HaiBunda

MOM'S LIFE

Ternyata Tak Semua Orang Bisa Lakukan Diet Intermittent, Waspadai Risikonya Bun

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Minggu, 25 Feb 2024 19:20 WIB
Ternyata Tak Semua Orang Bisa Lakukan Diet Intermittent, Waspadai Risikonya Bun/Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Beberapa waktu terakhir, intermittent fasting menjadi pilihan diet yang cukup populer. Tidak sedikit orang yang mengklaim berhasil menurunkan bobot tubuhnya berkat pembatasan periode waktu makan.

Sayangnya, menurut dr Martha Rosana, SpPD dari Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSUPN dr Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, tidak semua orang cocok mengikuti diet intermittent fasting.

"Intermittent fasting sebenarnya aman untuk banyak orang, tetapi tidak semua orang. Jadi ada beberapa kelompok yang kurang aman melakukan puasa atau intermittent fasting," kata dr Martha dalam webinar daring, Sabtu (25/2/2024).


Menurutnya, puasa intermiten atau yang dikenal dengan diet puasa memang efektif memangkas berat badan lantaran mengurangi asupan kalori serta membantu mengontrol rasa lapar hingga kenyang. Diet intermittent fasting juga sebetulnya bisa memperbaiki metabolisme seseorang, termasuk tekanan darah, kadar gula darah, sampai kolesterol.

Namun, mereka yang mengidap GERD atau gastritis, ibu hamil, ibu menyusui, sampai pasien diabetes tidak disarankan mengikuti jenis diet ini. Begitu juga dengan pasien penyakit ginjal, liver tahap lanjut, sampai pasien dengan riwayat komorbid tak terkendali.

"Karena tentu saja kelompok ini harus memenuhi kebutuhan nutrisi. Kelompok ini tidak disarankan melakukan puasa sampai kondisinya benar-benar fit," sebut dr Martha.

dr Martha menjelaskan mereka yang berisiko mengalami gangguan kesehatan saat menjalani diet intermittent fasting sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Hal ini demi memastikan proses diet tidak mengganggu kebutuhan nutrisi, sampai penggunaan obat-obatan pasien.

Kesimpulannya, diet intermittent fasting tetap dikategorikan aman, kecuali pada orang dengan komorbid demi menekan risiko yang mungkin muncul saat diet puasa.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Jenis Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Saat Diet, Salah Satunya Makanan Cepat Saji

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

125 Ucapan Minal Aidin Wal Faizin untuk Lebaran Idul Fitri 2026 yang Benar Menyentuh Hati

Mom's Life Natasha Ardiah

10 Tipe Kepribadian Orang di Acara Kumpul Keluarga, Ada yang Hobi Flexing Harta

Mom's Life Annisa Karnesyia

Mengenal Kondisi PABC, Kanker Payudara yang Dapat Terjadi Selama atau Setahun Pasca Hamil

Menyusui Indah Ramadhani

5 Hidangan Lebaran Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan Ibu Hamil

Kehamilan Melly Febrida

3 Resep Es Kuwut Segar dan Praktis, Minuman Favorit Saat Lebaran

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Ide Pose Foto Lebaran Keluarga Berempat yang Aesthetic di Hari Raya Idul Fitri

3 Resep Es Kuwut Segar dan Praktis, Minuman Favorit Saat Lebaran

Mengenal Kondisi PABC, Kanker Payudara yang Dapat Terjadi Selama atau Setahun Pasca Hamil

5 Hidangan Lebaran Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan Ibu Hamil

10 Tipe Kepribadian Orang di Acara Kumpul Keluarga, Ada yang Hobi Flexing Harta

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK