MOM'S LIFE
7 Makanan Penyebab Radang Usus, Waspadai Makan Pedas dan Manis Saat Lebaran
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 13 Apr 2024 21:40 WIBRadang usus buntu atau apendisitis adalah peradangan pada usus buntu, organ kecil berbentuk jari yang terletak di rongga perut kanan bawah. Banyak faktor yang diduga memicu penyakit ini, salah satunya adalah makanan.
Makanan bisa memicu Bunda mengalami radang usus, terutama pada momen Lebaran. Banyak hidangan khas Lebaran yang tinggi lemak dan gula serta pedas. Hal ini bisa memicu radang usus buntu.
Untuk itu, batasi makanan yang menjadi penyebab radang usus agar selalu sehat dan bugar selama momen Lebaran. Berikut ragam makanan yang diduga menjadi faktor penyebab radang usus.
Makanan penyebab radang usus buntu
1. Makanan manis
Mengutip Healthline, makanan yang mengandung pemanis buatan sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya. Makanan manis, jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan peradangan pada usus yang bisa berujung pada usus buntu.
Lebaran juga identik dengan kue kering yang manis. Bunda harus membatasi aneka kue atau sajian yang manis selama momen Lebaran agar tak memicu peradangan usus.
Gula juga bisa berbahaya karena menghasilkan fruktosa dalam jumlah berlebih. Meskipun fruktosa dalam jumlah kecil dalam buah dan sayuran baik-baik saja, mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah besar dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
2. Olahan daging
Produk olahan daging seperti nugget, sosis, dan bakso, sering disebut sebagai makanan penyebab usus buntu karena kandungan seratnya yang rendah. Serat penting untuk sistem pencernaan agar berfungsi dengan baik.
Kekurangan serat dapat menyebabkan masalah pencernaan, termasuk usus buntu. Penting juga mengolah daging dengan cara masak yang tepat agar tidak menyebabkan radang usus.
3. Makanan yang digoreng
Banyak makanan yang digoreng saat Lebaran sehingga mengandung banyak minyak. Selain tinggi lemak dan kalori, gorengan seperti kentang goreng, stik mozzarella, donat, dan telur gulung juga dapat meningkatkan tingkat peradangan pada tubuh.
4. Buah kering
Buah kering memiliki kandungan serat yang sangat minim. Mengonsumsinya secara sering dapat mengganggu kesehatan organ pencernaan. Sebaiknya batasi konsumsi buah kering dan imbangi dengan makanan bergizi lainnya yang mengandung banyak serat.
5. Biji-bijian
Biji-bijian seperti biji gandum sulit dicerna oleh usus. Saat makanan sulit dicerna, otomatis makanan tersebut akan mengendap di dalam usus.
Jika terus menerus dibiarkan, makanan yang mengendap dan semakin mengeras tersebut akan menutupi rongga usus buntu, menyebabkan peradangan, dan berujung harus operasi karena dapat menimbulkan rasa sakit berlebihan.
6. Makanan pedas
Faktanya, makanan pedas tidak secara langsung menyebabkan usus buntu. Mengonsumsi makanan pedas memang menimbulkan gejala seperti sakit perut, mulas, dan sebagainya di area perut. Gejala ini sering disalahartikan sebagai usus buntu.
7. Produk susu
Produk olahan susu seperti keju, cenderung lebih sulit dicerna oleh usus. Mengonsumsinya secara terus-menerus tanpa mengimbangi dengan konsumsi makanan berserat dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan di dalam usus.
Penumpukan ini dapat menyebabkan peradangan pada usus yang bisa menjalar sampai ke usus buntu.
Penting untuk diingat bahwa usus buntu disebabkan oleh berbagai faktor dan makanan hanyalah salah satunya. Mengonsumsi makanan di atas tidak selalu menyebabkan usus buntu tapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang moderat dan diimbangi dengan makanan bergizi lainnya.
Jika Bunda mengalami sakit perut yang parah, terutama di area kanan bawah perut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Efektif untuk Mengatasi Sariawan saat Puasa, Bisa Pakai Madu Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Mengecek Usus Buntu Sendiri Agar Cepat Ditangani
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Jangan Langsung Panik, Ini yang Perlu Diketahui Jika Tiba-Tiba Kena PHK karena Efisiensi
-
Beautynesia
5 Ciri Orang yang Kurang Menghargai Diri Sendiri, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya?
-
Female Daily
Belanja Lebih Praktis, Kini TUMI Resmi Hadir di ZALORA!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Interaksi dengan Sopir Bikin Iri
-
Mommies Daily
Walkaway Wife Syndrome: Kenapa Suami Sering Kaget saat Istri Minta Cerai?