MOM'S LIFE
12 Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Kesehatan Ginjal
Arina Yulistara | HaiBunda
Senin, 15 Apr 2024 22:45 WIBGinjal merupakan organ vital yang memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh, seperti membuang limbah dan racun, mengatur tekanan darah, serta memproduksi sel darah merah. Menjaga ginjal tetap sehat sangatlah penting demi kesehatan Bunda secara keseluruhan.
Salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Hindari makanan yang buruk bagi kesehatan ginjal Bunda.
Beberapa makanan bisa membahayakan dan memperburuk kondisi ginjal yang sudah ada. Mengutip dari Healthline, ini dia deretan makanan terbaik dan terburuk untuk kesehatan ginjal.
Makanan terbaik untuk kesehatan ginjal
1. Ikan yang kaya omega-3
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi. Ini dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan.
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), merekomendasikan makan daging atau ikan dalam porsi kecil karena kadar protein yang tinggi dapat membuat ginjal bekerja lebih keras. Satu porsinya sekitar 2 sampai 3 ons ayam, ikan, atau daging, atau sepotong seukuran setumpuk kartu.
2. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Sayuran hijau juga rendah sodium dan fosfor, dua mineral yang perlu dibatasi dalam diet ginjal.
3. Kembang kol
Kembang kol menyediakan banyak nutrisi, termasuk vitamin K, folat, dan serat. Ini juga mengandung antioksidan dan senyawa anti-inflamasi. Cobalah kembang kol yang dihancurkan sebagai pengganti kentang untuk lauk rendah potasium.
4. Blueberry
Blueberry kaya akan antioksidan yang dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat radikal bebas. Blueberry kaya akan nutrisi dan antioksidan yang dikenal sebagai antosianin.
Kandungannya dapat melindungi terhadap penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lainnya. Blueberry juga rendah natrium, fosfor, dan kalium.
5. Bawang putih
Bawang putih memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan. Bawang putih memberikan alternatif lezat pengganti garam, menambah rasa pada masakan sekaligus memberikan manfaat nutrisi.
Ini adalah sumber mangan dan vitamin B6 yang baik. Bawang putih juga mengandung senyawa belerang dengan sifat anti-inflamasi.
6. Minyak zaitun
Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, dua faktor risiko penyakit ginjal.
Minyak zaitun merupakan sumber vitamin E yang sehat dan sebagian besar lemak tak jenuh. Ini juga bebas fosfor, menjadikannya pilihan yang cocok untuk penderita penyakit ginjal.
Sebagian besar lemak dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang memiliki sifat anti-inflamasi. Terlebih lagi, lemak tak jenuh tunggal stabil pada suhu tinggi, menjadikan minyak zaitun pilihan yang sehat untuk memasak.
Makanan terburuk untuk kesehatan ginjal
1. Makanan tinggi garam
Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani ginjal. Makanan tinggi garam seperti makanan kaleng, daging olahan, dan makanan cepat saji harus dihindari.
National Kidney Foundation merekomendasikan agar kebanyakan orang mematuhi batas 2.300 mg sodium per hari.
"Karena mengatur asupan garam sangat penting untuk kesehatan ginjal, kami umumnya menyarankan untuk tidak mengandalkan sebagian besar makanan beku," kata Catalina Ruz, ahli diet dan gizi mengutip Eating Well.
2. Makanan tinggi fosfor
Fosfor adalah mineral penting tapi terlalu banyak fosfor dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Makanan tinggi fosfor seperti daging merah, jeroan, kacang-kacangan, dan produk susu olahan harus dibatasi.
3. Makanan tinggi kalium
Kalium merupakan mineral penting untuk fungsi saraf dan otot. Namun orang dengan penyakit ginjal mungkin perlu membatasi asupan kalium. Makanan tinggi kalium seperti pisang, kentang, dan bayam juga perlu dibatasi.
4. Minuman manis
Minuman manis seperti soda dan jus buah kemasan mengandung banyak gula dan kalori. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi, yang dapat merusak ginjal.
"Para ahli diet sering menyarankan untuk tidak mengonsumsi soda karena soda juga merupakan sumber tambahan gula yang signifikan. Untuk menjaga kesehatan ginjal, sebaiknya lewati saja,” saran Ruz.
5. Daging merah
Daging merah dan jeroan kaya akan protein hewani yang dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani ginjal. Konsumsi daging merah dan jeroan harus dibatasi.
"Konsumsi protein hewani yang berlebihan dapat memberikan beban pada ginjal. Protein hewani menghasilkan tingkat asam yang tinggi dalam darah, yang harus dihilangkan oleh ginjal. Membatasi asupan daging adalah pendekatan yang penuh perhatian untuk menjaga kesehatan ginjal," kata Ruz.
6. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis.
Tips menjaga kesehatan ginjal
- Konsumsi makanan bergizi seimbang.
- Batasi konsumsi garam, fosfor, dan kalium.
- Minum air putih yang cukup.
- Olahraga secara teratur.
- Hindari merokok.
- Berhenti minum alkohol.
- Pertahankan berat badan ideal.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi diet yang sesuai dengan kondisi kesehatan Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Efektif untuk Mengatasi Sariawan saat Puasa, Bisa Pakai Madu Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Gejala Kerusakan Ginjal yang Muncul di Pagi Hari, Jangan Diabaikan!
5 Gejala Penyakit Ginjal yang Muncul di Mata, Cek Segera!
7 Minuman Detoks Terbaik untuk Cegah Kerusakan Ginjal yang Mudah Dibuat
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Ginjal, Hindari Ya Bun
TERPOPULER
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Terpopuler: Pemain Timnas Diduga Lakukan Kekerasan hingga Potret Theresa Kusumadjaja
-
Beautynesia
7 Drama Korea Romantis dengan Latar Perkantoran yang Wajib Ditonton
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Istri James Van Der Beek Kesulitan Finansial, Buka Donasi untuk Kebutuhan Hidup
-
Mommies Daily
Bikin Rumah Bersih, Ini 7 Cleaning Hacks yang Bisa Dicoba!