja seusianya yang merasa kagum pada Martha. Meski begitu, ia tak memedulikannya dan hanya berfokus pada perjuangan demi desa dan tanah kelahiran.
Tak sedikit pula bahwa saat itu, teman-teman Martha sudah menikah dan memiliki anak. Namun ia sangat berbeda karena memilih untuk sibuk dalam berbagai pertempuran.
Perjuangan yang Martha lakukan pun turut didukung oleh ayahanda. Ayahnya tak pernah melarang putri semata wayangnya itu untuk terus bergerilya, bahkan ia ditugaskan sebagai pembawa senjata saat berperang.
Dukung perempuan menjadi pejuang kemerdekaan
Ayah dan anak ini menjadi kompak dan sebagai pendukung bagi satu sama lain selama di medan perang. Martha selalu mendampingi sang ayah di mana pun perang berlangsung dan tak jarang ia turut angkat senjata saat perjuangan tersebut tengah berlangsung.
Martha pun tak lupa memberi semangat bagi perempuan di Ouw dan Ulath. Ia berharap agar kaum perempuan di sana ikut membantu pria dalam peperangan.
Keikutsertaan perempuan dalam perang saat itu sempat membuat Belanda kewalahan. Mereka juga merasa khawatir karena baru di tanah Maluku lah, pejuang perempuannya memiliki semangat juang yang tinggi. Bahkan Martha sendiri menjadi sosok yang disegani oleh penjajah Belanda sebagai lawannya kala itu.
Simak perjuangan Martha Christina Tiahahu selanjutnya di halaman berikut ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(AFN/som)
SUMPAH JUANG CHRISTINA TIAHAHU
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
Keren Banget! Makeup Artist Ini Rias Wajah dengan Tema 'Tanah Air' Jelang HUT Ke-76 RI
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Aksi Heroik Cut Nyak Dhien Pimpin Pasukan Lawan Belanda usai Teuku Umar Meninggal, Rela Tinggal di Hutan
5 Tokoh Wanita Paling Berpengaruh dalam Kemerdekaan Indonesia
Mengenal Sosok Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
Kisah Martha Christina Tiahahu, Pimpin Pasukan Lawan Belanda di Usia 17 Tahun
TERPOPULER
Intip 5 Potret Pevita Pearce Saat Lebaran di Kampung Halaman Suami di Malaysia
11 Kalimat Cerdas saat Menghadapi Orang yang Menyadari Kesalahan tapi Belum Minta Maaf
Tata Cara & Syarat USG Kehamilan Menggunakan BPJS Kesehatan 2026
Potret Rumah Baru Tasya Farasya Mewah dengan Sentuhan Gold, Curi Perhatian saat Lebaran
10 Cara Membawa Keberuntungan ke Rumah Menurut Feng Shui
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Mengenal Kondisi PPBC, Kanker Payudara yang Dapat Terjadi 5 - 10 Th Pasca Melahirkan
Tata Cara & Syarat USG Kehamilan Menggunakan BPJS Kesehatan 2026
5 Drama Korea Yoo Yeon Seok Terbaik Tayang di Netflix
11 Kalimat Cerdas saat Menghadapi Orang yang Menyadari Kesalahan tapi Belum Minta Maaf
Intip 5 Potret Pevita Pearce Saat Lebaran di Kampung Halaman Suami di Malaysia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
10 Drama Korea Cinta Usia 30-an yang Realistis, Cocok Buat Penonton Dewasa
-
Beautynesia
5 Tanaman Hias dalam Ruangan yang Cepat Tumbuh dan Minim Perawatan, Cocok untuk Pemula
-
Female Daily
Snake Print Jeans & The Rally Movement Wardrobe I Didn’t See Coming
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya 2 Menantu Jokowi di Open House Lebaran Prabowo, Curi Perhatian!
-
Mommies Daily
Perempuan dan Invisible Labor: Kerja Tak Terlihat yang Lelahnya Nyata