HaiBunda

MOM'S LIFE

9 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak, Bikin Lemot dan Pikun Bun

Annisa A   |   HaiBunda

Jumat, 13 Sep 2024 19:00 WIB
9 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak, Bikin Lemot dan Pikun Bun / Foto: Getty Images/polkadot
Jakarta -

Istilah lemot atau pikun erat kaitannya dengan kesehatan otak. Kondisi tersebut merupakan tanda kemampuan kognitif dan daya ingat otak mulai menurun, Bunda.

Otak merupakan organ tubuh yang sangat kompleks dan berperan penting dalam proses penyimpanan memori dan kemampuan berkonsentrasi.

Namun tentunya, otak mengalami penurunan fungsi organ seiring bertambahnya usia. Agar tidak cepat pikun dan lemot, kesehatan otak perlu dijaga sebaik mungkin sejak muda.


Ada beberapa kebiasaan yang dapat otak. Melansir dari CNN Indonesia, berikut ini adalah kegiatan yang sebaiknya dihindari:

1. Malas gerak

Mobilitas tubuh dapat menjaga kesehatan otak. Namun, orang dewasa rata-rata menghabiskan waktu selama 6,5 jam sehari hanya untuk duduk. Dikutip dari Health Harvard Publishing, semua waktu yang dihabiskan di atas kursi dapat memengaruhi otak.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One pada 2018 menemukan fakta bahwa terlalu banyak duduk dikaitkan dengan perubahan bagian otak yang berperan penting dalam memori.

Para peneliti menggunakan pemindaian MRI untuk melihat lobus temporal medial (MTL), wilayah otak yang membuat memori baru. Mereka menemukan, orang yang duduk paling lama memiliki wilayah MTL yang lebih tipis.

2. Malas bersosialisasi

Manusia membutuhkan aktivitas sosial dalam kesehariannya. Sosialisasi akan mencegah kita merasa kesepian sehingga menurunkan risiko penurunanĀ fungsi kognitif, depresi, serta Alzheimer.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journals of Gerontology: Series B pada 2021 mengungkapkan, orang yang kurang aktif secara sosial kehilangan banyak materi abu-abu otak atau lapisan luar yang memproses informasi.

3. Kurang tidur

Kunci tubuh sehat adalah beristirahat cukup. Apabila kurang tidur, otak akan kelelahan dan memicu kerusakan yang berkaitan dengan fungsi kognitif.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep pada 2018 menunjukkan bahwa keterampilan kognitif seperti memori, kemampuan nalar, dan pemecahan masalah akan menurun saat seseorang tidur kurang dari tujuh jam setiap malam.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(anm/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Fakta-fakta Unik Seputar Otak, Ini Lho yang Bisa Bikin Anak Cerdas

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Ciri Kepribadian Orang Baik Hati Bikin Nyaman dan Senang saat di Dekatnya

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Potret Gabriella Anak Denny Sumargo & Olivia, Sudah Mulai Asyik Sekolah

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Tanaman Hias Indoor untuk Percantik Rumah saat Lebaran, Ada Peace Lily

Mom's Life Arina Yulistara

Tampil di Oscar 2026, Wunmi Mosaku Ungkap Persahabatan dengan Hailee Steinfeld: Main Satu Film Kini Hamil Bareng

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Potret Bahagia Joanna Alexandra Prewedding Bareng Kekasih, Beri Ucapan Menyentuh untuk Diri Sendiri

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri Kepribadian Orang Baik Hati Bikin Nyaman dan Senang saat di Dekatnya

5 Potret Gabriella Anak Denny Sumargo & Olivia, Sudah Mulai Asyik Sekolah

7 Tanaman Hias Indoor untuk Percantik Rumah saat Lebaran, Ada Peace Lily

Alasan Balita Hanya Mau Sama Bunda, Benarkah Anak Punya Orang Tua Favorit?

Tampil di Oscar 2026, Wunmi Mosaku Ungkap Persahabatan dengan Hailee Steinfeld: Main Satu Film Kini Hamil Bareng

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK