HaiBunda

MOM'S LIFE

Sinyal Tubuh saat Terpapar Efek Polusi Udara, Salah Satunya Gatal-gatal

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 08 Sep 2023 15:30 WIB
Sinyal Tubuh saat Bunda Terpapar Efek Polusi Udara/Foto: Getty Images/iStockphoto/MikeSaran
Jakarta -

Polusi udara yang semakin tinggi di wilayah Jabodetabek mulai menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Terkait hal ini, dokter paru ungkap ada sinyal di tubuh ketika seseorang sudah terpapar efek polusi udara.

Paparan polutan udara baik jangka pendek maupun jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Polusi ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi pernapasan, penyakit jantung, stroke, kanker paru-paru, dan lebih parah lagi berdampak pada orang yang sudah sakit.

Risiko kesehatan masyarakat akibat polusi udara sangat bervariasi tergantung pada usia, lokasi, kesehatan yang mendasarinya, dan faktor lainnya, Bunda.


Berkaitan dengan polusi udara di sebagian wilayah Indonesia seperti DKI Jakarta, semakin tinggi dan kurang baik untuk kesehatan, dokter paru mengungkap bahwa ada sinyal di tubuh saat Bunda terpapar efek dari polusi tersebut.

Spesialis paru pernapasan konsultan, Prof dr Menaldi Rasmin, SpP(K), FCCP, mengatakan sulit untuk memastikan lama waktunya seseorang harus pergi dari lingkungan dengan polusi tinggi. Sebab, terkadang kualitas udara yang buruk tidak bisa diketahui hanya dengan kasar mata dan memerlukan alat ukur tertentu.

“Untuk lama waktunya, susah saya memperkirakannya. Tapi, itu bisa diperkirakan dari jarak pandang kita,” ujar Menaldi, dikutip dari laman detikcom, Jumat (8/9/2023).

“Jika jarak pandangan mata kita ke depan sudah kurang dari 4 kilometer, harus segera meninggalkan tempat tersebut dan memakai masker. Tapi, kalau dalam jarak 14-15 kilometer mata kita bisa melihat ke depan dengan jelas, mungkin masih aman untuk bertahan di tempat tersebut,” tuturnya.

Meski tidak bisa diperkirakan dengan pasti, Menaldi mengatakan bahwa ada tanda-tanda dari tubuh yang perlu diperhatikan setiap orang. Hal ini bisa menandakan bahwa kualitas udara di lingkungan tersebut memang sangat buruk untuk kesehatan.

“Misalnya merasa lebih haus, kulit kita sudah gatal-gatal, terasa kering, dan penglihatan mulai terganggu,” ungkapnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Saksikan juga video penjelasan tentang menyusui bisa melindungi Si Kecil dari polusi udara yang ada di bawah ini, ya, Bunda.

(asa/asa)

Simak video di bawah ini, Bun:

Menyusui Bisa Lindungi Si Kecil dari Paparan Polusi Udara, Benarkah?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Kehidupan Artis yang Menikah dengan Dokter, Selalu Romantis & Harmonis

Mom's Life Annisa Karnesyia

10 Arti Simbol Bunga Matahari, Tak Sekadar Cantik

Mom's Life Arina Yulistara

Pasangan Ini Punya 21 Anak dari Ibu Pengganti, Kini Seluruhnya Diambil Negara

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

9 Ciri Kepribadian Langka Perempuan yang Selalu Betah di Rumah, Bunda Termasuk?

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Mengenal Bentuk Darah Keguguran Usia Janin 2 Bulan dan Gejala yang Menyertainya

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Potret Kehidupan Artis yang Menikah dengan Dokter, Selalu Romantis & Harmonis

10 Arti Simbol Bunga Matahari, Tak Sekadar Cantik

Mengenal Bentuk Darah Keguguran Usia Janin 2 Bulan dan Gejala yang Menyertainya

Cara Menjaga Hubungan Orang Tua dan Sekolah agar Tak Pengaruhi Prestasi Anak

9 Ciri Kepribadian Langka Perempuan yang Selalu Betah di Rumah, Bunda Termasuk?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK