Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahallah & Syafahullah dan Cara Menjawabnya yang Benar

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 02 Jul 2026 03:00 WIB

Asian muslim girl worried of her father being sick in hospital, she holds her fathers hand and pray for his health, family health insurance concept
Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahallah & Syafahullah dan Cara Menjawabnya yang Benar/Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone
Daftar Isi
Jakarta -

Tahukah Bunda? Dalam Islam, menjenguk dan mendoakan orang yang sakit menjadi hak seluruh Muslim. Beberapa doa yang sering mereka sampaikan adalah syafakillah, syafahallah, syafahallah, dan syafahullah.

Bahkan, menjenguk seseorang yang sedang sakit juga tercantum dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW.

“Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: Menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bayi Growth Spurt

Arti syafakillah dan syafakallah

Melansir dari laman CNN Indonesia, syafakillah dan syafakallah adalah dua ucapan yang cukup sering digunakan di kalangan Muslim ketika ada orang yang sakit. Keduanya memiliki aturan tersendiri dari cara pengucapan hingga tujuannya.

Arti syafakillah dan syafakallah sebenarnya sama, yakni bagian dari doa untuk meminta kesembuhan atas penyakit yang diderita. Kata ini berasal dari Bahasa Arab yaitu syafakallah.

Syafakallah tertulis dalam bagian sebuah doa yang biasa diucapkan oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk pada sahabatnya yang sakit, berikut bunyi doanya:

شَفَكَ اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafakallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa 'afaka fi dinika wa jismika ila muddati ajalika

Artinya:

“Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal ahama serta fisikmu sepanjang usia.”

Berikut adalah beda ucapan syafakillah dan syafakallah dan artinya:

شَفَاكِ اللهُ

Syafakillah

Artinya:

“Semoga Allah menyembuhkanmu (untuk lawan bicara perempuan).”

شَفَكَ اللهُ

Syafakallah

Artinya:

“Semoga Allah menyembuhkanmu (untuk lawan bicara laki-laki).”

Dengan demikian, jika orang yang sakit adalah perempuan, Bunda bisa mengucapkan syafakillah. Namun, jika laki-laki, Bunda bisa mengucapkan syafakallah.

Arti syafahullah dan syafahallah

Melansir dari laman detikcom, arti syafahullah juga semoga Allah menyembuhkannya dan digunakan untuk laki-laki. Sementara syafahallah artinya semoga Allah menyembuhkannya, digunakan untuk perempuan.

Syafahullah dan syafahallah diucapkan untuk orang ketiga yang bisa jadi tidak sedang berada di tempat secara langsung dengan Bunda.

Cara menjawab syafakillah, syafakallah, syafahallah, dan syafahullah

Ketika seseorang mengucapkan syafakillah, syafakallah, syafahallah, dan syafahullah, Bunda bisa menjawabnya dengan bacaan berikut ini:

آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Aamiin yaa rabbal'aalamiin

Artinya:

“Kabulkanlah ya Allah kabulkanlah.”

Bisa juga dengan mengucap bacaan lain seperti,

جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا

Jazakumullah khairan katsiran

Artinya:

“Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.”

Adab menjenguk orang sakit menurut Islam

Dalam Islam, menjenguk orang sakit merupakan amalan yang dianjurkan karena menjadi bentuk kepedulian sekaligus cara memberikan dukungan kepada sesama muslim. Namun, ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan agar kehadiran Bunda tidak mengganggu kenyamanan orang yang sedang sakit maupun keluarganya. Dilansir dari Detik.com, berikut beberapa adab menjenguk orang sakit menurut ajaran Islam.

1. Datang di waktu yang tepat

Islam tidak mengatur waktu khusus untuk menjenguk orang sakit. Meski begitu, sebaiknya pilih waktu yang tidak mengganggu waktu istirahat pasien maupun aktivitas keluarganya.

Selain itu, usahakan tidak berlama-lama saat menjenguk. Orang yang sedang sakit umumnya membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat agar proses pemulihannya berjalan optimal.

2. Menanyakan kabar dan menyampaikan doa yang baik

Saat menjenguk, Bunda dapat menanyakan kondisi orang yang sedang sakit sebagai bentuk perhatian. Sampaikan pula doa dan kata-kata yang menenangkan agar ia merasa lebih semangat menjalani proses penyembuhan.

Sebaiknya hindari terlalu banyak bertanya mengenai penyebab atau kronologi sakit yang dialaminya. Fokuslah memberikan dukungan dan semangat agar ia merasa lebih nyaman.

3. Membawa buah tangan

Membawa buah tangan memang bukan kewajiban, tetapi dapat menjadi bentuk perhatian yang membuat orang sakit merasa lebih dihargai. Hadiah sederhana, seperti buah-buahan atau makanan yang sesuai dengan kondisinya, bisa menjadi penyemangat.

Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:

"Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai." (HR Bukhari)

4. Memberikan semangat dan motivasi

Selain mendoakan kesembuhan, Islam juga mengajarkan umatnya untuk memberikan semangat kepada orang yang sedang sakit. Rasulullah SAW mencontohkan agar orang yang sakit diberi harapan dan motivasi sehingga tetap berbaik sangka kepada Allah SWT.

Ucapan sederhana, seperti "Semoga Allah segera mengangkat penyakitmu" atau "Insya Allah lekas sembuh," dapat membantu menumbuhkan optimisme dan membuat orang yang sakit merasa tidak sendirian.

5. Menunjukkan rasa empati sewajarnya

Merasa sedih saat melihat orang yang sedang sakit merupakan hal yang wajar. Rasulullah SAW pun pernah menunjukkan rasa haru ketika menjenguk sahabat yang sakit sebagai bentuk kasih sayang.

Meski demikian, Islam mengajarkan agar kesedihan tidak ditunjukkan secara berlebihan, seperti meratap atau mengucapkan perkataan yang tidak baik. Sebaliknya, berikan doa, ketenangan, dan dukungan agar orang yang sakit semakin termotivasi untuk menjalani masa pemulihan.

Kumpulan doa menjenguk orang sakit

Berikut adalah kumpulan doa menjenguk orang sakit yang bisa Bunda panjatkan selain membaca syafakillah, syafakallah, syafahallah, dan syafahullah.

1. Doa menjenguk orang sakit versi pertama

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allahumma rabban naasi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa'an lā yughaadiru saqaman

Artinya:

Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”

2. Doa menjenguk orang sakit versi kedua

اللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكَأُ لَكَ عَدُوّاً أَوْ يَمْشِيْ لَكَ إِلَى صَلَاةٍ

Allaahummasy fii 'abdaka yanka-u laka 'aduwwan au yamsyii laka ilaa shalaatin

Artinya:

“Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu ini, sehingga dia bisa menyembuhkan musuh untuk-Mu atau dapat berjalan untuk menunaikan salat.”

3. Doa menjenguk orang sakit versi ketiga

لاَ بَأْسَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ الله

Laa ba'sa thahur insyaa Allah

Artinya:

“Tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya.” (HR Bukhari).

Nah, itulah arti syafakillah, syafakallah, syafahallah, dan syafahullah dan cara menjawabnya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing  soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda