MOM'S LIFE
7 Cara Memperbaiki Kondisi Keuangan setelah Libur Panjang Lebaran
Amira Salsabila | HaiBunda
Selasa, 16 Apr 2024 11:06 WIBBunda sudah cukup menikmati libur panjang Lebaran? Kini, Bunda dan Ayah perlu kembali memperbaiki kondisi keuangan rumah tangga. Adapun cara sederhana yang bisa dilakukan.
Pengeluaran saat liburan bisa membuat tabungan menipis. Hal ini kemungkinan bisa terjadi karena dana yang dikeluarkan lebih besar daripada target anggaran.
Akan tetapi, Bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa langkah yang bisa diikuti untuk membangkitkan kembali tabungan keluarga.
7 Cara memperbaiki kondisi keuangan setelah libur panjang Lebaran
Setelah menikmati libur Lebaran bersama keluarga, Bunda dan Ayah perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini untuk memperbaiki kondisi keuangan rumah tangga:
1. Nilai kondisi keuangan saat ini
Sebelum bulan baru tiba, luangkan waktu untuk meninjau kembali pengeluaran selama beberapa bulan terakhir dan membandingkannya dengan situasi keuangan saat ini dengan menentukan kekayaan bersih, yang merupakan total aset vs kewajiban, atau utang.
2. Tinjau anggaran bulanan
Setelah memiliki gambaran tentang situasi keuangan, Bunda dianjurkan untuk meninjau kembali anggaran dan putuskan bagaimana Bunda akan mengelolanya.
Pertimbangkan cara-cara yang dapat menghemat lebih banyak uang. Contohnya, mengurangi kebiasaan membeli makan di luar, membatasi aktivitas akhir pekan, dan menggunakan transportasi umum yang lebih murah.
Selain itu ada juga pengeluaran kecil yang perlu Bunda hindari seperti membeli kopi di luar setiap hari atau berlangganan layanan atau produk yang jarang digunakan.
3. Puasa finansial
Melansir dari laman Bankrate, puasa finansial disebut juga sebagai bulan tanpa belanja, ini adalah salah satu cara terbaik untuk menghemat uang dengan cepat.
Berkomitmen untuk lebih sedikit belanja barang-barang di luar kebutuhan pokok rumah tangga, menjadi cara terbaik menyisihkan uang ekstra untuk tagihan kartu kredit atau meningkatkan dana darurat.
4. Prioritaskan tabungan
Memiliki tujuan dalam mengelola keuangan merupakan satu hal penting yang perlu dicapai. Jika memiliki utang berbunga tinggi, seperti kartu kredit, pastikan memprioritaskan alokasinya.
Penting juga bagi untuk membangun jaring pengaman pengeluaran selama enam hingga sembilan bulan, yang akan berguna selama periode yang tidak menentu.
5. Tabungan otomatis
Pastikan telah mengatur rekening bank langsung ke dalam rencana tabungan atau dana investasi, sehingga Bunda tidak perlu memikirkannya. Idealnya, jumlah ini adalah 20 persen dari gaji.
Jika tidak bisa menabung 20 persen dari gaji, usahakan untuk menabung setidaknya 10 persen hingga 15 persen.
6. Lacak pengeluaran
Selalu pastikan untuk mengawasi pengeluaran. Beberapa orang melakukan ini secara manual, namun saat ini ada banyak solusi yang bisa Bunda gunakan untuk mengelola keuangan pribadi menjadi lebih baik.
7. Dapatkan penghasilan tambahan
Bunda disarankan untuk menetapkan tujuan yang melibatkan penghasilan pendapatan tambahan. Dengan melakukan hal ini, lebih mudah untuk mencari cara untuk menyeimbangkan pengeluaran dan mendorong tabungan.
Salah satu kemungkinannya adalah dengan mencoba ide-ide berdasarkan platform ekonomi kolaboratif. Ada berbagai aplikasi yang memungkinkan pengguna menjual pakaian, aksesoris, peralatan rumah tangga, dan barang-barang lain yang tidak lagi digunakan untuk menghasilkan uang tambahan.
Sementara itu, berinvestasi adalah cara lain untuk mencoba mendapatkan penghasilan tambahan. Saham di berbagai perusahaan, dana investasi, obligasi atau deposito, dan produk lainnya, juga terbukti menguntungkan.
Nah, itulah beberapa cara memperbaiki kondisi keuangan yang bisa Bunda dan Ayah ikuti setelah libur panjang Lebaran. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Seru! Para Bunda Belajar Cara Atur Keuangan Keluarga di Talkshow Beranda x OJK
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Hal yang Perlu Bunda Miliki di Umur 30 Tahun agar Tak Miskin Mendadak
Wow! Gaji Lulusan IPDN Rp28 Juta, Begini Cara Bijak Atur Keuangan
Unik, Cara Tanya Larasati Mengatur Keuangan Keluarga Lewat Bunda #PunyaPower
Gaji ke-13 Sebaiknya Dialokasikan untuk Apa Saja?
TERPOPULER
Momen Acha Septriasa & Rini Yulianti Rayakan Lebaran 2026 di Australia
THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua
Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan
Fotografer Kerajaan Inggris Ini Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ada Apa?
Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah
REKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Acha Septriasa & Rini Yulianti Rayakan Lebaran 2026 di Australia
Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan
THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua
Bingung Konsumsi Apa saat Lebaran? Ini Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat Menurut Dokter
Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Gugatan Rp28 M Vidi Tanggung Jawab Ahli Waris Jika Dikabulkan MA
-
Beautynesia
7 Makanan yang Sering Dikonsumsi tapi Bisa Mengandung Logam Berat
-
Female Daily
Mudik Tanpa Drama: Essentials Kit Wajib Biar Perjalanan Tetap Nyaman & Stylish
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 20 Maret: Gemini Bersikap Manis, Cancer Kurang Harmonis
-
Mommies Daily
Anak Menolak Salaman dan Digendong saat Lebaran, Bolehkah Dipaksa? Ini Penjelasan Psikolog